
''JAGA MULUTMU ITU RANG LI...! AKU KAISAR DISINI DAN KAMU HANYA BAWAHAN...!''
Deg
'Rang Li yang mendengar akan hal itu langsung saja tertegun dan terdiam mematung menatap tak percaya kepada Tianzhi yang sekarang sudah mengatainya seperti itu. Padahal selama ratusan bahkan ribuan tahun Ranng Li menemani Tianzhi menjadi Kaisar iblis tidak pernah sekalipun dirinya di bandingkan seperti itu. Walau apa yang dikatakan oleh Tianzhi benar jika disini dia adalah Kaisar sedangkan dirinya hanyalah bawahan saja. Namun, selama ini tak pernah sekalipun Tianzhhi mengeluarkan kata-kata yangs eperti itu karena selama ini Tianzhi menganggapnya sebagai sahabat bukan hanya soal menjadi bawahannya.
Rang Li yang menunduk mendongak menatap ke arah Tianzi yang sudah banyak berubah selama beberapa tahun terakhir ini. Tianzhi yang dia kenal sekarang sangat berbeda dengan Tianzhi yang dia kenal dulu yang sangat menjaga kesetiaan dan juga menjaga orang-oramg yang dia sayang. Rang Li tidak menduga bagaimana bisa pria yangs angat mencintai Ratu iblis dan selalu menantikan kehadirannya justru kalah dan juga goyah karena adanya orang baru yang bahkan baru kenal beberapa saat sudah melupakan orang yang dia tunggu selama ini.
''Anda benar. Saya hanya bawahan anda dan andalah adalah Kaisar iblis. Tuan saya yang harus saya hormati dan ikuti apa yang anda inginkan. Namun, saya tidak mengerti bagaimana anda melupakan orang yang anda tunggu selama ribuan tahun hanya karena orang baru dan juga tanpa asal usul bahkan anda sampai mengambil jiwa bagian Ratu iblis dan anda segel di dalam tubuhnya. Apa anda pikir walau sudah menyatuhkan seutuhnya jiwa Ratu iblis Selir Huang Mei bisa menjadi Ratu iblis? Jawabanny atentu saja tidak anda harus sadar akan hal itu. Akan tetapi sesadar apapun anda sekarang semuanya sudah terlambat Nona Shang Yue tidak akan kembali pada anda lagi. Bahkan jika itu anda sampai berlutut sekalipun saya yakin Nona Shang Yue tidak akan menerima anda lagi,'' terang Rang Li yang langsung pergi.
Selepas kepergian Rang Li kaisar iblis langsung terduduk dengan lemas di kursi kerjanya. Melihat ke sekelilingnya yang sudah berantakan karena pertarungan tadi. Dirinya akui apa yang dikatakan oleh Rang Li benar apa adanya. Dia sudah menunggu selama ribuan tahun hanya untuk menunggu reinkarnasi dari Ratu iblis wanita yang sangat dia cintai tapi melihat wanita yang dia tunggu justru bersama pria lain membuat Kaisar iblis menjadi tidak terima. Dirinya adalah seorang Kaisar mau bagaimana jika dia para petinggi dan juga rakyatnya tahu jjika seorang kaisar hanya menjadi seorang selir dari Li Shang yue maka dapat di pastikan harga diri dan juga reputasinya akan semakin buruk. Dirinya akan langsung di anggap rendah dan hal itu tidak ingin Tianzhi rasakan.
''Aku menunggunya selama ribuan tahun tapi dia mengkhianatiku dengan menikahi pria lain,'' guman Tianzhi dengan menatap sendu ke depan sana.
Sedangkan di tempat lain Li Shang Yue menatap pria yang sejak tadi tidak melepaskannya. Pria itu terus terbang melompat dari pohon satu ke pohon lainnya. Entah mengapa Li Shang Yue tidak merasakan adanya bahaya saat pria itu membawahnya pergi. Li Shang Yue merasakan jika dia merasa aman dan di lindungi saat pria itu membawanya. Terbukti saat mereka terbang pria itu terus memeluk pinggang Li Shang Yue dengan erat takut menjatuhkannya.
Setelah terombang ambing sana sini akhirnya sampai di sebuah tempat yang entahlah Li Shang Yue juga tidak tahu namanya. Namun satu hal yang Li Shang Yue tahu jika kini masih berada di alam bawah. Pria itu menderat dengan sempurna memeluk pinggang Li Shang Yue dengan lembut takut menyakiti wanita di pelukannya itu.
Hap
Pria itu menatap wajah cantik Li Shang Yue yang sudah lama tidak dia temui. Siang dan malam dia merindukan gadis kecil itu hingga dia harus berjuang mati-matian untuk menyelesaikan semuanya agar bisa kembali bersama gadis itu. Namun, tak di sangka saat dia mencarinya di kediaman Jendral ternyata sang gadis sudah pergi dari sana. Hingga akhirnya dia merasakan tanda bahaya dan langsung menghilang mengikuti aura dari Li Shang Yue.
''Syukurlah tanda yang aku tinggalkan tetap berfungsi walau berada di alam bawah ini. Jika tidak aku tidak tahu apa yang akan terjadi padanya,'' kata sosok itu dalam hati.
__ADS_1
''Bagaimana kabarmu?" tanya sosok itu dengan nada lembut.
Li Shang Yue tidak menjawab melainkan terus menatap wajah dari pria di depannya itu yang sedang menatapnya juga. Dengan pelan tangannya terulur lalu melepaskan tudung yang berada di kepalanya hingga kini wajah dari pria itu terlihat secara langsung.
Sosok itu tersenyum tipis melihat Li Shang Yue yang sepertinya tidak melupakannya walau pun dia sudah mempersiapkan diri jika Li Shang Yue tidak akan mengingatnya karena menghilang selama ini.
''Kau Zhing Young?' tanya Li Sang Yue setelah terdiam cukup lama.
Pria itu tersenyum tipis membelai wajah yang sangat dia rindukan itu. Matanya menatap dalam dan penuh cinta ke arah Li Shang Yue sebelum menunduk memberikan kecupan hangat di kening Li Shang Yue.
Deg
''Ada apa ini? Kenapa aku merasakan jantungku berdegup kencang? Apa karena wajah pria ini sama dengan ..., tidak...! Aku tahu mereka orang yang berbeda tidak mungkin sama. Namun, kenapa jantungku berdebar kencang seperti aku mencintainya? Atau aku memang mencintainya? Tapi ini terlalu awal dan singkat bagaimana aku mencintai orang hanya dengan dua kali pertemuan?" batin Li Shang Yue yang tidak mengerti dengan apa yang dia rasakan.
''Aku senang karena kamu tidak melupakan aku,'' ungkap Zhing Young yang langsung memeluk Li Shang Yue membawanya masuk ke dalam dekapannya.
''Nyamannya,'' guman Li Shang Yue yang membalas pelukan dari pria itu.
Zhing Young yang mendengar apa yang di gumankan Li Shang Yue langsung tersenyum tipis. Terlihat Zhing Young berulang kali mengecup ubun-ubun Li SHnag Yue seperti sangat mencintai gadis kecil itu.
''Cepatlah tumbuh Yue'er, aku ingin kau mengingat semua kenangan kita bersama. Aku ingin kamu mengingat bagaimana kisah cinta kita dahulu. Kamu harus segera mengingatnya agar kita bisa membalaskan dendam kita pada Dewa Dewi sialan itu,'' kata Zhing Young dalam hati memeluk erat Li Shang Yue.
''Apa kau merindukanku Yue'er?" tanya sosok itu dengan berbisik.
__ADS_1
''Tidak,'' jawab Li Shang Yue yang langsungĀ melepaskan pelukan Zhing Young.
Zhing Young yang melihat Li Shang Yue melepaskan pelukannya ingin sekali protes namun saat melihat wajah memerah Li Shang Yue membuat Zhing Young langsung tersenyum tipis.
''Kenapa wajahmu memerah Yue'er?'' bisik Zhing Young yang kembali mendekati Li Shang Yue.
Li Shnag Yue yang merasakan adanya bahaya langsung saja mundur di belakang tapi baru beberapa langkah Li Shang Yue langsung mentok di pohon yang berada di belakangnya. Hingga kini posisi mereka terlihat intim karena Zhing Young yang mengukung Li Shang Yue dengan lengannya dan juga tubuhnya. Posisi Li Shang Yue yang terjebak antara pohon dan Zhing Young membuat gadis kecil itu tidak bisa bergerak dan lari kemana pun karena kedua tangan Zhing Young menghalangi sisi kanan dan kirinya.
''A...apa yang ka...kau lakukan?" Li Shang Yue membuang muka mencoba mengatasi detak jantungnya yang semakin berdebar kencang.
''Kenapa? Apa kau gugup?" Zhing Young semakin menjadi-jadii menggoda gadis di depannya itu.
''Kau ..., dasar mesum!'' Li Shang Yue langsung mendorong Zhing Young namun pria itu tidak bisa bergerak sama sekali.
''Dimana-nya aku mesum Yue/er? Apa yang aku lakukan? Aku tidak melakukan apapun bahkan menyentuh mu saja tidak,'' balas Zhing Young yang justru mendekatkan dirinya ke arah Li Shang Yue hingga berhenti tepat di depan wajah Li Shang Yue.
Posisi mereka memang tidak bersentuhan akan tetapi, wajah Zhing Yong tepat berada di depan wajah Li Shang Yue. Bergerak sedikit saja maka bisa di pastikan bibir keduanya akan langsung bertubrukan.
''Ayo katakan hal mesum apa yang aku lakukan?" desak Zhing Young yang semakin menjadi-jadi.
''Kau ..., ''
Cup
__ADS_1