Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 45


__ADS_3

“Bukankah kalian datang dengan tujuan membunuhku? Pilihan hanya ada dua, aku yang membunuh kalian lebih dulu atau kalian yang akan membunuhku. Jelas aku akan memilih membunuh kalian,”


Deg


Sang pemimpin yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue tertegun begitu pula anak buahnya yang lain. Mereka memang sadar jika kedatangan mereka semua adalah untuk membunuh gadis itu. Pilihan yang di katakan Li Shang YUe memang benar, baik di pihaknya ataupun di pihak Li Shang Yue semua sama saja hanya akan ada dua pilihan yaitu membunuh atau terbunuh.


“Tapi kami bahkan belum menyerang kamu,  Kenapa kamu menyerang anggota kami bahkan sampai membunuhnya dengan tragis?”


“Hanya belum ‘kan? Pada akhirnya juga kalian akan tetap akan membunuhku. Jadi, jangan menyesali apa yang telah kalian pilih sendiri.”


“Banyak omong! Cepat j4l4ng kecil si4l4n ini!” perintah sang pemimpin dengan amarah yang meledak-ledak.


“Yuyu, biar aku yang menyelesaikan mereka!” seru Long dan Snake yang sedari tadi hanya diam.


“Baiklah, selesaikan dengan cepat karena aku mengantuk.” Kata Li Shang Yue dengan menguap jika benar-benar dia mengantuk.


Wusssshs


“Siapa kalian?” bentak sang pemimpin saat melihat dua orang pria berdiri di samping kiri kanan Li Shang Yue.


“Bukan urusan kalian namun, saat kalian mengusik gadis kecil ini maka kalian harus berhadapan dengan kami.” Jawab Snake dengan tatapan tajam.


“Snake beri aku jalan!” titah Long yang langsung menggendong Li Shang Yue alah bridal style.


“Baik,”


Snake langsung meleset memberi serangan kepada ketujuh orang itu sedangkan Long dengan santai berjalan membawa Li Shang Yue ke atas ranjang.


“Tidurlah, Yuyu.” Bisik Long yang menyelimuti Li Shang Yue sampai dada.


“Kalian jangan sampai terluka dan pastikan darah mereka tidak mengotori kamarku ini.” Pesan Li Shang Yue dengan mata yang setengah terbuka.


“Aku akan menjamin hal itu,” balas Long.


Brak….


Uhukkk uhukkk


“Terima kasih,” ucap Snake.


Snake tahu jika pria itu tadi ingin menyerangnya dari belakang. Namun, Long menggagalkan rencana itu dengan menyerang pria itu hingga sampai terbang menghantam dinding kamar Li SHang Yue.


“Yuyu berpesan agar tidak terluka,”


“Tenang saja aku tidak akan terluka,”


Long dan Snake saling melirik satu sama lain hingga di detik berikutnya keduanya langsung meleset memberi serangan bertubi-tubi kepada kelompok pembunuh bayaran itu.


Brakk

__ADS_1


Slasssh


Srettt


Dengan kekuatan Long dan Snake hanya butuh beberapa saat sebelum menyeret mereka semua ke neraka. Kini hanya sang pemimpin yang tersisa dengan tak berdaya


 di depan Snake.


“Long, ini bagaimana?”


Slasssh


“Membunuhnya.”


“Hei….! Harusnya kamu tidak membunuhnya, dia bisa menjadi saksi nanti jika Yuyu ingin membalas dendam.” Protes Snake dengan kesal.


“Yuyu tidak mengatakan jika mereka dibiarkan hidup, lagipula Yuyu punya cara sendiri untuk mencari saksi dan bukti nantinya.” 


Snake yang mendengar perkataan Long yang sudah seperti itu mau apa di kata. Terkadang Long bisa menjadi seperti Li Shang Yue begitu pula dengan Li Shang Yue ketika marah maka Li Shang Yue sama persis seperti Long.`


“Sudah cepat kita bereskan ini semua, Yiyi tidak suka jika kamarnya di kotori apalagi dengan darah orang-orang kotor ini.”


Long dan Snake segera membereskan mayat-mayat pembunuh bayaran itu menggunakan kekuatan mereka masing-masing.  Setelah menyelesaikan tugasnya mereka segera berubah menjadi naga dan ular yang berukuran kecil lalu melilitkan diri masing-masing di tangan Li Shang Yue.


Sedangkan di sisi lain tanpa Long dan Snake sadari Li Shang Yue sedang berada di suatu tempat yang sangat asing baginya.


“Selamat datang Yang Mulia.”


Li Shang Yue yang mendengar suara asing langsung menunduk melihat ke arah asal suara.


“Eh… Kamu siapa?” Li Shang Yue menunjuk sebuah makhluk yang memiliki bentuk menyerupai seperti bunga teratai itu.


“Saya penjaga ruang dimensi anda dan juga makhluk kontrak anda Yang Mulia.” 


“Tidak mungkin, aku sudah punya dua hewan kontrak lagi pula aku tidak pernah mengontrak hewan lain selain LOng dan Snake.” Terang Li Shang Yue.


“Saya benar-benar makhluk kontrak anda Yang Mulia. Anda mungkin memang benar tidak mengontrak saya secara langsung tapi anda mengontrak saya melalui cincin yang anda kenakan.”


“Eh” Li Shang Yue yang mendengar penjelasan dari makhluk itu langsung melihat ke tangannya yang terpasang sebuah cincin yang dia beli tadi saat pergi ke pasar gelap.


“Maksud kamu cincin ini?” Li Shang Yue menunjuk cincin di tangannya.


“Benar Yang Mulia,”


“Tunggu, kenapa sedari tadi kau terus memanggilku Yang Mulia?”


“Karena anda memang junjungan saya Yang Mulia,”


“Baiklah jangan memanggilku dengan sebutan itu. Kamu bisa memanggilku dengan sebutan Nona atau bisa juga Yuyu.”

__ADS_1


“Baik Nona.”


“Siapa namamu?” tanya Li Shang Yue kepada makhluk itu.


“Saya tidak mempunyai Nama Nona, anda bisa memberi saya nama.”


“Baiklah, namamu mulai sekarang adalah Nino.”


“Terima kasih Nona, aku menyukainya.”


“Sekarang jelaskan, tentang dunia ini.”


“Ini ruang dimensi anda Nona, namanya ruangan Mawar.” terang Nino.


Li Shang Yue yang mendengar apa yang dikatakan oleh Nino langsung menatap sekelilingnya.


“Energi qi disini begitu padat,” guman Li Shang Yue dengan memandang sekitarnya.


“Nona bisa berkultivasi disini untuk melakukan terobosan.” saran Nino.


“Apa bisa?”


“Tentu saja bisa Nona.” 


Mendengar akan hal itu Li Shang Yue segera mencari lokasi yang memiliki aliran qi yang padat. Namun, Baru beberapa langkah saja Li Shang Yue melangkah tiba-tiba saja Nino menghentikan langkahnya.


“ Jika Nona ingin melakukan kultivasi makan Nona bisa melakukannya di kolam air kehidupan. Di sana memiliki energi qi yang padat dan besar.”


“Tunjukan jalannya!”


Nino segera berjalan menuju mata air kehidupan itu. Sedangkan di belakang Li Shang Yue setia mengikuti kemana langkah kaki Nino. Hingga setelah berjalan beberapa saat akhirnya Li Shang Yue sampai di tempat yang di katakan oleh Nina yang katanya mata air kehidupan.


“Nona bisa berendam di tengah-tengah kolam di atas batu itu.” Ucap Nino yang menunjuk sebuah batu yang berada di tengah-tengah kolam.


“Baiklah, aku akan berkultivasi dengan cepat agar aku bisa keluar dengan cepat dari ruang dimensi ini.” balas Li Shang Yue.


Li Shang Yue segera masuk ke dalam kolam itu menuju batu yang berada di tengah-tengah kolam. Sampai disana Li Shang Yue langsung naik dan duduk lotos memfokuskan diri untuk menyerap energi qi di dalam air itu.


Sedangkan di tempat lain terlihat seorang pria yang terus berteriak kesakitan dan panas di tubuhnya seperti mau terbakar.


“Bagaimana keadaan Putraku tabib?” tanya pria paruh baya kepada tabib kerajaan.


“Lord sedang menjalani pengsengsaraan Paduka,”


“APA…? BAGAIMANA BISA?” pekik sang pria paruh baya itu dengan istrinya yang merasa kaget.


“Ini terjadi mungkin sang mate dari Yang Mulia Lord masih sangat lemah atau mungkin juga sang mate sedang terluka.” Terang sang Tabib.


“Terluka? Apa mateku sedang terluka? Bagaimana ini. aku tidak mungkin menemuinya dengan keadaan seperti ini lagipula aku tidak tahu rupanya begitu pula Baize yang akan segera melupakan rupa dari mate ku.”

__ADS_1


__ADS_2