
''Fan Gege apa semua iblis bentuknya seperti ini? Kata Hi An iblis itu tampan tapi kenapa ini sangat jelek bahkan menjijikan?" tanya Li Shang Yue dengan polos.
Glek
Hi An yang tadi diam kini langsung membulatkan mata dengan menelan ludah kasar. Matanya menatap horor ke arah Li Shang Yue yang sudah berani mengatakan hal seperti itu.
''Apa yang kau katakan kepada Mei meiku?"
''Apa yang kau katakan pada Nona ku?"
Fan Hu dan Lay saling melirik satu sama lain sebelum kembali menatap tajam Hi An yang sebagai biang kerok membuat Li Shang Yue yang polos menjadikan otaknya kotor karena iulah dari Hi An.
''Apa yang kalian lakukan? Aku tidak melakukan apapun,'' kata Hi An dengan gelagapan sendiri.
''Lalu apa itu tadi? Kau mencemari otak polos Nona ku?" sarkas Lay yang mendekati Hi An.
''Eh tenang dulu, aku hanya menjawab pertanyaan Yuyu saja. DAia bertanya apakah iblis seperti manudia ya sudah aku menjawab iya seperti manusia. Lalu Yuyu bertanya lagi, apa iblis itu tampan dan...,'' Hi An menjeda kalimatnya karena semua sama saja dia kaan kena semprot juga.
''Dan apa ha..? Kau pasti mengatakan jika iblis itu tampan kan?" tuduh Fan Hu dengan kesal.
''Jika itu memang benar. Tapi aku hanya mengatakan kebenarannya bukan?''
Fan Hu dan lay yang mendengar apa yang dikatakan oleh Hi An ingin sekali menguliti pria itu yang sudah berani membuat darah mereka berdua naik. Baru saja membuka mulut tiba-tiba saja terdengan sesuatu yang jatuh. Sontak keduanya langsung menoleh ke arah asal suara.
''Fan gege kepalanya pisah,'' tunjuk Li Shang Yue yang menunjuk kepala yang jatuh di tanah.
Fan Hu yang melihat kepala iblis di tanah langsung menepuk jidatnya sedangkan yang lain hanya bisa menganga saja.
''Sudahlah kita berangkat saja. Lay kamu jaga Yuyu, aku akan masuk lebih dulu,'' kata Fan Hu yang langsung masuk ke dalam portal.
Setelah itu di susul oleh yang lain termaksud Li Shang Yue yang di gandeng oleh Lay. Li Shang Yue melihat ke sekitar yang memang terang tapi buklan terang karenba matahari hanya terang biasa saja tanpa adannya matahari.
''Kok pada aneh ya?" guman Li Shang Yue yang masih bisa di dengar yang lain.
__ADS_1
''Lain bagaimana Nona?" tanya Yuren yang melihat ke arah Li Shang yue.
''Ini terang kan tapi kenapa pada tidak ada mataharinya?" tanya Li Shang Yue menatap Fan Hu.
''Disini memang tidak ada matahari Yuyu. Jika siang hari yang mereka maksud ya seperti ini. Hanya terang tapi tidak ada matahari. Jika malam hari hanya ada bulan yang tidak terlalu terang. Kononkatanya, hanya dengan kembalinya sang Ratu iblis maka matahari akan kembali seperti dulu,'' terang Fan Hu yang berjalan sekitar di dalam hutan itu di ikuti yang lain.
''Apa maksudnya?" tanya Li Shang Yue kepo.
''Aku tidak tahu kebenarannya tapi menurut cerita dulu alam bawah di pimpin oleh seorang Kaisar yang sangatlah bijaksana dan juga sangat mencintai kedamaian. Tidak ada pertikaian antara Iblis dan manusia atau pun sebaliknya karena bangsa iblis adalah bangsa yang tertutup. Hingga suatu hari terjadi peperangan antara ras Iblis dan juga Ras dewa. Dalam peperangan itu Ratu iblis yang merupakan permaisuri dari Kaisar Iblis mati karena melindungi Kaisar iblis. Sejak saat itu matahari tidak ada lagi di alam bawa ini karena para prajurit dan rakyat alam bawah yang sangat menyayangi Ratu iblis menganggap ia sebagai perwujudan matahari. Namiun dengan meninggalnya dia, rakyat alam bawah terpukul hingga menjadi Ra s yang tidak bisa di usik hingga sekitar beberapa puluh tahun lalu iblis dan manusia mulai ada konflik. Kabar terakhir yang aku dnegar adalah jika saat iniĀ bangsa iblis terbagi menjadi dua bagian. Yang pertama pada di pimpin langsung oleh Kaisar Iblis sedangkan yang satunya di pimpin sepupu dari Kaisar iblis,'' terang Fan Hu dengan memberikan buah apel yang di petiknya pada Li Shang Yue.
''Menurut kalian kubu mana yang jahat dan menculik para gadis dan wanita mudah bahkan bayyi?" tanya Bonzhu kepada teman-temannya.
Saat ini mereka sedang duduk tenang di bawah pohon sambil makan buah yang di petik yang mereka dapatkan di hutan itu.
''Aku yakin itu pasti kubu Kaisar iblis,'' kata Hi An dengan yakin.
''Aku juga,'' timpal Chan Si.
''Aku juga,'' timpal May Yun dan Bonzhu.
''Kaisar iblis,'' jawab keduanya dengan datar.
''Alasannya?" Li Shang yue menatap mereka dengan datar.
Entah kenapa dia ingin marah saat mendengar mereka semua hampir menyalahkan Kaisar iblis. Li Shang yue tidak tahu entah kenapa dia merasakan perasaan sakit di hatinya hingga ingin menangis.
''Bagaimana denganmu Yuren?" tanya Li Shang yue.
''Saya memiliki pemikiran jika sepupu Kaisar yang berniat jahat Nona,'' jawab Yuren tegas.
''Tidak mungkin. Pasti kaisar Iblis,'' kata Hi An dengan yakin.
''Kenapa?" tanya Li Shang yue menatap Hi An.
__ADS_1
''Aku pernah mendengar jika iblis biasanya akan melakukan persembahan untuk menghidupkan sesuatu yang sudah mati. Kaisar iblis pasti sangat mencintai ratunya oleh karena itu dia mengorbankan banyak nyawa,'' kata Hi An yang langsung balas anggukan lain kecuali Yuren dan Li Shang Yue.
''Aku hanya berfikir jika sepupu nya itu yang jahat. Dengan cerita Fan Hu gege yang mengatakan jika Kaisar iblis sangat mencintai Ratunya maka Kaisar iblis juga yang mencintai kedamaian tidak akan pernah melakukan hal itu. Orang yang bisa merasakan tulusnya cinta mereka akan setia. Aku justru Kaisar iblis pasti tidak pernah menampahkan diri lagi bukan di dunia luar?'' kata Li Shang yue dengan senyum kecil di bibirnya menatap Fan Hu.
''Itu benar juga, semenjak kejadian itu Kaisar Iblis tidak lagi pernah keluar dari ruang tertutup. Bahkan untuk segala urusannya di alihkan untuk menjadi tugas orang kepercayaannya,'' terang Fan Hu dengan pelan.
''Bukankah iblis itu makhluk abadi walau tetap saja mati nanun mereka bisa bereinkarnasi. Aku yakin Kaisar Iblis akan menunggu Ratu iblisnya untuk bangkit,'' kata Li Shang Yue dengan tersenyum tipis.
Fan Hu yang melihat senyum kecil Li Shang Yue tertegun karena Li Shang Yue tidak pernah tersenyum seperti itu.
''Jika Ratu iblis apa matahari akan kembali ada?" tanya Li Shang yue.
''Jika seperti yanhg aku dengar katanya seperti itu. Sebenarnya matahari bisa muncul walau tanpa adanya Ratu iblis akan tetapi beberapa orang yang snagat menyayangi Ratu mengorbankan dirinya untuk mempersembahkan diri sebagai bayaran tidak ada lagi matahari di alam bawah ini,'' terang Fan Hu.
Li Shang yue yang mendengarnya entah kenapa menjadi menegang dan rasanya mejadi sesak seperti ada sesuatu yang dia tidak tahu. Li Shang Yue meraba dadanya yang masih terasa sesak karena mendengar jika mereka mengorbankan diri mereka untuk sang Ratu iblis.
''Kenapa? Kenapa aku merasakan perasaan sakit ini? Aku bahkan ingin menangis seperti seakan-akan aku adalah dia. Aku adalah penyebab mereka mengorbankan diri mereka untukku. Ini sangat sakit,'' kata LI Shang Yue dalam hati menepuk-nepuk dadanya.
Uhukk uhukk
Semuanya langsung kaget bukan main saat melihat Li Shang yue terbatuk-batuk. Yuren dengan segera mencari teko air yang selalu dia bawah.
"Yuyu ada apa?" tanya Fan Hu dengan panik.
''Minum dulu Nona,'' Yuren langsung mendekatkan gelas bambu itu di bibir Li Shang Yue.
Gluk
Gluk
Li Shang Yue meminum air itu hingga tandas tak tersisa. Setelah itu Li Shang yue langsung berdiri dari duduknya membuat semuanya kaget bukan main.
''Yuyu ada apa?"
__ADS_1
''Kita jalan sekarang..! Aku ingin ke ubukota apa Fan gege tahu?' Li Shang Yue menatap ke arah Fan Hu.
''Aku tahu, ayo kita harus cepat,'' kata Fan Hu yang langsung melompat.