
“Sa…sakit…!”
“Siapa…?” teriak Li Shang Yue yang langsung waspada.
“Sa…kittt arggggg,”`
Li Shang Yue celinguk celinguk sana sini mencari asal suara namun tidak menemukannya sama sekali.
“Sa..sakittt”
Lagi lagi suara rintihan itu terdengar lagi dengan jelas di telinga Li Shang Yue membuat gadis itu menelusuri hutan itu.
“Long, Snake, Nino, apa kalian mendengar orang yang sedang mengerang kesakitan?” tanya Li Shang Yue pada hewan kontraknya.
‘‘Tidak Nona, kami tidak mendengar apapun,” jawab ketika makhluk kontrak Li Shang Yue.
Li Shang Yue mengerutkan dahi karena jelas-jelas ia mendengarnya dengan jelas dan juga seperti merasakan perasaan di panggil ke arah sana.
“Aaahhh sampai kapan penderitaan ini…? Aku tak sanggup lagi rasanya sangat sakit,”
Deg
Li Shang Yue merasakan perasaannya seolah teriris saat mendengar suara itu yang sepertinya pemiliknya mengalami penderitaan yang tiada taranya.
“Kenapa aku merasakan perasaan sakit? Aku juga merasakan seperti ada yang memanggilku untuk mencari asal suara?” kata Li Shang Yue dalam hati.
‘’Ada apa Yuyu? Kenapa kamu terlihat seperti ada yang mengganjal di pikiranmu?” tanya Snake.
“Entahlah, aku merasakan jika au di panggil di suatu tempat. Aku juga mendengar orang yang sepertinya sedang mengalami kesakitan yang tiada taranya. Aku juga… aku juga merasakan perasaan sakit untuk hal itu,” terang Li Shang Yue.
“Jika seperti itu carilah asal suara itu,” kata Long dengan tegas.
Li Shang Yue yang mendengarnya juga langsung mematung karena ucapan Long. Namun beberapa saat kemudian Li Shang Yue langsung menganggukan kepalanya lalu terbang menggunakan ilmu meringankan tubuh berpindah-pindah dari satu pohon ke pohon lainnya.
‘‘Yuyu kenapa kau menuju ke hutan kematian?” tanya Long dalam pikiran Li Shang Yue.
“Aku merasakan hawa keberadaan orang itu berada di hutan kematian,” kata Li Shang Yue yang masih terus mempercepat langkah kakinya melompat pohon demi pohon.
“Yuyu, hati-hati kamu memasuki hutan kematian ke lapisan ke sembilan…!” seru Long.
__ADS_1
Li Shang Yue yang mendengar apa yang dikatakan oleh Long langsung menghentikan langkahnya.
“Kesembilan? Bukannya selama ini hutan kematian hanya ada tujuh lapisan saja?” tanya Li Shang yue dengan bingung.
“Tidak sebenarnya hutan kematian ada 9 lapis hanya saja lapisan ke delapan dan kesembilan di tutupi keberadaannya karena di hutan lapisan ke delapan terdapat kabut beracun yang sangat tebal dan lapisan kesembilan di sana ada lautan lava penyucian tubuh membentuk tubuh baru,” terang Long dengan suara yang tegas.
“Baiklah aku aan hati-hati. Ini lapisan ke berapa?” tanya Li Shang Yue yang menatap keadaan sekitar.
“Lapisan kedelapan,” jawab Long tenang.
“Pantas saja aku mencium bau racun sejak tadi. Tapi kenapa aku tidak merasakan efeknya?”
“Tentu saja tidak Yuyu, apa kau lupa jika kau pernah memakan ikan pelangi milikku 5 ekor sekaligus?’
‘Eh iya, aku lupa soal akan hal itu. Jadi au bisa masuk ke sini dengan leluasa? Baguslah. Sekarang saatnya mencari suara itu,”
Li Shang Yue melanjutkan langkahnya masuk ke dalam hutan hingga sampai di lapisan ke sembilan seperti yang dikatakan oleh Long tadi. Lapisan kesembilan sangat mencekam dari lapisan-lapisan sebelumnya. Li Shang Yue bisa merasakan akan hal itu.
“Sa..sakit…!”
Suara itu terdengar lagi menuntun Li Shang Yu hingga sampai di sebuah gua yang sangat gelap.
Li Shang Yue terus berjalan hingga masuk ke dalam gua paling dalam. Namun matanya langsung menyipit saat melihat sosok yang sedang di rantai itu. Sosok itu memiliki rambut yang sangat lebat dan hitam pekat, sebuah sayap di punggungnya yang memiliki warna perbedaan, sayap kanan berwarnah hitam dan sayap kiri berwarna putih lalu di bagian akhir sayapnya bagian bawah terdapat warnah hijau kehitaman. Tak sampai disitu bahkan di atasnya ada tanduk kecil yang tumbuh.
Tanpa rasa takut sekalipun Li Shang Yue mendekati sosok itu yang sudah sekarat. Li Shang Yue dapat melihat jika seluruh tubuhnya penuh akan luka. Namun Li Shang Yue tidak merasakan adanya orang lain di dalam gua itu selaih mereka berdua.
Merasakan ada seseorang yang mendekatinya sosok itu langsung mendongak menatap tajam ke arah Li Shang yue.
Deg
Li Shang Yue mematung melihat tatapan tajam itu. Li Shang yue menatap mata sosok di depannya itu yang memiliki mata berwarna emas yang terlihat sangat indah. Namun yang menjadi keterpakuan Li Shang Yue bukan itu melainkan wajah sosok di depannya itu sangat sama persis dengan pria yang ebrada di kehidupannya yang sebelumnya.
“Siapa kau…?” tanya sosok itu dengan suara berat dan juga serak.
Namun entah kenapa Li Shang Yue yang emndengarnya justru terdengar seksi di telinganya.
“Pergilah gadis kecil, sebentar lagi petir penyiksaan tiba. Jangan membuat dirimu dalam bahaya,” ucap pria itu dengan nada dingin tapi terdengar lembut.
Li Shang Yue yang mendengar pemnuturan dari pria itu hanya emnerjap-nerjapkan matanya polos. Li Shang Yue menatap kedua kaki dan kedua tangan pria itu yang di rantai dengan rantai hitam ebrsinar.
__ADS_1
“Apa kamu tidak apa-apa?” tanya Li Shang Yue dengan lembut.
Terlihat sosok itu tertegun sesaat karena ada orang yang menanyakan apakah dia baik-baik saja atau tidak.
“Itu pasti sakit,” ucap Li Shang Yue lirih menunjuk luka-luka di tubuh sosok itu.
“KAtakan bagaimana caraku agar bisa membebaskanmu,” Lanjut Li Shang Yue menatap sosok itu penuh harap.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue membuat sosok itu ikut terkekeh lucu. Ta di sangkah gadis lugu dan polos seperti gadis kecil di depannya itu bisa menemukan lapisan kesembilan hutan kematian itu setelah ribuan tahun berlalu.
“Gadis kecil kamu tidak akan bisa membebaskan aku. Rantai ini bukan rantai sembarang…,” kata sosok itu dengan senyum kecut di bibirnya.
“Benarkah?”
“Yah, aku sudah ebrtahun-tahun seperti ini dan mungkin akan mati juga seperti ini,” ucap sosok itu dengan suara lirih.
“Nino apa kamu tahu rantai jenis apa rantai itu? Aku ingin membebaskannya. Melihat keadaannya yang sekarang embngingatkan aku dengan kehidupanku seperti Putri Li Shang Yue dan juga kehidupanku di masa lalu,” kata Li Shang Yue dalam hati.
“Yuyu rantai itu memang bukan rantai biasa tapi rantai itu adalah rantai jiwa pengikat iblis,” terdengar Nino menjawab pertanyaan Li Shang Yue.
“Pengikat iblis? Itu artinya sosok di depan aku ini…,’
“Dia iblis tapi ada identitas lain dalam dirinya dan aku juga tidak tahu akan hal itu Yuyu,’ terang Nino.
“Bagaimana cara memutuskan rantai ini?” tanya Li Shang yue dengan datar dan juga dingin.
“Itu…,”
Nino tak lagi bisa meneruskan kalimatnya karena apa yang akan dia katakan selanjutnya tentu tidak akan di setujui oleh dirinya dan hewan kontrak lainnya.
“Nino…!”
“Maaf Nona, aku tidak akan memberitahukannya. Aku takut Nona malah nekat nantinya,” kata Nino dengan suara bergetar takut.
“NINO BERITAHU AKU CARANYA…!” bentak Li Shang Yue dengan suara yang melengking.
Li Shang Yue sangat tidak menyukai saat dirinya penasaran tapi malah di simpan di tengah. Sedangkan sosok di depan Li Shang Yue langsung mengerutkan dahinya mendengar gadis kecil di depannya berteriak.
“Untuk memutuskan rantai jiwa pilihannya hanya ada dua. Pertama menggunakan kekuatan gelap untuk memutuskannya dan kedua menggunakan tubuhmu sebagai penghalang petir penyiksaan setelah itu jika selamat maka gunakan pedang kematian untuk memutuskan rantainya. Namun jika kau gagal maka akibatnya juga ada dua pertama kamu menggantikan posisinya atau kedua jiwamu akan hancur dan tidak bisa bereinkarnasi lagi,”
__ADS_1