Rebirth Of Queen Needles

Rebirth Of Queen Needles
bab 223


__ADS_3

Slasssh


''Hang May....!''


Kepala Hang May menggelinjang di atas arena saat Li Shang Yue tanpa ampun menebas kepalanya tanpa memperdulikan apa konsekuensinya.


Semua orang kaget dengan apa yang dilakukan oleh Li Shang Yue yang di luar ekspetasi mereka semua. Dengan segera mereka naik ke arena pertarungan terlihat Zhang Mong dan Mayleen menatap tajam Li Shang Yue yang berdiri dengan wajah datar dan dinginnya.


''Kenapa kau membunuhnya ha...? Kau tahu dia itu ..., ''


''Lalu aku akan membiarkan dia membunuhku begitu? Tanpa saya jelaskan secara rinci kalian berdua tahu jika serangannya itu bisa membunuh aku kapan pun itu lalu kenapa kalian tidak menghentikannya bahkan mata pedangnya hanya jarak sejengkal saja?" sarkas Li Shang Yue.


Deg


Zhang Mong dan Mayleen yang mendengar apa yang dikatakan oleh Li Shang Yue langsung tertegun. Bagaimana tidak gadis itu bisa mengerti akan hal itu yang emmang sengaja mereka lakukan untuk membuat Li Shnag Yue kalah.


''Kalian berdua ingin menyingkirkan aku lewat penyihir jelek itu. Apa kalian pikir aku akan diam saja mati di tangan kalian? Aku bahkan bisa menghancurkan penyihir sialan itu menjadi butiran debu jika aku ingin. Jika memang kalian tidak menyetujui aku bersama anak kalian maka katakan saja secara langsung tidak perlu melakukan hal menjijikan seperti ini,'' sentak Li Shang Yue yang menatap tajam kedua orang  tua di depannya itu.


''Bukannya kami sudah menolakmu? Kami sudah mengatakan jika kami tidak menyukaimu tapi akmu yang terus bersikeras untuk menikah dengan anakku,'' sentak Mayleen dengan suara terbata-bata.


''Jika begitu akan aku putuskan benang merah kami,'' ucap Li Shang Yue dengan lantang.


Li Shang Yue langsung menarik belatinya langsung menyayat tangannya sebagai bentuk dari salah satu syarat putusnya benang merah atau bisa juga sebagai perpisahan dari dirinnya dan Yang Hong.


''Aku Li Shang Yue memutuskan ikatan hmmmp..., ''


Cup


Li Shang Yue membulatkan mata saat merasakan benda kenyal menabrak bibirnya dengan rakus. Bahkan gadis itu tidak sempat untuk mengelak Yang Hong sudah menyerang rakus bibirmnya seperti mengungkapkan perasaannya.


''Aku mohon jangan tinggalkan aku Yue'er. Kamu tidak nyaman berada di sini, tak apa kita bisa pergi mencari tempat yang lain. Kamu jangan pergi jika kamu pergi kamu bunuh aku saja dulu, aku tidak akan bisa hidup tanpa kamu. Walau pun aku hidup, aku hanya akan menjadi mayat hidup tanpa jiwa,'' ucap Yang Hong dengan menggenggam tangan Li Shang Yue erat.


''ZHANG YANG HONG APA-APAAN KAMU HA..? BERANI KAMU MENOLAK PERINTAHKU...?'' teriak Zhang Mong.


Yang Hong tidak peduli justru berbalik menatap ke arah Zhing Young yang berada di samping Lay. ''Aku miminta izin mu kakak pertama,'' ucap Yang Hong dengan suara yang penuh penekanan.


''Lakukan..! Aku akan melindungi kalian berdua,'' balas Zhing Young.


Mendengar akan hal itu Yang Hong langsung menarik Li Shang Yue berlari keluar dari arena itu. Tentu saja apa yang dilakukan oleh Yang Hong membuat Zhang Mong marah hingga menyerang mereka namun di gagalkan oleh Lay yang langsung menangkis serangan Zhang Mong.


''Ingin menyakiti adikku maka langkahi dulu mayatku. Aku tidak akan membiarkan kalian menyentuh barang sehelai rambut adikku,'' tekan Lay yang lansgunng berhadapan dengan Zhang Mong.

__ADS_1


Yuren yang melihat itu tidak ingin kalah langsung menghadang Mayleen selaku sang Ibunda Yang Hong.  Gadis itu tidak peduli mau kalah atau penang intinya dia harus bisa mempertahankan semuanya sampai selesai.


''Kau ...! '' tunjuk Lay pada Zhing Young.


''Tahan para prajurit yang mengejak Yue'er dan Yang Hong,'' kata Lay yang menatap dalam ke arah Zhing Young.


''Jangan khawatir aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti wanitaku,'' balas Zhing Young yang lansgung meleset ke arah tempat Yang Hong dan Li Shang Yue pergi.


Ternyata benar firasatnya jika pria yang bernama Yang Hong itu membawa Li Shang Yue masuk ke dalam altar yanng biasa di gunakan untuk melakukan penyatuan atau pernikahan darah untuk bangsa Vampir. Dari jauh Zhing Young sudah melihat jika Li Shang Yue dan Yang Hong di tahan oleh puluhan prajurit.


Bommm


Puluhan prajurit beterbangan karena ledakan serangan Zhing Young hanya Li Shang Yue dan Yang Hong yang masih berdiri kokoh tanpa tergerak akan energi Zhing Young karena dirinya memang tidak mengarahkan energinya untuk mereka berdua.


''Masuklah, aku akan menahan mereka disini,'' ujar Zhing Young yang memberikan kode pada Yang Hong.


Yang Hong yang melihat akan hal itu langsung saja menganggukkan kepalanya lalu menarik Li Shang Yue memasuki altar pernikahan. Sampai di dalam Yang Hong langsung menghidupkan dupa yang berada di depan meja dan juga langsung mengganti pakaian mereka serba merah darah dengan hanya lambaian tangan.


''Hong Ge tunggu, sebenarnya ada apa ini? Kenapa kita memakai pakaian yang seperti ini?" tanya Li Shang Yue yang tidak mengerti.


''Kita akan menikah hari ini dan saat ini juga Yue'er. Aku tidak mau kehilangan kamu,'' jawab Yang Hong yang langsung menggenggam tangan Li Shang Yue.


''Kamu tidak akan menolakku bukan?" Yang Hong menatap Li Shang Yue dnegan mata yang berkaca-kaca.


''Aku Zhang Yang Hong seorang Vampir menandai mate ku menjadikannya istri dan Ratuku. Menjadi satu-satunya wanita dalam hidupku. Menjadi pelindung dan sandaran baginya di saat dia sedih, menemaninya di kondisi susah dan senang. Melewati suka dan duka bersama. Aku Zhang Yang Hong pangeran vampire dengan ini menandai gadis bernama Li Shang Yue menjadi Mate dan pasanganku yang sudah di takdirkan...!'' Ynag Hong mengucapkan sumpah pernikahan dengan lancar dan lantang.


''Sekarang giliranmu. Cukup kamu mengatakan menerimaku itu sudah cukup,'' kata Yang Hong karena tahu Li Shnag Yue memiliki suami yang lain.


''Aku Shang Yue menerima Zhang Yang Hong pengeran Vampir sebagai suamiku menemaninya melewati suka dan duga. Menjadi sandaran saat dia lelah mencintainya dengan ikhlas dan penuh ketulusan..!'' ucap Li Shang Yue dengan lantang.


Yang Hong yang mendengarnya tersenyum ceria sebelum menyayat telapak tangannya lalu mengeluarkan darahnya di sebuah cangkir yang sudah di isi arak.


Tes


Tes


Tes


Tiga tetas darah jatuh di dalam gelas yang telah terisi dengan arak itu. Yang Hong mengambilnya lalu mengarahkannya pada Li Shang Yue.


''Minumlah...!'' Yang Hong memberikan gelas itu pada Li Shang Yue.

__ADS_1


Li Shang Yue terlihat ragu untuk mengambilnya dan meminumnya namun melihat wajah penuh harap Yang Hong lagi-lagi Li Shang Yue tidak punya pilihan lain selain menerima gelas itu. Dengan gerakan cepat Li Shang Yue langsung meneguk gelas arak itu hingga habis.


''Sekarang giliranku,''' Ynag Hong mendekati Li Shang Yue lalu memeluknya dengan menyingkirkan rambutnya ke arah belakang. Sebuah taring pannjang dan juga tajam keluar dari gigi Yang Hong lalu menancap di leher Li Shang Yue.


Jleb


''Hmpph,''


Li Shang Yue mengepalkan tangannya degan kuat saat merasakan rasa sakit di lehernya itu menjalar ke seluruh tubuhnya membuatnya bergetar menahan sakit.


Jedarrr


Petir menyambar dengan keras membuat Zhang Mong dan Mayleen menghentikan pertarungan dengan menatap ke atas sana. Keduanya saling melirik dengan wajah yang tegang karena mereka tahu apa artinya petir itu.


''Sialan beraninya anak manusia itu menyentuh putraku...!'' teriak Mayleen yang langsung menunjukan wujud aslinya dengan taring di giginya dna juga sayap di punggungnya.


Kembali kepada Li Shang Yue dan Yang Hong yang baru saja menyelesaikan ritual pernikahan mereka. Li Shang Yue yang cemas akan keadaan Lay dan Yuren langsung berlari ke arah keluar. Sampai di luar terlihat Zhing Young yang sedang bertarung dengan para prajurit.


''Hong Ge bantu Zhing'er melawan mereka aku harus menuju ke arah Yuren dan Lay Ge,'' ucap Li Shang Yue yang langsung terbang ke atas menuju ke tempat arena pertarungan.


''Zhing Young segera susul Yue'er disini biar aku yang meladeni mereka,'' teriak Yang Hong yang menghempaskan para prajurit.


''Baiklah, setelah ini langsung menuju ke arah kami,'' balas Zhing Young yang langsung meleset mengejar Li Shang Yue.


Li Shang Yue membulatkan mata saat baru sampai saja dirinya langsung di hadapkan dengan Lay yang terbang menghantam dinding kuat di susul dengan Yuren juga yang jatuh dari ketinggian menghantam tanah karena serangan Mayleen.


''Kalian ...., ''


Mata Li Shang Yue memerah melihat orang-orang yang dia sayang kini terluka parah karena melawan orang yang bukan lawan mereka. Li Shang Yue melihat Yuren yang masih bisa berdiri tegak namun saat melihat Lay matanya langsung berkaca-kaca. Bagaimana tidak keadaan Lay yang sekarang ini sangatlah menyedihkan. Baju yang sudah sobek dimana-mana begitu pula luka cakaran yang menganga di seluruh tubuhnya yang Li Shang Yue tebak jika itu cakaran dari tangan Zhang Mong.


''MAHKLUK SIALAN...! BERANINYA KALIAN MENYAKITI ORANG-ORANGKU...!''


Teriak Li Shang Yue membuat semuanya langsung menoleh ke arah asal suara. Terlihat Li Shang Yue melayang dengan pakaian serba merah, rambut yang tergerai indah menari-nari di sekitarnya dengan sebuah pedang di tangannya sudah sangat terlihat seperti Dewi yang sedang mengamuk.


''KAU MANUSIA SIALAN BERANINYA KAU MENIKAHI PUTRAKU...?"


''MAHKLUK RENDAHAN SEPERTI KALIAN BERANI MENGANGGU ORANG-ORANGKU..!'' geram Li Shang Yue yang langsung meleset secepat kilat menyerang Mayleen karena wanita itu yang dekat dengannya.


''Hancurlah...!'' Li Shang Yue mengayunkan pedangnya dengan kekuatan besar.


Mayleen yang melihat cahaya biru meleset ke arahnya langsung membulatkan mata namun terlambat dia tidak bisa menghindar selain berusaha menahan serangan Li Shang Yue.

__ADS_1


BRAKKKK


__ADS_2