Trap Mr. Coldhearted

Trap Mr. Coldhearted
Part 164


__ADS_3

Edbert semakin menyeringai saat ide yang begitu cemerlang masuk ke dalam pikiran. Sepertinya menggabungkan dua rencana sekaligus akan membuat keberhasilan lebih tinggi. Dia pun menelepon agen rahasia yang sedang menjalankan tugas darinya.


“Ada apa?” tanya agen rahasia dengan suara datar.


“Bagaimana tugasmu, kau sudah berhasil mengamankan target?”


“Wanita itu sudah bersamaku, sore ini akan ku bawa ke New York untuk mendapatkan pengobatan.”


“Good. Bagaimana dengan wanita yang menculik dia?”


“Dia belum sadar.”


“Bagus, segera ke New York! Kita jalankan rencana ini dengan mulus tanpa gagal sedikit pun.”


“Hm.”


Panggilan pun diputus, Edbert sudah seperti orang gila saja sejak tadi terus tersenyum. Dia tidak akan memanfaatkan Gretta untuk memikat Gerald, tapi justru menggagalkan rencana wanita itu agar gagal memindahkan kulit wajah Chloe. Dia akan menggunakan Chloe asli yang lumpuh supaya membuat hati suami Cathleen goyah.


Edbert tidak akan melangsungkan rencana satu persatu, tapi dijalankan bersamaan agar lebih mengguncang hubungan Cathleen dan Gerald. Seniat itu dia memperjuangkan cinta. Demi mendapatkan wanitanya lagi, ia rela melakukan apa pun.

__ADS_1


...........


Satu bulan berlalu, jika Edbert sedang fokus memberikan pengobatan pada Chloe agar kembali normal, berbeda dengan Cathleen dan Gerald. Sepasang suami istri itu sedang bertambah mesra. Setelah mengetahui kalau sang istri tidak jadi datang bulan, Gerald melakukan proses perkembangbiakan dengan menebar jutaan pejuang ke dalam rahim Cathleen.


Hampir tak pernah absen setiap harinya. Gerald terkulai lemas di samping Cathleen, memeluk tubuh polos wanitanya yang baru saja dihujam dengan peluh dan kenikmatan. Mencium punggung mulus sang istri yang mulai menjadi candu baginya.


Cathleen tiba-tiba memutar tubuh hingga menghadap ke arah wajah tampan tiada tara. Mengusap rahang tegas yang akhir-akhir ini sangat senang dia elus tiap detik. “Aku ingin sekali berkunjung ke perusahaanmu, boleh?”


“Boleh.”


“Besok pagi, ya?”


“Aku bisa datang siangnya, besok tidak ada agenda pagi.”


“Apa pun yang kau inginkan, akan ku turuti, Sayang.” Gerald melabuhkan kecupan di kening sang istri.


Pria itu tiba-tiba mengangkat tubuh Cathleen, turun dari ranjang. “Kita mandi dulu, agar malam ini tidur nyenyak.”


Cathleen menurut saja, dia melingkarkan tangan di leher Gerald, memebenamkan kepala di dada bidang kesukaannya.

__ADS_1


...........


Pagi hari menyapa, Gerald langsung memberikan senyuman dan kecupan pada sang istri untuk mengawali hari. “Jadi ingin melihat perusahaanku?”


“Iya.” Cathleen menjawab seraya mengusap bulu-bulu di rahang suami. Dia sangat suka melakukan itu, sudah seperti kebiasaan.


“Kalau begitu, bersiaplah.” Gerald merubah posisi menjadi duduk, menarik kedua tangan Cathleen hingga wanitanya tak tiduran lagi.


Sepasang suami dan istri yang sedang lengket-lengketnya itu bersama mempersiapkan diri. Untuk pertama kali Gerald akan membawa pasangan ke perusahaan yang jarang sekali dia datangi. Mungkin satu tahun hanya satu kali.


Tidak ada ritual bercinta di pagi hari, mereka lebih senang melakukan saat langit gelap karena saat terang digunakan untuk melakukan aktivitas lain. Keduanya hanya berfokus untuk bersiap. Setelah itu langsung berangkat menuju tempat yang sangat ingin Cathleen datangi karena begitu penasaran.


Gerald memarkirkan mobil di depan lobby. Ia turun terlebih dahulu, membukakan pintu untuk sang istri, dan mengulurkan tangan pada wanitanya.


Cathleen berjalan masuk ke dalam gedung yang nampak modern dengan banyak layar besar menampilkan berbagai macam permainan online yang sangat terkenal di seluruh penjuru dunia. Dia terus menggandeng Gerald. Terlihat jelas jika saat ini sedang terpukau. “Sebagus ini kantormu, tapi kau memilih bekerja di apartemen?”


...*****...


...Lah suamimu kan emang aneh orangnya, mungkin Gege introvert wkwkwk. Untung ketolong good looking dan good rekening, lah kalo udah aneh, buluk, gak punya duit. Dah kelar idup si Gege, gak akan ada yang mau, jarang mandi pula...

__ADS_1


__ADS_2