
“Jangan terlalu besar, justru akan sulit untuk kita mencari Gretta di dalam kerumunan. Itu bahaya bagi Cathleen dan anak-anaknya. Lebih baik cukup kau siarkan saja ke seluruh media supaya wanita gila itu mendengar beritanya. Pasti dia akan segera bergerak dan muncul dari tempat persembunyiannya.” Edbert menyanggah ide Gerald.
“Benar, aku setuju dengan apa yang dia katakan,” ucap Roxy.
“Oke, akan ku lakukan segera agar bisa membawa Cathleen dan anak-anak keluar dari mansion yang berbahaya itu,” tutur Gerald dengan penuh keyakinan.
“Rencana ini jangan sampai terdengar oleh mata-mata Gretta, bisa gawat. Jadi, ketika di mansion, jangan tunjukkan gelagat aneh, cukup kita tandai yang dirasa mencurigakan.” Edbert mencoba memberikan saran, walaupun hatinya saat ini berdenyut.
...........
Gerald harus meminta izin dan persetujuan Tuan Pattinson untuk menikah dengan Cathleen. Dia kini duduk berhadapan di ruang kerja pemilik mansion tempatnya tinggal selama ini.
“Ada apa kau mengajakku bertemu?” tanya Papa Danzel.
__ADS_1
“Aku ingin memohon padamu, tolong biarkan aku menikahi Cathleen supaya bisa lebih mudah menjaganya dan juga anak-anak.” Wajah Gerald nampak serius dan suaranya juga tidak ada keraguan sedikit pun.
“Tangkap dulu Gretta, kalau sudah pasti aman, baru aku izinkan.”
Gerald meniup udara keluar, menaikkan kedua tangan ke atas meja dan kedua fokus mata tertuju pada manik Tuan Pattinson. “Apa kau tahu? Di mansion ini sudah tidak aman, mata-mata Gretta ada di dalam sini. Jadi, lebih bahaya lagi kalau dia tidak ada yang menjaga dua puluh empat jam di samping Cathleen dan anak-anak. Apakah kau masih berpikir menikahkan kami setelah Gretta tertangkap? Coba dipertimbangkan lagi.”
“Dari mana kau tahu di sini ada mata-mata?”
Gerald rasanya ingin berdecak karena pertanyaan seperti itu seharusnya tak perlu. Justru terdengar seperti meragukan informasi darinya saja. “Terserah mau percaya atau tidak, yang terpenting aku sudah memberi tahu padamu.”
Kedua tangan Gerald mengepal kuat. Dalam hatinya sedang mengumpati calon mertua yang keras kepala. “Sudahlah, izinkan saja kami menikah. Dengan cara itu, aku bisa memancing Gretta keluar dan menangkapnya.”
“Iya jika kau berhasil menangkap, kalau dia berhasil mengelabuhi? Bukankah katamu wanita itu anggota mafia? Berarti licik dan banyak taktik.” Papa Danzel hanya mengutarakan sesuai kegundahan hatinya yang takut anak serta cucu-cucu dalam kondisi lebih berbahaya lagi.
__ADS_1
Gerald mencium bau-bau belum mendapatkan izin. “Dengan izinmu atau tidak, aku tetap akan segera menikahi Cathleen. Itu cara satu-satunya supaya Gretta keluar!”
“Kalau Cathleen justru dalam kondisi lebih berbahaya, ku tebas lehermu, bagaimana?” Papa Danzel hanya ingin melindungi orang terkasih sampai memberikan ancaman pada pria yang dicintai putrinya.
“Fine, silahkan saja.” Gerald menjabat tangan Papa Danzel untuk membuat kesepakatan.
...........
Setelah mendapatkan izin walaupun penuh paksaan, Gerald menyiapkan cincin untuk melamar Cathleen. Pernikahan mereka yang pertama terjadi karena sebuah jebakan dan tidak ada sisi romantis maupun kedekatan emosional hati. Tapi, sekarang sudah berbeda. Maka, dia ingin memberikan kesan yang tak akan pernah dilupakan.
“Kenapa harus menutup mataku?” tanya Cathleen saat Gerald membawanya berjalan keluar dari bangunan utama mansion Pattinson, tanpa bisa melihat sekitar. Tapi, dia tahu kalau sedang di taman karena merasakan menginjak rumut.
...*****...
__ADS_1
...Si Gretta ni jangan makan gaji buta mulu lu! Keluar gak lu! Udah dibayar buat jadi pengacau juga. Noh liat tu si Keket mau dilamar. Taman mansion bestie, buruan dikacauin, jangan kasih mulus jalannya balikan. Biar pantat bayi aja yang mulus...