Trap Mr. Coldhearted

Trap Mr. Coldhearted
Part 79


__ADS_3

“Kau? Kenapa bisa ada di sini?” tanya Gerald dengan tatapan aneh. Dia menunjuk seorang wanita yang baru tadi padi dipamiti oleh dirinya, orang itu adalah Cathleen, istrinya.


Cathleen menunjukkan rentetan gigi putih disaat menyengir. “Membantu untuk mencari Chloe.”


Gerald menaikkan sebelah alis, tatapan tajamnya berhenti pada Geraldine. “Kau yang menjemputnya?” Dia langsung menuduh kembarannya yang selalu berbuat sesuka hati.


Tapi orang yang ditanya justru mengedikkan bahu dan nampak cuek. “Memangnya kenapa kalau iya? Masalah untukmu?” Dia membalas dengan suara seperti orang yang menantang. Menghadapi Gerald memang tak boleh terkesan mengalah.


“Ck! Kau itu merepotkan orang lain saja,” gerutu Gerald. Dia tidak suka ada Cathleen di sana karena pencarian kekasihnya bukanlah ranah sang istri.


“Dia bukan orang lain, itu istrimu! Kau yang keterlaluan masih mencari kekasihmu disaat sudah memiliki pasangan resmi!” Alceena langsung memotong pembicaraan. Dia sampai mengepalkan tangan karena emosi sekali menghadapi sikap Gerald yang terlalu dingin dan acuh terhadap kembarannya. Kalau saja suaminya—Dariush tak merangkul supaya menurunkan emosi, pasti sudah dia tendang manusia menyebalkan itu hingga karam di laut.


Bukan main, namanya juga Gerald, dia melengos begitu saja dan tak memperdulikan celotehan sepupu iparnya. Pria itu memilih untuk berjalan ke arah pintu yang menyambungkan ke area dalam kapal.


Cathleen pun segera mengekori sang suami. Dia sungguh seperti kucing yang mengikuti majikannya. “Aku tak masalah membantumu mencari Chloe, jangan marah dengan keluargamu,” pintanya setelah berhasil mensejajarkan diri dengan Gerald.


“Ini masalahku, Cath. Seharusnya kau tak perlu turun tangan, biarkan aku menyelesaikan sendiri,” jawab Gerald seraya membuka salah satu kamar. Dia sudah biasa keluar masuk kapal pesiar itu sampai tahu di mana lokasi tempat tidur khusus untuk dirinya.

__ADS_1


“Justru karena ini masalahmu. Sebagai istri, aku akan membantu dan memberikan support,” jelas Cathleen seraya ikut masuk ke dalam kamar.


Gerald menghentikan langkah kaki tepat di tengah-tengah ruangan berukuran delapan kali enam meter. Ia memutar tubuh dan langsung menangkap Cathleen yang tak sengaja menabrak dirinya karena ia berhenti mendadak.


Tangan Cathleen juga reflek melingkar di leher Gerald, sampai pandangan mata keduanya saling bertemu.


Jantung Cathleen rasanya meletup-letup, ingin sekali memejamkan mata supaya tiba-tiba dicium oleh pangeran tampan itu. Tapi, Gerald adalah manusia yang tidak mungkin melakukan hal seromantis itu padanya. Jadi, Cathleen pun segera menegakkan tubuh sebelum mendapatkan ceramah dari sang suami. “Maaf.”


Gerald tidak menjawab. Dia masih berdiam diri dan menatap ke arah Cathleen yang terus menunjukkan wajah manis.


“Berhenti memberikan perhatian padaku, Cath. Aku tak ingin melukai hatimu sampai membuatmu menangis lagi karena perlakuanku,” pinta Gerald. Dia membalikkan tubuh dan membuka jaketnya.


Gerald yang duduk di tepi ranjang pun belum berkomentar apa pun. Tapi matanya tidak pernah lepas dari raut wajah sang istri. “Aku sudah memperingatkanmu, jangan salahkan aku jika kau terluka.”


Perlahan Cathleen ikut duduk di samping suaminya. “Setidaknya akan ada dua kemungkinan, Chloe hidup atau mati. Jika ditemukan hidup, aku akan pergi dengan ikhlas. Kalau sudah tiada, aku bisa langsung memberimu pelukan dan sandaran bahu agar kau tidak merasakan sedih sendirian.”


...*****...

__ADS_1


...Lama-lama kasian juga sama si Kucing. Ya ampun cing, kenapa gak sama Edbert aja sih? Kamu gak akan terluka kalo sama sipir penjara, cuma tertekan aja...


...*****...


...Yuk baca karya temen aku juga, judulnya My Sugar Baby karya HaruMini...



Blurb


Setelah melewati malam panas dalam keadaan mabuk, dengan seorang pria yang usianya sudah sangat matang. Hazel Carter memutuskan untuk menjadi sugar baby dari pria tersebut.


Meskipun Hazel Carter sangat mengenal siapa sosok pria tersebut. Bukan hanya mengenalnya, Hazel Carter juga sangat mengenal baik keluarganya termasuk istrinya.


Apa sebenarnya yang Hazel inginkan dengan menjadi sugar baby? Sedangkan dia sudah memiliki segalanya.


Tak mungkin bila hanya untuk mencari kesenangan? Mungkinkah ada maksud lain?

__ADS_1


Penasaran? Cus silakan di baca.


__ADS_2