Trap Mr. Coldhearted

Trap Mr. Coldhearted
Part 172


__ADS_3

“Maaf.” Cathleen tidak mampu berkata apa pun kecuali satu kata tersebut. Dia hanya bisa memperlihatkan rasa bersalah dan mengakui semuanya.


“Apa lagi yang kau tutupi dari aku? Kebohongan apa lagi yang sudah kau katakan padaku?” tanya Gerald dengan wajahnya yang bersungut penuh amarah. Dia sampai menaikkan intonasi suara karena emosi yang tertahan.


“Saat kita melihat aurora di Lapland dan bercinta di sana, itu adalah kali pertama aku disentuh oleh seorang pria.” Akhirnya Cathleen mengatakan yang sebenarnya juga.


Gerald semakin menertawakan dirinya. Benar-benar merasa bodoh sampai bisa percaya begitu saja dengan apa yang diucapkan oleh Cathleen. “Aku tak menyangka menikahi dan memiliki istri seorang wanita licik, pembohong, apa lagi sebutan yang pantas untukmu?”


Cathleen berangsur berdiri karena bersimpuh pun tak membuat Gerald memaafkannya. “Kau boleh menyebutku apa pun untuk mengekspresikan rasa kecewamu. Tapi, tolong jangan tinggalkan aku. Cintaku bukan sebuah kebohongan, perasaanku padamu sangat nyata,” pintanya.


Cathleen hendak meraih tangan Gerald untuk digenggam, tapi pria itu sudah menarik lengan dan Cathleen hanya bisa menggenggam udara.


“Harus aku percaya dengan ucapan seorang pembohong?”


“Aku membohongimu beberapa kali, bukan berarti setiap ucapanku tak bisa dipercaya.”

__ADS_1


Gerald menjambak rambutnya sendiri, dia tidak bisa kasar pada wanita. “Argh ...,” berangnya dengan mengeluarkan teriakan penuh amarah.


Dada Gerald terlihat naik turun. Pasti amarah pria itu sudah berada di puncak. Dia tak tahu bagaimana harus menghadapi Cathleen. Cinta, benci, sayang, kecewa, semua bercampur di dalam pikirannya.


Gerald membalikkan badan, sudah cukup mendengar penjelasan dari istrinya. Ia mengayunkan kaki untuk menjauh dari Cathleen dan ingin meninggalkan tempat yang menyesakkan itu.


Biasanya Gerald mudah tersentuh jika melihat tangisan seorang wanita. Tapi kali ini tidak, kebohongan yang sudah diperbuat Cathleen, membuatnya kalap sampai hilang rasa iba.


“Awalnya memang sebuah kebohongan, tapi kau tetaplah pria pertama yang bercinta denganku.” Cathleen mengejar suaminya dengan meneriakkan kalimat tersebut.


Tapi, Gerald seakan menulikan telinga. Dia tidak peduli, mau yang pertama, kedua, ketiga, intinya Cathleen sudah memanfaatkan dirinya untuk kepentingan pribadi. Tetap kaki itu melangkah masuk ke dalam lift dan segera menutup agar istrinya tak bisa menyusul.


Cathleen masuk ke dalam lift satu lagi. Dia sadar salah, maka akan berusaha memperbaiki semuanya.


Kaki Cathleen sengaja berjalan cepat, karena melangkah menggunakan heels lima centimeters membuatnya tidak leluasa, maka dia lepas. Memilih untuk tak menggunakan alas kaki. “Gerald, tunggu,” teriaknya saat melihat suaminya sudah membuka pintu mobil.

__ADS_1


Gerald hanya menatap sekilas dari jauh, tidak memperdulikan wanita itu. Masuk saja ke dalam dan langsung dikunci.


“Biarkan aku masuk, Ge. Aku mengaku salah, tapi apa tak ada maaf untukku? Apa pun syaratnya, akan ku lakukan supaya kau bisa memaafkan aku.” Cathleen menggedor kaca kendaraan milik suaminya.


Tapi, Gerald justru melajukan mobil begitu saja. Semakin melihat Cathleen, justru dadanya terasa sesak mengingat fitnah yang sudah ditujukan pada dirinya.


Cathleen tidak bisa diam begitu saja. Dia segera menghampiri penjaga keamanan. “Tolong antarkan aku, ikuti mobil suamiku,” pintanya.


“Baik, Nona, saya ambil mobil kantor terlebih dahulu.” Security itu segera menuju basement untuk mengeluarkan kendaraan.


...*****...


...Sepertinya aku harus menyiapkan pop corn buat menyaksikan drama hidup si kucing wkwkwk...


...Kencangkan sabuk pengaman, kapalnya bakalan oleng kena tsunami. Mulai dari sini akan menyesakkan, gaada keuwuan, gaada gula, adanya brotowali yang pait. Yang gak kuat dan takut mabok laut, silahkan pamit undur diri. Tapi kalo masih penasaran, silahkan lanjut aja bestie, tapi efek samping tanggung sendiri loh ya...

__ADS_1


...*****...


...Cuss liat cuplikannya di instagram aku heynukha, biar makin galau wkwkwk...


__ADS_2