Berondong Nakalku Seorang President

Berondong Nakalku Seorang President
Kebenaran tentang lira


__ADS_3

Setelah mendengar cerita dari Lian dan juga melihat video yang dikirim oleh orang suruhannya Mama Li sangat menyesal dan menyalahkan dirinya sendiri atas semua yang telah terjadi pada Liyon, air matanya tak habis - habis memikirkan tentang Liyon dan juga Lira yang secara tak sengaja dia pisahkan karena berfikir Lira mau memanfaatkan Liyon atas aduan dari Yuniar.


"Mama mau ketemu sama Liyon, Mama mau minta maaf atas semuanya tolong bantu Mama Lian, Yuki. Tolong kalian bantu Mama." Mama Li memohon kepada putra pertamanya dan juga menantunya dengan sangat agar mereka mau membantu dirinya berbicara sama Liyon.


"Ma sabar dan tenanglah, aku akan mencoba bicara sama Farid semoga saja Liyon mau menerima panggilan dari Lian karena sejak saat itu dia selalu saja membuat alasan sibuk." ucap Lian dan dia berusaha untuk menghubungi Farid.


Melihat wajah Lian yang tampak murung Mama Li paham kalau dia pasti ditolak dan Liyon tak mau bicara dengan kakaknya.


...🍂🍂🍂...


Ditempat lain Liyon merutuki dirinya sendiri karena dia secara tak sadar telah mengikuti Lira sampai dia bertemu dengan Lira dan Rian yang sedang menjemput anak mereka.


"Ngapain aku di sini, apa aku sudah gila melihat kebahagiaan mereka. Tapi kenapa kakak begitu tega dengan ku? Apakah begitu susah dan juga menyakitkan untuk hidup dan tinggal disisiku." gumam Liyon dan kembali masuk kedalam mobilnya.


"Haaah, aku meninggalkan banyak pekerjaanku." gumam Liyon menghela nafas saat dia duduk dan memegang setir mobilnya.


Nyut


Liyon memegang dadanya saat dia melihat Lira tersenyum dengan bahagia dan dia mengingat samar - samar kalau dirinya sedang mencium Lira semalam.


"Apakah itu mimpi? Tapi entah kenapa itu terasa sangat nyata, seolah aku benar - benar menyentuh bibir kakak yang lembut." gumam Liyon lagi karena sekilas ingatannya menunjukkan kalau dia dan Lira begitu dekat semalam.


"Apa aku begitu sangat merindukan dia? Atau benar apa yang dikatakannya dulu kalau aku hanyalah menyukai tubuhnya saja dan menjadikan dia sebagai alat pemuas." Liyon mulai meneteskan bulir bening karena ingat akan kata - kaya Lira saat Lira meminta untuk putus darinya dan pergi meninggalkan dia begitu lama.


"Liyon apa kau memang pria br*ngs*k? Kau bahkan dulu menyukainya saat kau belum tau dan belum mengenal dia, apakah itu semua hanya opsesiku saja." Liyon merutuki dirinya dan pergi meninggalkan sekolah TK Ferdi dan kembali lagi ke kantor.

__ADS_1


...🍂🍂🍂...


Disisi lain di rumah orang tua Liyon, Mama Li bertekad dia akan mencari tau tentang Lira dan ingin meminta maaf sama Lira atas semua yang dulu pernah dia lakukan. Mama Li menyuruh orang suruhannya untuk mencari tau kemana selama ini Lira pergi dan tinggal.


"Apa yang ingin Mama lakukan dengan menyuruh mereka mencari tau seperti itu Ma?" tanya Papa Li pada istrinya, yang tau kalaunistrinya sedang menelepon seseorang dan menyuruh orang itu menyelidiki tentang Lira.


"Mama hanya ingin tau tentang Lira Pa." jawab Mama Li.


"Terus kalau sudah tau mau ngapain Ma? Mama mau mengacaukan rumah tangganya dan membuat kesalahan lagi?" tanya Papa Li yang khawatir kalau istrinya melakukan kesalahan lagi.


"Mama hanya ingin memberi tau dia kalau selama ini Liyon sangat menyukai dia dan menunggunya Pa." jawab Mama Li yang terlihat mulai linglung


"Apa Mama sudah tak ingat kalau Lira sudah berkeluarga dan memiliki anak mereka, dan Mama mau menceritakan kalau anak kita sangat menantikan dirinya dan Mama mau menyuruh Lira melepaskan keluarganya begitu?" tanya papa Li dengan kesal, dan Mama Li tak bisa menjawabnya.


"Yang dikatakan oleh Papa memang benar, tapi tak ada salahnya jika mencobak sekali saja." suara hati Mama Li.


...🍂🍂🍂...


"Selamat siang Bos. Ini data yang Bos minta." lapor anak buah Santo padanya.


Santo melihat dan membaca isi dokument yang diserahkan oleh anak buahnya, Santo sangat terkejud melihat isi data itu yang ternyata wanita yang selama ini dia cari adalah Lira orang yang telah membatu anak buahnya dalam menghadapi para preman serta menumbangkan preman - preman itu seorang diri.


"Jadi itu adalah kamu ya, ini semakin menarik." gumam Santo sambil muncul seringai dibibirnya.


"Tak ku sangka wanita yang membuatku tertarik saat bertemu di pesta malam itu adalah wanita yang pernah dekat sama Liyon dan sekarang dekat sama Rian. Namun tak ada data yang menjelaskan anaknya adalah anak dari mereka berdua." Santo terbahak dan dia mulai merencanakan siasat untuk mendekati Lira.

__ADS_1


"Dengarkan aku, awasi gadis ini dan cari tau dimana tempat tinggalnya sekarang dan pekerjaannya serta orang - orang yang dekat dengan dirinya." perintah Santo pada anak buahnya.


...🍂🍂🍂...


Sementara diaisi lain setelah 1 hati berlali anak buah yang diperintahkan oleh mama Li telah mendapatkan hasil soal Lira dan langsung melaporkannya kepada mama Li yang sedang berada di restorannya.


"Nyonya Li wanita itu selama ini tinggal dipinggiran Singapura dan dia bekerja sebagai pengawal serta guru beladiri disebuah sanggar setelah dia melahirkan anaknya dia berhenti dan bekerja disebuah hotel milik keluarga tuan Rian sebagai karyawan biasa, namun dia tidak memiliki hubungan sepesial dengan tuan Rian walau mereka dekat, hubungan mereka hanya sebatas teman saja. Dan mengenai anak yang dia lahirkan tidak diketahui datanya karena tidak ada data tentang anak itu namun memang dia hamil setelah pergi meninggalkan Indonesia." jelas dari anak buah Mama Li yang dikirim untuk menyelidiki tentang kehidupan Lira.


"Jadi dia tidak menikah namun mengandung dan melahirkan seorang akan begitu maksudmu?" tanya Mama Li memperjelas lagi laporan yang disampaikan oleh anak buahnya.


"Benar, dia menjadi pengawal hanya 3 bulan saja selebihnya dia lebih banyak mengajar di sanggar beladiri dan pegawai hotel." jelas anak buah Mama Li.


"Dan sekarang dia bekerja di hotel Sanken sebagai sekretaris manager." sambung anak buah nyonya Li lagi.


"Hotel Sanken itu kan hotel liyon yang baru, yang dia dapatkan dengan cara mengambil alih saham yang dulu digelapkan oleh keluarga Bagaskara." gumam nyonya Li dalam hati.


"Sekarang setatus dia apa? Apakah dia adalah istri dari Rian?" tanya nyonya Li lagi pada anak buahnya.


"Tidak Nyonya, sekarang dia masih singel dan tak ada setatus pernikahan dengan siapa pun selama ini." jawab anak buah nyonya Li dengan yakin pada data yang telah dia dapatkan.


"Baiklah, untuk hari ini sampai disini saja. Nanti aku ingin kalian mengikuti anaknya, cari tau kegiatan dan aktivitasnya setiap harinya." perintah nyonya Li pada anak buahnya, dan setelah mendapat perintah baru 2 anak buah nyonya Li pergi meninggalkan kantor restoran nyonya Li.


"Lira, jika kamu memang belum punya pasangan maka aku tak masalahkan jika harus menjerat mu dan Liyon lagi? Akan aku lakukan apa pun demi putraku dan menebus segala kesalahan ku, walau aku harus menjebak mereka dalam permainan yang licik." gumam nyonya Li membulatkan niatnya.


"Seorang ibu bisa melakukan apa saja demi anaknya, dan sekarang aku akan melakukan tugasku sebagai seorang ibu. Dulu aku yang memisahkan kalian maka sekarang aku yang akan menyatukan kalian." nyonya Li mulai tersenyum licik karena dia memiliki rencana untuk membuat Lira dan Liyon bertemu dalam situasi yang sulit dijelaskan.

__ADS_1


__ADS_2