Berondong Nakalku Seorang President

Berondong Nakalku Seorang President
Pengumuman perjodohan


__ADS_3

"Farid siapa yang menyebarkan kabar buruk tentang lira di sini? Dan kenapa bisa muncul kabar seperti itu?" tanya liyon yang mulai mendengar kabar negatif soal lira.


"Begitu banyak yang ngomong jadi bingung siapa sumber pertamanya yang menyebarkan kabar itu." jawab Farid yang bingung menentukan siapa pencetus pertama penyebar kabar itu


"Bagaimana bisa muncul kabar seperti itu. Mereka ini tak tau apa - apa tapi sembarangan saja menyebarkan kabar buruk." kesal Endang yang mulai mengomel dinrumah sekretaris saat dia berkumpul sama yang lain dan menemui Aditya.


Sementara itu Safitri merasa gas pada mereka yang bicara buruk soal lira padahal mereka tak tau kebenarannya, didalam hati safitri merasa tak sabar ingin sekali menceritakan yang sebenarnya dihadapi oleh lira. Tapi dia juga tak tau yang sebenarnya setelah lira diculik.


...🍂🍂🍂...


Disaat di perusahaan sedang ramai dengan kabar buruk tentang lira, disisi lain yusnia yang mendengar kabar itu merasa sangat senang dan puas karena tanpa turun tangan dia secara tak langsung telah mengolok - olok lira.


Pagi itu Yusnia datang ke rumah orang tua liyon dan meminta kepada mama liyon untuk segerah mengumumkan kabar tentang perjodohannya dengan liyon karena dia sudah tak sabar ingin segerah menikah dan menjadi nyonya liyon, dan yusnia memanfaatkan kabar miring soal lira di perusahaan sebagai alasan agar tak tersebar kabar buruk dan akan tertutupi dengan kabar perjodohannya.


"Masuk akal juga apa yang kamu katakan Yusni. Aku tak menyangka kalau lira sebenarnya adalah orang yang seperti itu." mama Li setuju pada ide yusnia untuk membuat pengumuman perjodohannya dengan liyon agar kabar buruk tentang lira tertutupi.


"Tante Yusni gak mau kalau nanti liyon jadi susah dengan kabar buruk itu, kenapa harus liyon yang menanggungnya sementara lira yang melakukan baik - baik saja." ucap yusnia semakin mengompori.


"Baik, aku akan melakukan pengumumannya lusa dan akan ku umumkan langsung secara live agar semua orang tau." ucap mama Li, dan yusnia sangat senang mendengar itu.


"Baiklah Tante kalau begitu Yusni pamit dulu, akan menyiapkan segalanya karena Yusni ingin terlihat sempurna bersanding dengan liyon yang gagah." ucap yusnia malu - malu.

__ADS_1


Setelah dari rumah orang tua liyon yusnia langsung menuju ke butik langganannya untuk memilih gaun terbaik dan bagus buat dipakai di acara pengumuman soal perjodohannya dengan liyon lusa. Raut wajah bahagia dan senyum terus saja terukir di bibir dan wajah yusnia yang cantik.


...🍂🍂🍂...


"Kenapa kamu terlihat senang sekali.?" tanya Desi pada yusnia yang baru pulang dari butik dengan wajah sumringah.


"Oh tentu saja karena lusa acara perjodohanku dengan pengusaha muda nan sukses akan diumumkan secara live, aku tak peduli dia mau bekerja sama dengan perusahaan papa atau tidak yang terpenting adalah rencana pernikahanku dengan pria icaran ku tak akan gagal." ucap yusnia menjawab pertanyaan dari sepupunya Desi.


"Apa benar kau menyukai pria itu? Bukannya kau hanya penasaran dengan cara permainan ranjang prianitu saja? Kau kan suka melakukan hal yang ekstrim dalam berhubungan badan." ucap Desi meninggalkan yusnia yang terlihat lagi kasmaran.


"Iya, kau memang benar aku hanya penasaran dan ingin mencobak bermain dengan liyon, karena liyon adalah seorang pria yang berhasil membuat ku tertarik dan sering membayangkan hal yang fantastis. Tubuhnya dibalik bajunya itu selalu membuat ku haus untuk bisa menyentuh dan merasakan kelembutannya." ucap yusnia tersenyum menatap dirinya sendiri didalam cermin.


...🍂🍂🍂...


Dan pada hari yang telah ditentukan banyak sekali rekan media dan juga para wartawan yang datang ke perusahaan liyon tepat di jam istirahat makan siang, mereka semua memadati area perkantoran itu dengan perbekalan mereka berupa kamera dan alat perekam lainnya.


Semua pegawai saling berkasak kusuk perihal kedatangan para wartawan dan para media yang tak ada pemberitahuan soal itu. Mereka semua berkumpul sama seperti para media dan warta sedang menunggu apa yang sebenarnya terjadi kenapa mereka dikumpulin disatu tempat yang sama.


"Ada apa Rid?" tanya liyon yang juga tak tau apa - apa dengan kedatangan para awak media ke perusahaannya.


"Entah lah aku sendiri juga tak tau." jawab Farid yang juga sama bingungnya.

__ADS_1


"Halo semuanya aku adalah nyonya Li Nieam mama dari Presdir perusahaan PT. Task Corporation Grup Liyon Song Wei, pada kesempatan hari ini aku mengumumkan perihal perjodohan dan pertunangan putra kedua ku Liyon Song Wei dengan seorang wanita cantik dan berpendidikan bernama Yusnia Suwarno." ucap mama Li didepan para awak media semua, dan itu membuat semua pegawai di perusahaan itu merasa terkejud begitu juga dengan para wartawan dan awak media.


"Bos mereka semua yang manggil kesini adalah mama Bos, dan pengumuman yang dilakukan adalah perihal perjodohan dan pertunangan Bos dengan putri Bagaskara." jelas Farid yang mengetahui pengumuman yang dilakukan oleh nyonya Li siang itu.


"Apa? Haaaah, mama benar - benar ya." liyon menghela nafas mendengar kabar itu dari farid.


"Bagaimana dengan reaksi lira?" tanya liyon khawatir.


"Kau menanyakan sesuatu yang tak ada jawabannya, apa yang harus aku sampaikan pada mu? Dia tak ada reaksi apa pun, dia biasa saja mendengar kabar itu dan dia tak bergeming sedikit pun. Pandangannya tetap seperti biasanya dan emosinya juga tetap stabil seperti biasanya." jelas Farid dan itu membuat liyon merasa kesal pada lira.


"Liyon kenapa kamu masih duduk disini dengan tenang dan santai." ucap mama Li masuk kedalam ruangan liyon dengan langkah lebar.


"Apa maksud mama? liyon tak.pernah bilang kalau liyon setuju dengan perjodohan itu, lalu mama ingin liyon bereaksi seperti apa?" tanya liyon sambil menatap berkas - berkas dihadapannya dengan Farid berdiri disisi kanannya.


"Liyon, apa kamu tak bisa bersikap sedikit lunak pada calon tunangan mu?" tanya mama Li dengan kesal pada liyon yang tak menyambut kedatangan yusnia, padahal yusnia sudah sengaja berdandan dengan sangat cantik dan gaun yang terlihat mewah.


"Tante tak apa, liyon pasti sibuk. Yusni tak masalah karena Yusni harus bisa dan juga menerima kesibukan suami Yusni yang sebagai pimpinan dari perusahaan besar ini." ucap yusnia dengan wajah bersemu merah dan terlihat seperti gadis lugu.


"Hem, dia mulai berakting. Apa dia pikir aku tak tau siap dirinya dan bagaimana permainannya. Kamu memang pemain yang handal Yusnia, tapi sayang aku sudah tau semuanya dan aku akan bongkar semuanya tepat pada waktunya nanti." gumam liyon dalam hati menatap yusnia dengan tajam.


"Liyon tatapan mu yang seperti itu membuat jantungku berdebar sangat cepat, dan aku ingin segera bisa memilikimu secara utuh." suara hati yusnia dengan tatapan dibuat malu - malu dan salah tingkah karena mendapatkan tatapan yang tajam dari liyon.

__ADS_1


__ADS_2