CEO PLAYBOY TERJERAT NONA HACKER

CEO PLAYBOY TERJERAT NONA HACKER
Ex. P9


__ADS_3

Reza mengerutkan keningnya. "Kasih anakku yang bekas-bekas mulu?"


"Bekasnya juga dari anakmu kan?"


Waktu terus berjalan dan Aksa terus tumbuh dengan perkembangan yang sangat cepat. Dalam usia sepuluh bulan dia sudah bisa berjalan. Para asisten yang bekerja di rumah itu mengatakan bahwa ini semua disebabkam karena dia akan memiliki adik. Entah dari mana hubungannya.


Aksa kecil terus tumbuh semakin besar, wajah lelaki kecil itu semakin hari terlihat semakin tampan. Aura sendiri merasa gemas melihat anaknya ini.


"Duuh, gantengnya anak Bunda ..." Aura mencium gemas putra sulungnya.


"Siapa dulu Bapaknya ini?" timpal Reza menyodorkan pipi minta dicium juga.


"Eeeh, jelek aja sombong," celetuk Aura mencium pipi suaminya.


"Biarin, yang penting kamu adalah korban cinta orang jelek ini." Aura hanya mencibir mendengar ucapan suami. Ditiru oleh Aksa yang sudah mulai membabling.


"Elek ... elek ..."


Saat menyambut ulang tahun pertama Aksa, Reza sengaja mengundang keluarga Aura, mengirimkan tiket agar mereka semua datang melihat pertumbuhan Aksa yang telah merekaewati.


Angga, adik Aura sudah duduk di kelas terakhir bangku SMA. Terperangah betapa megahnya rumah yang ditempati keluarga Uni-nya ini.


"Ni, nanti Angga mau kuliah di sini boleh juga nggak?"


Mengingat Angga adalah satu-satunya anak laki-laki di keluarganya, Aura tidak mengizinkan adiknya ikut kuliah jauh dari keluarga. Hal ini berpatokan pada almarhum Aksa yang selalu menjadi penyesalan orang tua dan dirinya.

__ADS_1


"Kamu kuliah di sana saja. Bantu Ayah dan Ibu yang sudah mulai menua. Apa pun jurusan yang kamu ambil, Uni akan bersedia membantumu hingga menyelesaikan semuanya."


Aura melirik suaminya. "Bener kan Kanda?"


Kalau pun dia tidak mau, aku akan kembali ke profesi sebelum jadi istrinya.


"Oooh, iya ... tentu ... tentu ... Kamu jangan mengkhawatirkan itu."


Dari pada dia melakukan hal-hal aneh lagi, turuti aja lah kemauannya.


Acara keluarga itu pun disambut sekaligus doa untuk selamatan Aura akan kehamilan anak keduanya. Tak banyak yang diundang. Hanya para orang tua kedua belah pihak ingin rebutan menggendong Aksa saja. Akhirnya perebutan itu dimenangkan oleh Stella sebagai penengah, membawa kabur Aksa bermain dengan Devan.


Membuat Nenek dari Bunda, dan Oma dari Ayah merasa geram karena cucu mereka dibawa jauh oleh pasangan itu. Kali ini Aura bertekad untuk tidak ambil cuti. Karena perkiraan kelahiran buah hati kedua ini pada masa ujian semester.


Tepat di hari ulang tahun Aura, saat dia baru menyelesaikan ujian akhir semester ganjil, Aura merasakan kesakitan pada bagian rahimnya. Aura yang tadinya berjalan bersama Stella tampak panik melihat keadaan temannya yang sepertinya akan melahirkan.


Kebetulan keadaannya diketahui oleh sang mertua. Papa Barack segera melakukan panggilan kepada Reza yang sedang dalam perjalanan. Reza mempercepat laju kendaraan menuju kampus.


Di sana suasana terlihat sangat ramai. Mungkin ini adalah kali pertama terjadi di masa modern seorang mahasiswa tengah dikerumuni karena akan melahirkan. Reza segera mendekati kerumuman tersebut langsung mengangkat sang istri yang tak kuasa menahan sakit.


Semua mata melihat ke arah suami Aura. Stella mengikuti langkahnya menemani Aura sebagai bantal penopang kepala. Sementara Papa Barack menuju kendaraan sendiri dan menghubungi sang istri.


Ketika mesin kendaraan mulai dihidupkan, tiba-tiba seorang gadis membuka pintu, duduk di bangku kosong sebelah Reza. "Aku ikut ...."


💖

__ADS_1


💖


💖


Aku mau promo ni kakak semua... tapi ini di F


Siapa tau punya kan?


sinop:


Jangan nilai seseorang dari sampulnya. Sampul bisa saja menutupi keindahan isi atau menipu dengan kilauan penampilan luar.


Perumpamaan tersebut sangat cocok untuk Hanan dan Hasna. Siapa sangka pria berpenampilan urakan ala preman seperti Hanan adalah anak seorang Kyai dan merupakan seorang pria yang taat dalam beragama. Sementara Hasna, gadis cantik yang nampak alim dalam balutan hijab syar'i serta cadar itu ternyata sebenarnya tak lebih dari seorang gadis nakal yang suka berpakaian minim dan bepergian pada malam hari secara sembunyi-sembunyi dari kedua orangtuanya.


Perbedaan didikan keluarga Hanan dan Hasna membuat kedua orang itu memiliki karakter yang berbanding terbalik dengan apa yang terlihat dari luar. Hanan yang dibebaskan oleh sang ayah, memilih untuk mencari jalan sendiri dan tak mengikuti langkah sang ayah yang menjadi pemuka agama. Sementara Hasna, gadis itu harus terkekang dengan aturan ketat dari kedua orangtuanya yang menjalankan syariat Islam yang begitu kental.


Pertemuan tak sengaja antara Hanan dan Hasna membuat pria itu mengenal dua sosok Hasna yang terbalut dalam hijab syar'i bercadar dan Hasna yang terbalut dalam pakaian seksi.


Hanan tak mengetahui jika Hasna yang berhijab syar'i bercadar ternyata adalah orang yang sama dengan gadis berpakaian minim yang dikenalnya.


Pertemuan kedua insan itu semakin intens saat Hasna dipaksa oleh kedua orang tuanya untuk belajar di pesantren dan Hanan harus menjadi ustadz dadakan untuk membantu pesantren yang kekurangan pengajar.


Bagaimana reaksi Hanan saat mengetahui bahwa Hasna bercadar dan Hasna berpakaian seksi adalah orang yang sama? Apakah Hanan bisa meluluhkan hati Hasna dan mengubah sikap gadis nakal itu menjadi muslimah sejati?


__ADS_1


__ADS_2