Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan
Masih menegang "Semua tidak baik-baik saja"


__ADS_3

Kembali lagi ke kediaman Sherkan


Suara sirine mobil polisi dan ambulance saling bersahutan memecah keheningan sore disepanjang perjalanan menuju ke rumah Sherkan.


Kehebohan dan kerumunan manusia jelas memenuhi seluruh Mansion utama Sherkan baik dari sisi luar maupun dalam sana.


Darah segar berceceran di lantai keramik mendominasi berwarna putih dilantai bawah Tersebut.


Bibi Saimah yang baru kembali dari mini market seketika berteriak histeris, wanita itu membuang seluruh barang belanjaan nya saat dia tahu apa yang terjadi dihadapan nya itu.


Sherkan membawa tubuh istri nya menuju ke mobil ambulance 🚑 tanpa berfikir dua tiga kali.


Arch sang kakak angkat Elvitania terlihat masih memegang pistol di tangan nya ketika beberapa polisi berusaha membopong tubuh nya.


Suami bibi ke dua keluarga Azzura terlihat terkapar di lantai tidak berdaya, darah segar masih meluncur di balik punggung dan perut nya.


Berapa tembakan yang terjadi?!.


Tiga!.


2 didepan dan 1 dipunggung belakang


Rubi terlihat gemetaran, dia masih menegang kunci mobil nya saat ini, begitu kakak nya menghubungi dirinya dan bertanya dimana dia, Rubi bilang dia menuju ke arah jalan pulang.

__ADS_1


Mendengar nada khawatir sang kakak, gadis itu dengan cepat memutar Balik mobil nya begitu juga Arch yang ternyata lebih dulu memutar mobil nya.


Begitu tiba kembali di rumah sang kakak, bisa dia dengar pembicaraan akhir sang kakak ipar dan paman dari bibi kedua Azzura.


Satu kenyataan mengejutkan soal masa lalu membuat dia membeku.


Kasus yang cukup gempar soal salah satu keluarga Azzura yang terkena skandal pelecehan di masa itu sempat merebak, tapi semua tiba-tiba menghilang di telan oleh angin berganti dengan tuduhan tersangka dan korban yang berbeda.


Saat itu Rubi masih begitu muda, masih cukup anak-anak tapi juga cukup bisa paham dengan apa yang terjadi.


Paman nya itu jelas dia tahu betul sepak terjangnya, di masa dulu kata nya pernah membuat kericuhan dengan hampir memperkosa sekretaris nya sendiri.


Karena itu kakek nya mendepak laki-laki itu keperusahaan cabang bukan ke perusahaan pusat.


Pupil mata Rubi seketika melebar begitu dia melihat aksi rebutan pistol antara laki-laki itu dan kakak iparnya, dan 1 tembakan memecah keadaan, Arch melesatkan tembakan nya ke punggung laki-laki tua yang memaksa kakak ipar nya untuk menyerahkan pistol yang ada di tangan kakak ipar nya.


Kemudian tubuh kakak iparnya ambruk di susul oleh tubuh paman nya, Sepersekian detik kemudian sang kakak nya Sherkan menyeruak masuk menyambar tubuh kakak iparnya itu.


Entahlah bagaimana kejadian nya terasa begitu cepat sekali, tahu-tahu sirine ambulan dan sirine mobil polisi memecah ke tercekat'an nya.


Sang kakak telah membawa tubuh kakak iparnya yang berlumuran darah, beberapa petugas berpakaian putih membawa paman nya yang tidak berdaya dan beberapa polisi membawa Arch menjauh dari sana.


Rubi mencoba menekan kesadaran nya, dia berlarian mendekati bibi saimah yang bahkan tidak kala terkejut dan paniknya seperti dia.

__ADS_1


"Aku akan menyusul ke rumah sakit, hubungi kak Xena dan Papa, tapi jangan membuat khawatir Mama, bibi paling tahu bagaimana merangkai kata-kata"


Setelah berkata begitu, Rubi secepat kilat pergi menuju ke arah mobil nya, dengan tangan gemetaran dia mencoba menghubungi Can, sekretaris sekaligus asisten pribadi kakaknya.


"Pergilah ke kantor polisi pusat, bantu Arch untuk menyelesaikan segala urusan nya"


Setelah berkata begitu, gadis itu langsung membawa kendaraan nya melaju memecah keadaan, mengejar keberadaan kakak nya dan sang kakak ipar nya.


Please, aku mohon jangan membuat kami khawatir berlebihan.


Batin Rubi sambil menahan tangisannya.


Semua pasti baik-baik saja.


Dia berusaha bersikap setenang mungkin meskipun dia tahu perasaan nya kini sebenarnya tidak baik-baik saja, dia takut, yah Sangat takut sekali.


Rubi fikir setelah hari ini, kekuarga bibi kedua nya jelas tidak akan baik-baik saja.


Dia tahu betul bagaimana kak Sherkan nya bergerak ketika tidak lagi mau memberikan sedikit pun toleransi.


Dan dia tahu dimulai hari ini hubungan keluarga Azzura dan Hillatop jelas akan semakin memanas.


Karena Paman kedua nya adalah kakak dari istri Hill, dimana Hill adalah putra tertua Hillatop dan Zahir adalah si bungsu Hillatop.

__ADS_1


Konflik kematian Zahir serta kebohongan Britania kembaran kak Elvitania nya dulu sudah memecah dua kubu menjadi begitu panas dan memburuk, jika paman kedua nya juga mati dan sesuatu yang buruk pada Kak Elvitania nya terjadi maka bisa Rubi pastikan Hillatop dan Azzura akan terus saling menyimpan dendam yang memanas seperti larva gunung berapi yang siap meletus kapan saja hingga dalam beberapa dekade yang begitu lama.


__ADS_2