
setelah melewati malam panas bersama pada akhirnya Elvitania dan serkan langsung melesat membersihkan tubuh mereka.
kemudian setelah itu mereka langsung naik ke atas kasur dan membaringkan tubuh mereka di sana.
karena merasa belum mengantuk pada akhirnya mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol bersama, kadang ada beberapa cerita yang mereka ceritakan soal masa remaja mereka.
"jadi mengenal keluarga Arch sudah cukup lama?"
Tanya Sherkan sambil memainkan rambut Elvitania.
"Cukup lama, sebenarnya kenal Arch sejak aku ada di bangku SMP, aku di kampung dia berlibur disana, kemudian aku pergi ke kota bersama Papa, begitu masuk SMA baru tahu ternyata adik perempuan nya satu sekolah dengan ku"
Cerita Elvitania kemudian.
Sherkan terlihat fokus mendengarkan cerita Elvitania.
"aku dan adik perempuan Arch berteman baik, hingga saat bibi kedua menjebakku, keluarga Arch dengan sukarela mengeluarkan ku dari penjara dan memindahkan sekolahku di kota mereka"
lanjut Elvitania.
"Lalu bagaimana ceritanya bisa hampir menikah?"
Tanya Sherkan sedikit penasaran.
mendengarkan pertanyaan sang suami, seketika Elvitania mengulum senyumannya.
"Kenapa? apakah kamu cemburu pada Arch?"
Goda Elvitania sambil menyentuh lembut dada Sherkan.
Laki-laki itu terlihat terkekeh, dia langsung meraih tangan Elvitania kemudian. menggenggam nya hangat.
"Mau jujur atau bohong?"
Tanya Sherkan tiba-tiba.
"Bohong nya?"
Elvitania bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.
"Sekarang jelas sudah tidak cemburu"
"Ahhhh"
Elvitania mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Aku melihat kecemburuan di masa lalu"
__ADS_1
Lagi dia menggoda suaminya itu.
"Jujurnya, iya, hmmm sedikit"
Ucap Sherkan sambil membiarkan jari jempol nya menyentuh jari telunjuk nya.
"Aku tidak percaya itu"
"Baiklah, sedikit banyak"
Sherkan berusaha meralat pernyataan nya.
Elvitania memicingkan sebelah matanya.
"Masa?"
"Sayang... pandangan itu menatap ku dengan keraguan"
"Dia cemburu buta dengan Arch kemarin?"
Elvitania lagi-lagi terus menggoda nya.
seketika wajah Sherkan sedikit menampilkan ekspresi yang sedikit malu.
"Baiklah, aku begitu cemburu, karena kamu memeluk nya dengan penuh kerinduan, tapi mengabaikan aku yang begitu tergila-gila pada mu"
"Jangan melihat wajah ku"
Elvitania Seketika terkejut mendengar pernyataan suaminya itu, dia mencoba menahan senyumannya hingga akhirnya dia tertawa geli.
"Karena itu dia pernah pulang uring-uringan? pernah marah-marah tidak jelas pada bibi Saimah? ahhhh aku ingat itu setelah aku dan Arch Bertemu di pusat perbelanjaan?"
Elvitania bicara sambil mengingat-ingat kejadian nya.
"Ah aku ingat...Besoknya suami ku memilih tidak pulang kerumah?"
Mendengar celotehan Elvitania, Sherkan langsung membuka bola matanya.
"Berhentilah meledek ku"
Protes Sherkan cepat.
Alih-alih peduli ucapan Sherkan, Elvitania kembali berkata.
"Jadi itu karena cemburu?"
"sayang..."
__ADS_1
"Aku baru tahu suami ku cemburu begitu manis?"
"Sayang berhenti meledek, aku bisa menghukum mu Jika terus melakukan nya"
Sherkan terlihat kesal dengan ledekan istri nya.
"Aku tidak meledek, tapi itu terlihat begitu manis sekali, aku ingat kejadian beberapa hari itu, aku fikir dia lembur dan mulai bosan bersikap sabar dengan ku, ternyata dia..hmpp"
Elvitania terus berceloteh, tapi secepat kilat Sherkan langsung mengunci mulut Elvitania dengan bibir nya.
Elvitania seketika terkejut, dia belum sempat menarik nafas nya dengan baik ketika Sherkan mencium dirinya begitu dalam.
Cukup lama ciuman itu berlangsung hingga akhirnya Sherkan melepaskan ciuman nya.
"Aku tidak bisa bernafas"
Protes Elvitania.
"Istri ku mulai cerewet sekarang"
Ucap Sherkan kemudian dia mulai masuk kedalam ceruk leher sang istri nya, menyapu lembut leher milik Sang istri, kemudian sebuah hisapan kecil terjadi disana.
"Ahhh Sherkan"
Le..guh Elvitania.
"Aku fikir akan memberikan kamu banyak sekali hukuman malam ini"
"Ya?"
Sepersekian detik kemudian lagi-lagi laki-laki itu menyambar bibir Elvitania, dia kembali melesat kan ciuman manis dan menyapu bibir itu berkali-kali.
Kembali mengajak sang istri kembali melewati malam panjang bersama tanpa henti, menciptakan hawa panas dan gerakan menggoda dengan berbagai gaya.
Membuat Elvitania berkali-kali men..De..sahkan nama nya didalam sesi panas merasa, membiarkan malam menemani mereka hingga pagi, bahkan beberapa kali Perempuan itu mendapat kan pelepasan nya.
Pompahan demi pompahan yang di Lesatkan Sherkan membuat perempuan itu berkali-kali mengejang, tidak bisa menolak jutaan kenikmatan yang di suguhkan sang suami melalui jutaan kenikmatan yang tidak bisa Elvitania ungkapkan Dengan kata-kata.
******
Catatan \=
Jangan terlalu fokus dengan Vidio nya 😂😂😂ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤, lacnut banget author yah kasih bonus Vidio nya 😂😂🤣🤣.
__ADS_1