
Disisi lain
masih di rumah sakit xxxxxxx
Ruang rawat inap tuan Khadafi.
Khalid agak panik menatap kondisi tuan Khadafi saat ini, dia pikir sejak kemarin kondisi kesehatan tuan Khadafi cukup baik-baik saja, tidak ada yang perlu di khawatirkan sana sekali dimana setiap dia menanyakan perkembangan kesehatan tuan Khadafi, dokter berkata semua mulai membaik dengan sempurna.
Tapi bayangkan apa yang terjadi hari ini, mengejutkan dirinya dan ada di luar ekspektasinya, hal yang aneh terjadi, ayah Hanna tiba-tiba mengalami satu keterkejutan dan penurunan kesadaran secara tiba-tiba.
Kakak nya Kanina berkata, seperti nya ini cukup rumit untuk tuan Khadafi.
"Ini cukup darurat, kesehatan paman memburuk, aku pikir kamu bisa menghubungi pengacara paman untuk membicarakan soal semua hal yang bisa di lakukan, mungkin menurunkan apa yang seharusnya diturunkan kepada anak-anak paman sebelum paman menghembuskan nafas terakhirnya, Yash"
Ucapan Kanina terlalu mengejutkan dirinya, Yash membeku untuk beberapa waktu.
"apa itu tidak terlalu berlebihan? aku pikir ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan soal warisan, kita mungkin masih memiliki kesempatan untuk melakukan segala hal, mencoba untuk menyelamatkan ayah dengan segala kemampuan"
__ADS_1
Dia protes, tidak setuju atas apa yang dikatakan Kanina. Bagi nya membicarakan pada pengacara soal warisan sangat tidak etis, kenapa kehidupan orang kaya harus seperti itu? dikala keadaan seperti ini baru membicarakan soal hal sensitif seperti itu, seolah-olah tidak ada waktu sebelumnya atau hari lainnya.
"Aku tidak setuju"
Yash bersih keras, dia tidak suka ucapan kakak perempuan nya tersebut.
"itu artinya kita menyumpahi ayah agar lebih cepat pergi, aku tahu bagaimana istri nya dan Diana, aku tidak setuju jika kakak meminta aku menghubungi pengacara nya dan meminta dia menurunkan surat wasiat nya."
Dan keluh kesah Yash soal keluarga istri nya keluar, dia mengatakan nya pada Kanina dengan perasaan menggebu-gebu, dia tidak suka dan tidak setuju ide gila tersebut.
"Aku tidak akan mengizinkan nya dan aku tidak akan melakukan nya, bahkan jika Hana hidup sekalipun, dia tidak akan mau melakukan itu"
"Yash...."
Kanina berusaha menghentikan langkah nya.
"Tidak"
__ADS_1
Laki-laki tersebut bicara cepat, menolak apa yang di minta kakak perempuan nya.
Kanina berusaha menahan gerakan Yash, menahan tubuh laki-laki tersebut agar tidak keluar dari sana.
"Aku bilang tidak, kak."
Bola mata Yash tampak memerah, dia menatap kesal kearah kakak perempuan nya tersebut, sembari mengeratkan rahangnya, Yash berusaha melepaskan tangan kakak nya dari lengan nya.
"Dengar kan aku dulu"
"Aku tidak akan mempermudah mereka untuk melakukan itu, menghubungi pengacara ayah sama saja membuat keinginan Madhuri tercapai, jadi aku tidak akan pernah melakukan nya sampai aku mati sekalipun"
Yah, jika itu terjadi, perjuangan Hana untuk mempertahankan semua milik Khadafi arti nya sia-sia, mereka bahkan belum menemukan Ishika,dia mana mungkin mengkhianati istri nya sendiri.
masih meragukan identitas Alessia, mencoba memastikan apakah Alessia adalah Ishika, adik dari istrinya tersebut.
"Aku juga tidak menginginkan nya tapi kita terpaksa melakukan nya"
__ADS_1
Dan dikala Yash bersih keras dengan ucapan nya, kata-kata Kanina cukup mengejutkan dirinya, dia langsung menghentikan gerakan nya, menatap kakak perempuan nya dengan tatapan Terkejut.
"Apa?"