Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan
Hubungan yang terus memanas


__ADS_3

Rumah sakit xxxxxxx


ruang VVIP xxxxxxxx


Sherkan terlihat membenahi posisi tidur Elvitania, dia memastikan bantal penyangga kepala sang istri nya terasa nyaman dikepala sang istri ketika tertidur.


Bisa dia lihat Elvitania benar-benar terlelap didalam tidurnya sejak tadi.


Setelah selesai membenahi posisi Elvitania, Sejenak Sherkan menghela pelan nafas nya, dia duduk tepat di samping Elvitania untuk beberapa waktu, berfikir soal apa yang terjadi belakangan ini.


Jemari laki-laki itu secara perlahan menyentuh rambut istri nya, dia mengelus lembut rambut dan wajah Elvitania secara bergantian.


Kadang rencana Manusia memang tidak seindah yang telah di susun oleh masing-masing orang.


Kemarin Sherkan berharap meskipun kesalahpahaman terjadi antara dirinya dan Hill karena ulah Britania, dia masih berharap Elvitania tetap berhubungan baik dengan keluarga Hillatop.


Tidak ada yang tidak tahu betapa keras kepala nya laki-laki itu, Hill selalu mengedepankan ego nya ketika bertindak, dia tidak pernah menggunakan logika nya.


Dulu seperti itu juga ketika Britania membuat kericuhan dalam proyek yang di buat Azzura dengan perusahaan lain.


Perempuan itu mengkhianati dirinya, membocorkan informasi proyek kepada Hillatop dengan berkata jika itu konsep proyek dari ide di kepalanya.

__ADS_1


Perempuan itu menjadi Elvitania, membuat proyek besar yang di rancang dari ide yang dibuat oleh Sherkan.


Seharusnya Sherkan yang marah semarah marah nya, tapi lucunya Hill berfikir Sherkan yang mencuri konsep proyek mereka.


Sherkan jelas terpancing emosi, keadaan mereka sama-sama memanas kala itu.


Hingga akhirnya mau tidak mau proyek tersebut di alihkan ke perusahaan Hurairah.


Dan kini lagi... karena hasutan paman dan bibi kedua nya, hill kembali memanas.


Sherkan mana mungkin kembali terpancing seperti di masa lalu, dia setidaknya harus bisa belajar mendewasa dari pengalaman terdahulu.


Mencoba lebih memilih diam dari pada berkoar-koar hingga semakin memperkeruh suasana.


"Dia tersulut emosi yang begitu tinggi, kemarahan nya jelas membuncah setelah kematian Zahir, ditambah kematian kakak sepupu ku yang jelas teman baik nya semakin membuat dia meradang"


Ucap Alea kala itu.


"Dia memutus semua rantai komunikasi bersama Elvitania, sebaiknya kamu memberikan satu pengertian pada Elv dengan penuh kelembutan"


"Suami ku mungkin butuh waktu untuk lebih berlapang hati"

__ADS_1


"Mungkin dia masih marah soal Zahir dan kejadian malam kelam di mana kamu menghancurkan masa depan Elvitania"


Lanjut alea lagi.


"Apa kamu akan memutus komunikasi dengan Elvitania?"


Tanya Sherkan tiba-tiba.


Perempuan itu tampak mengulas senyuman nya, dia menggelengkan pelan kepalanya.


"Tidak, aku tidak akan melakukan itu Sherkan, keluarga Hurairah tetap berlapang dada menerima Elvitania, bahkan Violet tidak pernah berfikir untuk memecah hubungan keluarga"


"Karena dirinya, Elvitania harus melewati masa sulit kala itu, dia mana mungkin memutus kan hubungan diantara Dirinya dan Elvitania"


"Mungkin Hill tega melakukan nya, tapi kami tidak mungkin tega melakukan nya"


Mendengar ucapan Alea, setidaknya Sherkan bisa menarik nafasnya dengan lega.


Sejenak Sherkan memejamkan bola matanya, dia fikir yang jadi pertanyaan besar, Hingga kapan Hill akan bersikap seperti itu?!.


Sherkan secara perlahan menunduk kan sedikit kepalanya, secara perlahan dia mencium kening Elvitania sambil berbisik lembut.

__ADS_1


"Good night, Elv. I love you"


Seulas senyuman mengembang di balik wajahnya, kemudian secara perlahan laki-laki itu mulai beranjak menuju ke arah kursi sofa, dia Fikir dia harus kembali melanjutkan pekerjaannya.


__ADS_2