Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan
Belum memberi nya bonus


__ADS_3

Masih di Rumah sakit xxxxxxx


Kamar VVIP xxxxxxxx


08.30 am


Elvitania tampak diam ketika Sherkan mengangkat tubuh nya dari kamar mandi Menuju ke arah kasur, rasa perih di sekitar perut nya masih cukup terasa.


Tembakan yang melesat di diri nya kala itu sangat luar biasa dari peluru 9 mm yang biasa digunakan polisi atau pertahanan diri, jelas bergerak dengan kecepatan sekitar 900 mph! Saat mengenai tubuh, bisa orang-orang rasakan momentumnya yang luar biasa.


Jangan percaya pada film Hollywood yang sok-sok jago terkena peluru bisa baik-baik saja, apalagi film-film box office yang menampilkan para pahlawan bisa tidak mati terkena tajam nya selongsong peluru yang menembus tanpa ada jeda.


Yakinlah peluru yang menembus dagingmu memang hanya meninggalkan lubang kecil, namun menimbulkan banyak kerusakan dalam tubuhmu


Meski berukuran kecil, peluru bisa menembus tubuh manusia dan menyebabkan kerusakan fatal. Itu sebabnya senjata api tak banyak berubah sejak beberapa ratus tahun terakhir karena itu sangat efektif untuk melukai dan membunuh korban.


Getaran dari momentum peluru akan menyebabkan kerusakan serius pada organ dan jaringan tubuhmu, bahkan jika peluru itu tak mengenaimu.


Dan Tertembak peluru adalah perkara hidup dan mati, satu tembakan di lengan atau kaki saja sudah bisa membunuhmu apalagi jika mengenai organ tubuh lainnya yang sangat berbahaya.


Elvitania jelas merasakan betapa sakit dan tersiksa nya hari itu, ketika satu tembakan melesat mengenai dirinya tanpa ampun.


Dan realita nya, penyebab nomor satu kematian ketika orang tertembak adalah di saat mereka kehilangan darah nya.


Dan tidak dipungkiri Sekitar 90 persen kematian orang yang tertembak akibat kehilangan darah. bahkan orang-orang bisa mengalami pendarahan hebat jika peluru mengenai arteri mereka.


begitu posisi Elvitania tumbang bersamaan dengan paman dari bibi kedua, dia melihat betapa banyak nya darah yang mengucur di antara mereka.

__ADS_1


Bahkan dia merasa kehilangan cara bernafas dengan baik, meskipun samar-samar bisa melihat sosok Arch sang kakak angkat nya dan Sherkan yang Berteriak berlarian ke arah diri nya tapi saat itu dia fikir dia benar-benar telah kehilangan kesadaran nya secara perlahan.


Rasanya tidak percaya jika dia masih bernafas hari ini, masih bisa menatap suami nya dan memeluk laki-laki itu dengan penuh kerinduan.


"Kamu tidak pergi kekantor?"


Elvitania bertanya sambil menatap Sherkan yang terus fokus menaikkan tubuh nya ke atas kasur.


"Can akan menyelesaikan semua pekerjaan ku hari ini"


Laki-laki itu menjawab tanpa melihat ke arah diri nya.


"Tapi kamu terlalu banyak mengambil waktu luang untuk ku"


Ucap Elvitania pelan.


Sherkan bicara sambil mencoba membenahi duduk nya, dia menatap lurus ke arah Elvitania.


"Rubi bilang kamu masih harus mengurus proyek yang baru, semua akan kacau tanpa pimpinan ikut masuk ke dalam nya"


Elvitania mendengar dari Rubi, belakangan Sherkan cukup kesulitan mengatur waktu nya Sejak dirinya koma kemarin.


Bahkan Can dan Merlin terus-menerus lembur hanya untuk mengurusi seluruh proyek tersebut.


"Aku baik-baik saja Hmmm, Merlin mungkin butuh waktu cuti nya untuk pergi berbulan madu"


Lanjut Elvitania lagi.

__ADS_1


Sejenak Sherkan diam, dia fikir benar juga.


Setelah pernikahan Merlin, dia belum juga menerima permintaan cuti Perempuan itu, bahkan dia belum memberikan bonus bulan madu yang dia janjikan kemarin kepada Merlin.


"Rubi akan menemani ku disini, dia bilang Tengah berada di perjalanan, kak Xena dan Hasna juga dalam perjalanan kemari, pergilah aku tidak apa-apa"


Sang istri nya bicara sambil berusaha menggenggam erat tangan nya untuk beberapa waktu.


"Tapi..."


"Pergilah, percayalah aku baik-baik saja"


Ucap Elvitania lagi.


Pada akhirnya Sherkan menghela pelan nafasnya, dia bergerak mendekati Elvitania kemudian mencium kening istrinya secara perlahan.


"Baiklah, aku akan berusaha untuk pulang dengan cepat"


Ucap Sherkan pelan.


Elvitania mengangguk kan kepalanya sambil mengembang kan senyuman nya.


Tapi kemudian tiba-tiba suami nya melesatkan ciuman kilat di bibir nya.


"I love you"


Ucap Sherkan lantas beranjak cepat pergi meninggalkan Elvitania.

__ADS_1


Sedangkan Elvitania yang masih merasa kaget langsung menyentuh bibirnya, dia fikir suami nya memang suka sekali mengejutkan Dirinya belakangan ini.


__ADS_2