
Alessia mencoba untuk mengehela nafasnya setelah dia kembali ke kamar, mencoba mendongakkan kepalanya sejenak untuk tidak menumpahkan air matanya,. meskipun sakit realitanya dia harus memiliki kekuatan Sekokoh baja agar tidak dibantai dan dihabisi oleh orang-orang disekitar nya.
Hinaan dan cacian telah terbiasa dia terima, 2 tahun bukan waktu sebentar untuk dirinya sampai pada titik ini, sedikit lagi hingga kontrak pernikahan berakhir dan dia bisa menghancurkan siapa yang memang seharusnya dia hancurkan.
Dia bergegas untuk kembali keluar dari kamar nya, memastikan Yash pergi lebih dulu ke perusahaan disusul oleh dirinya.
Hampir 2 tahun pernikahan mereka, tidak ada yang pernah melihat mereka tiba di perusahaan bersama, yang mereka tahu Alessia adalah sekretaris Yash, dan tidak pernah ada yang tahu status pernikahan mereka hingga hari ini. Yash menepati ucapan nya, tidak menganggap dia istri dan tidak mengumumkan dirinya sebagai istri di muka umum, hanya keluarga yang tahu, dan itu pun tidak semuanya.
Mertua Yash, Khadafi yaitu ayah nyonya Hana awalnya cukup tidak suka dengan kehadiran nya, hasutan Diana dan Madhuri sangat luar biasa, menganggap dia duri yang mencuri Yash Khalid secara egois, tapi seiring berjalannya waktu laki-laki tersebut tidak melanjutkan kebencian nya, Alessia masuk ke keluarga Khadafi secara perlahan, mendekati laki-laki tua tersebut lebih dulu untuk memenangkan hatinya.
"Anda akan pergi ke perusahaan, nona?"
Bibi Tory bertanya cepat saat Alessia turun dari lantai atas.
"Aku akan menemui investor asing terlebih dahulu bersama Rich untuk membahas proyek terbaru Khalid company, setelah itu aku baru kembali ke perusahaan"
Dia berusaha untuk menjelaskan pada wanita yang melayani dirinya dengan setia selama hampir 2 tahun belanja.
Bibi Tory merupakan pelayan kepercayaan nyonya Hana Khalid, sebelum meninggal Perempuan tersebut telah berpesan.
__ADS_1
"Dia bisa menjadi orang kepercayaan mu, segala sesuatu bisa mengandalkan dia dan sekretaris ku, aku akan melempar Rich untuk menjadi sopir pribadi mu"
Perempuannya tersebut berucap cepat, sembari memperkenalkan seorang laki-laki muda yang usianya lebih tua sekitar 4 tahunan di atas dirinya.
Dia ingat bagaimana laki-laki muda tersebut menundukkan kepalanya pertama kali kepada Alessia, memperkenalkan dirinya dan berjanji pada nyonya Hana akan bergerak melindungi Alessia.
"Aku cukup khawatir, belakangan Diana terlihat lebih gencar untuk membuat cela mencelakai nona"
wanita paruh baya tersebut berpesan, cukup khawatir dengan pergerakan istri muda Khadafi dan anak perempuan nya.
Diana cukup cemburu, siapa yang tidak tahu pada perempuan tersebut, sudah sangat lama mencintai Yash, dan terus gagal mendapatkan nya, melihat Alessia yang menjadi istri pilihan dari kakak tirinya,jelas saja semakin membuat Diana semakin menggila.
"Jangan khawatir soal apapun"Alessia mengembangkan senyumannya.
Belum juga dia benar-benar menyelesaikan kata-katanya, Seolah-olah langit berpihak pada kedua ular berbisa, dua orang tersebut tiba-tiba muncul dari arah pintu depan.
"Belum juga pergi ke perusahaan di jam begini?"
suara Madhuri memecah keheningan.
__ADS_1
Wanita tersebut berjalan mendekati Alessia dan bibi Tory, menatap tidak suka pada Alessia, bola mata nya mencari seseorang di antara mereka.
Alih-alih menjawab pertanyaan Madhuri, Alessia terlihat menatap kehadiran kedua orang tersebut dengan tatapan tajam nya, dua tahun membuat dia cukup kuat untuk menghadapi dua ular berbisa. Sedikit lagi hingga dia menghancurkan kedua orang tersebut.
"Kau sangat tidak sopan, tidak memberikan salam pada wanita yang pantas menjadi ibu mu?"
Diana kemudian ikut bicara, menatap tajam kearah Alessia.
Dan saat perempuan tersebut berkata seperti itu, mertua Alessia datang berjalan dengan menggunakan tongkat nya, dia telah melepaskan kursi roda nya setelah beberapa bulan duduk disana karena jatuh dari kamar mandi.
"Kalian sudah datang?"
Tanya wanita itu kemudian.
"Kami sudah datang, bi"
Diana bicara sambil mendekati wanita tersebut, memberikan muka untuk bisa menghasut Alessia.
"Berikan salam mu pada mereka"
__ADS_1
dan ibu Yash berkata sambil menatap kearah Alessia, menaikkan ujung alisnya secara perlahan.
Dan percayalah, menghadapi ketiga orang tersebut jelas tidak muda, membuat bibi Tory cukup tidak tenang dibuatnya.