
Begitu masuk ke kamar hotel milik mereka, Arch secepat kilat meletakkan tubuh Hasna ke atas kasur milik mereka.
Laki-laki itu menghela nafas nya perlahan, single bad dengan ukuran jumbo.
Apa dia tidak bisa memilih?!.
Tidur di Antara dua gadis membuat kepalanya pusing, tapi meninggalkan Hasna jelas akan menjadi petaka.
Lucunya Gadis kecil itu lebih percaya dan dekat dengan nya ketimbang dengan Rubi.
Padahal dia jelas-jelas orang asing yang kebetulan dipertemukan dengan keluarga Azzura karena pernikahan Elvitania, sang adik angkat nya.
Mungkin karena dia memang menyukai anak-anak maka Hasna begitu cepat akrab dengan dirinya, bahkan sejak pertama mereka bertemu gadis kecil itu terus menempel kepada dirinya.
cukup berbeda cara Hasna kepada Rubi, meskipun gadis kecil itu menyukai Rubi dan menyayangi untie nya itu, tapi Hasna jelas tidak mempercayai Rubi.
katanya Rubi beberapa kali membohongi dirinya, setiap kali Hasna bilangin ingin ikut, dia akan bilang tunggu sebentar, dia akan pergi ke sana atau ke situ lalu berjanji akan menjemput Hasna, realita nya Rubi sering tidak menepati janji nya.
karena itu begitu Sherkan dan Elvitania berkata akan mengajak Rubi pergi, pilihan tepat nya membàwa serta dirinya, dia jelas menolaknya tapi rengekan Hasna cukup membuat dia kehilangan kemampuan untuk menolak dan berkata tidak pada gadis kecil tersebut.
"Jika uncle tidak mau ikut, aku akan puasa tidak makan, tidak ke sekolah juga tidak mau keluar dari kamar"
__ADS_1
Teriak Hasna di dalam kamarnya kala itu.
Arch terus berusaha mengetuk pintu kamar gadis itu dan membujuk nya, realita nya dia tidak kunjung berhasil melakukan nya.
Gadis itu benar-benar ingin pergi bersama semua orang.
Ikut Elvitania dan ingin agar dia ikut juga kesana.
"Baiklah, uncle akan berkemas secepat nya"
Pada akhirnya bisa dilihat bagaimana Raut bahagia Wajah Hasna?.
Dan lucunya kenapa mereka harus tinggal di kamar yang sama?itu benar-benar mengerikan.
setelah membersihkan diri ruby buru-buru keluar dari dalam kamar mandinya, masih dengan menggunakan handuk nya dia langsung mencari koper pakaian milik nya.
Entahlah mungkin karena efek lelah hingga Rubi lupa jika di kamar itu bukan hanya dia yang tinggal di sana, dia lupa ada Arch dan Hasna juga yang memang tinggal satu kamar bersama dirinya.
"Apa kamu sedang berusaha memancing ku?"
Suara Arch tiba-tiba mengejutkan dirinya.
__ADS_1
Hahhhhh?!.
Rubi jelas langsung terkejut dan dengan gerakan refleks dia mundur ke belakang secara tiba-tiba saat dia tahu Arch telah berdiri tepat dihadapannya.
Dan segitiga kaki Rubi terkena sesuatu hingga membuat dia nyaris terjatuh ke belakang, tapi tangan kanan Arch secepat kilat langsung meraih pinggang Rubi sedangkan tangan kiri nya menahan tangan Rubi agar tidak jatuh.
Namun satu kejadian di luar nalar mereka terjadi.
Handuk Rubi tanpa sengaja terjatuh dan.....
Hahhhhh
Kedua orang itu seketika sama-sama terkejut.
"Akhhhhhhh"
Rubi Berteriak histeris saat sadar dengan apa yang terjadi, Arch yang jelas ikut terkejut dan panik langsung melepas kan genggaman tangan nya dari tangan dan pinggang Rubi.
Gubrakkkk
Itu nama nya sudah jatuh tertimpa tangga kan?.
__ADS_1
Oh Shi..t.
Umpat Arch didalam hati nya.