Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan
I Love you dan terimakasih


__ADS_3

Kamar hotel Sherkan dan Elvitania


Melihat Elvitania yang masuk kedalam pelukan nya, seketika membuat Sherkan ikut menggeser posisi nya, dia mensejajarkan tubuh nya pada Elvitania kemudian tangan nya menyentuh lembut wajah sang istri nya.


"Elv"


"Hmmm?'


Perempuan itu menatap bola mata sang suami.


Tangan Sherkan menyentuh lembut dagu istri nya itu.


"Boleh aku?"


Meskipun mereka sudah beberapa kali melakukan nya, bagi Sherkan izin istri nya yang paling penting.


Dia tidak ingin Perempuan itu merasa terpaksa melakukan nya.


Sejenak Perempuan itu diam, lalu Secara perlahan Elvitania mengangguk kan kepala nya.


Mendapat kan kode anggukan tanda setuju, seketika Sherkan Secara perlahan mulai memajukan wajahnya, dia mulai menautkan bibir mereka secara perlahan.


Lembut, sangat lembut sekali.


Begitu ciuman mereka bersatu, seketika Elvitania memejamkan bola mata nya, jemari lembut Elvitania terlihat meremas lembut lengan Sherkan.


Seperti biasa dia akan merasa tegang dan berdebar-debar di awal


Ciuman yang diberikan Sherkan semakin lama semakin intens, begitu hangat, lembut dan dalam.


Dan seketika itu pula hasrat Sherkan mulai naik secara perlahan, menandakan betapa dia mendamba Perempuan yang ada di hadapannya itu.


Satu-satunya orang yang mampu membuat dia merasa seperti candu, yang tidak bisa dia lepaskan meskipun ada jutaan Perempuan yang menggoda nya


Bibir sang istri terasa begitu lembut dan manis, membuat dia semakin tenggelam didalam hasrat yang dia tahan dalam beberapa waktu.


Dibalik ciuman yang semakin lama semakin memanas, jemari-jemari di tangan kanan Sherkan mulai bergerak turun ke bawah, menyusuri perut dan naik ke dalam dada Elvitania.


"Ahhhh"


Satu ******* lolos ketika jemari nakal itu mulai bermain di atas benda kecil di dada kanan nya.


Bahkan ketika tangan itu mulai bergerak menekan dan menggenggam dengan lembut dada kanan nya, seketika Elvitania terhanyut kedalam gelombang yang begitu luar biasa.


Baginya seperti biasa, laki-laki itu selalu melakukan hal yang begitu lembut untuk diri nya.


membuat dia nyaman dengan seluruh perlakuan laki-laki tersebut kepada diri nya.


Semakin lama ciuman mereka bertaut, semakin intens tangan Sherkan menjelajahi seluruh permukaan dadanya semakin Elvitania merasa seolah-olah ada satu hasrat lain yang menguap didalam dirinya.


Bahkan saat ciuman itu Bergerak semakin lincah dimana lidah laki-laki itu mencoba menerjang masuk kedalam mulutnya tubuhnya terasa bergetar hebat Begitu saja.


Posisi Sherkan yang awal nya di samping dirinya kini telah bergerak mengukung dirinya, laki-laki itu sudah ada di atas nya, mencoba menahan tubuhnya sendiri agar tidak menindih dan membuat Elvitania tidak nyaman.


Dan Bisa Elvitania rasakan di bawah sana seolah-olah ada sesuatu yang tiba-tiba mengeras dan menyentuh perut mendekati inti milik nya.


Ciuman intens itu kini terlepas, Sherkan mulai bergerak menjelajahi kulit leher nya, memberikan satu tanda kepemilikan nya disana.


Satu hisapan lembut bisa Elvitania rasakan, membuat perempuan itu mengeluarkan satu suara de..Sahan lembut nya.


"Akhhh Sherkan.."


Suara sang istri terdengar begitu lembut dan mendayu hingga memancing hasrat Sherkan semakin naik dan membara.

__ADS_1


Dibawah sana jelas mulai mengembang dengan sempurna.


Ketika hisapan itu berubah menjadi sapuan dan ciuman lembut, tanpa terasa tangan sang suami Secara perlahan mulai membuka satu persatu kain penutup milik nya.


Suasana dingin nya kamar hotel kini berubah panas dalam hitungan detik, dua anak manusia terlihat terus sibuk dengan gelora yang semakin menggebu.


Gerakan demi gerakan yang dilakukan Sherkan semakin membuat Elvitania kehilangan arah nya, dia menikmati satu persatu sensasi penuh cinta di antara peluh di tubuh mereka yang mulai basah.


Apalagi ketika tangan Sherkan mulai bergerak di bawah sana, mencoba bergerak di Antara kedua paha nya, menyusuri kulit indah nya dibawah sana dan menggesek nya dengan sempurna.


"Ahhhh"


Elvitania men..desah pelan, menatap bola mata Sherkan untuk beberapa waktu, rona malu terpampang jelas di antara pipi indah milik nya, membuat Sherkan langsung kembali melesat kan ciuman hangat nya ke bibir istri nya.


Pada akhirnya Elvitania kembali memejamkan perlahan bola matanya, dia menikmati belenggu hasrat yang mulai tidak terkendali.


dan ketika jemari Sherkan mulai bergerak di bagian inti miliknya, membuat Elvitania semakin mengencangkan pegangan nya.


Apalagi ketika jamari laki-laki itu mulai melesat masuk kedalam sana, seketika seperti satu aliran listrik menghantam Diri nya.


dan jutaan kupu-kupu seakan-akan mulai memenuhi perut nya, Perempuan itu mulai menggenggam erat bantal di kepalanya, seolah-olah sesuatu benar-benar akan tumpah.


Semakin Laki-laki itu lincah menggerakkan Jemari nya di bawah sana, semakin Elvitania mengencangkan pegangan nya pada .


"Akhhhh Sherkan..."


Hingga membuat Elvitania mulai menge..rang dan mengeluarkan suara-suara indah nya.


Dia pikir dia akan tiba pada pelepasan nya.


"Tumpahkan lah"


Suara Sherkan seolah-olah memenuhi seluruh Indra pendengaran nya dan sepersekian detik kemudian Elvitania benar-benar mendapatkan pelepasan nya.


Lalu tiba-tiba tanpa dia sadari satu kaki Sherkan mulai membuka kaki milik nya, bisa dia rasakan sesuatu menempel di antara belahan labia mayor nya dan...


"Akhhhhh"


Seketika Elvitania meraih punggung sang suami nya, ketika dia merasa sesuatu yang besar dan keras itu melesat masuk kedalam miliknya.


Belum sepenuhnya masuk, tapi sudah membuat dia menggila.


"Sakit?"


Satu pertanyaan dengan suara serak keluar dari bibir Sherkan.


Bisa dilihat bagaimana ekspresi penuh gai..rah itu menatap wajah istri nya.


Elvitania menggeleng pelan.


"Sedikit"


Suara Elvitania terdengar begitu halus, menahan rasa Antara sakit dan nik..mat.


"Bergerak lah perlahan"


Dia meminta sambil menatap syahdu bola mata suaminya.


Sherkan mencium lembut keningnya kemudian kedua kelopak mata nya, lantas bisa Elvitania rasakan Sherkan kembali menekan miliknya, dalam sekali hentakan hingga memenuhi seluruh inti milik nya.


"Ahhhhh"


Satu de..Sahan kembali lolos di balik bibir Elvitania, dia menggigit bibir bawahnya.

__ADS_1


Menikmati rasa antara penuh, perih dan nikmat yang bercampur aduk menjadi satu.


Sherkan kembali menyambar bibir indah tersebut, saling bertautan dimana di bawah sana mulai bergerak menautkan rasa yang indah.


Laki-laki itu mulai membawa sang istri nya mengarungi indah nya gelombang elektromagnetik yang bisa membuat pasangan manapun menggila ketika melewati malam panjang penuh kehangatan.


Pompahan demi pompahan terdengar saling bersahutan diiringi suara desa..Han demi desa..Han dan era..Ngan manja kedua insan itu saling bersahutan menambah panas keadaan didalam kamar Tersebut.


Kadang Sherkan mengubah posisi mereka agar membuat Elvitania nyaman dengan pergulatan panjang mereka.


Entah berapa lama waktu yang mereka lewati hingga akhirnya satu pelepasan terjadi pada Elvitania.


"Aku fikir akan keluar"


Suara rengekan Elvitania semakin membuat dia mempercepat pompahan nya.


"Lakukan lah"


Setelah itu Elvitania benar-benar menumpahkan miliknya, dia benar-benar tiba pada puncak pelepasan nya.


Sherkan terus bergerak, mengejar pelepasan milik nya juga hingga akhirnya.


"Oh...sayang"


Laki-laki itu ikut me.. ngerang dan mulai mendapatkan juga pelepasan nya.


Bisa Elvitania rasakan sensasi hangat yang menerjang dinding rahim nya dengan cepat.


Sherkan terlihat diam untuk beberapa waktu, kemudian secara perlahan dia mencium lembut kening Elvitania dengan menautkan doa penuh harap untuk sesuatu yang begitu dia impikan.


Hingga akhirnya laki-laki itu mulai mengendurkan diri nya, mencium pipi, wajah dan bibir Elvitania.


"Terima kasih sayang, i love you"


Setelah berkata begitu laki-laki itu mulai menjatuhkan dirinya ke atas kasur, dia memeluk Elvitania dengan penuh perasaan cinta.


Sang istri masuk kedalam dekapan nya sambil berkata dengan lirih.


"I love you too"


Setelah itu dia langsung membenamkan wajahnya kedalam dada laki-laki itu dengan cepat karena merasa malu.


Meskipun bukan yang pertama, tapi dia tetap merasa malu melewati sesi panas mereka bersama.


*******


Catatan \= Happy malam Kamis makkkk


maafkan lah Mak author kasih kalian yang hareudangπŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ€­πŸ€­πŸ˜‚πŸ˜‚.


Yang jomblo akut maafkanlah πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ€­πŸ€­πŸ€­


yang ada ayang-ayang bolehlah kasih Trang tring kode kerasπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.


Jangan lupa bilang terima kasih dan i love you pada pasangan setelah melakukan rutinitas menggelegar, sebab tanpa mereka rutinitas itu tidak akan jadi sempurna.


Salam sayang dan cinta


Love you selangit cakrawala


Eva Hye Seung


Maucchhhhh

__ADS_1


β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈπŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜


__ADS_2