Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan
Bab 56 Y & A


__ADS_3

Bisa Yash lihat bagaimana ekspresi Alessia saat ini, seakan-akan cukup terkejut dengan pertanyaan yang diajukan Yash kepada dirinya.


Wajah cantik dan putih pualam tersebut terlihat sedikit berubah warna dan memucat, pupil mata Alessia seketika membulat sempurna ketika dia menyadari apa yang terjadi barusan, luka yang disembunyikan oleh nya terlihat.


Alessia membeku untuk beberapa waktu, seolah-olah kehilangan kata-kata nya, Memilih mematung sembari menatap kearah Yash untuk waktu yang cukup lama.


Keheningan terjadi diantara mereka, seolah-olah kedua orang tersebut terutama Alessia mencoba menyusun kalimat yang tepat untuk keadaan ini.


Namun realitanya Alessia bagaikan kehilangan suaranya,dia cukup bingung dengan keadaan.


"Itu...hanya luka lama di masa lalu, bukan apa-apa..."


Alessia menjawab gugup dan panik, terlihat Cukup bingung dengan keadaan, dia buru-buru berusaha untuk membalikkan tubuhnya dan mencari sesuatu untuk menutupi tubuhnya terutama punggung nya dengan gerakan tergesa-gesa.


Seolah-olah ada sesuatu yang tengah disembunyikan oleh gadis tersebut, hal itu sontak membuat Yash mengerutkan keningnya.


Alessia seakan-akan lupa apa yang sebenarnya dia cari tadi,dia berbelok arah untuk mencari hal yang lainnya.


melihat hal tersebut Yash jelas saja langsung berusaha mencoba untuk menahan gerakan Alessia.


Hal tersebut sontak membuat Alessia terkejut.


"Tidak bisakah kamu bicara dengan tenang dan tidak gugup? Aku hanya bertanya karena sedikit khawatir, apakah itu luka baru?"


Yash bicara dengan cepat, mencoba menahan gerakan tangan Alessia namun tiba-tiba gerakan kalung dileher Alessia kembali mengejutkan dirinya, membuat Bola mata Yash membulat.


Dia terlalu fokus pada luka dipunggung gadis tersebut dan nyaris mengabaikan bagian lain yang mungkin membuat nya cukup terkejut.


Seketika Yash mendekati dirinya, menatap kalung yang ada di leher indah Alessia, seolah-olah kalung tersebut terlihat begitu familiar di mata nya.


Seketika satu ingatan menghantam dirinya.


"Tunggu disini, aku akan membawa ayah mu untuk menjemput mu, berjanjilah untuk tidak pergi kemana-mana dan bertahan di tempat ini Ishika"


Yash muda bicara dengan cepat, menyentuh kedua belah pipi Alessia kecil dengan hangat,kedua pipi tembam tersebut terasa sangat dingin, karena musim dingin belum juga berganti.


Jaket bulu-bulu butut yang digunakan Alessia kecil terlihat cukup jelek dan memiliki beberapa sisi yang robek dengan warna yang cukup memudar, tapi itu jelas bersih dan cukup layak dipakai.


Bola mata Alessia kecil menatap laki-laki dihadapan nya untuk beberapa waktu, berkaca-kaca seolah-olah ragu atas perintah yang digunakan oleh laki-laki dihadapan nya.


Seketika air matanya tumpah.


"bagaimana jika kamu tidak kembali untuk menjemput ku? Aku tidak butuh ayah dan orang-orang menjemput ku, aku butuh paman untuk membawa dan menjaga ku"


Dia mulai menangis, khawatir jika semua seperti nya tidak baik-baik saja, dia tahu cepat atau lambat kehidupan nya tidak akan baik-baik saja, orang-orang itu akan mendapatkan nya dan berniat untuk membunuh nya.


Bibi tua di rumah nya pernah berkata, setelah membunuh ibu mereka yang menjadi penghalang orang-orang tersebut, mereka membuang diri nya dan saudara nya ke panti asuhan diam-diam, berkata mereka menghilang dan tersesat entah kemana pada ayah mereka.

__ADS_1


Bibi tua mendapatkan mereka, membawa mereka pergi jauh agar keberadaan mereka tidak terendus sama sekali oleh orang-orang itu karena bibit tua tahu nyawa mereka akan terancam karena sebuah keserakahan.


Sudah berapa tahun berlalu dia lupa bahkan dia tidak mengingat bagaimana wajah ayahnya, Yang dia ingat hanya wajah-wajah monster yang pernah membunuh ibu mereka, satu-satunya orang yang peduli pada mereka hanya seseorang yang berwajah ramah dengan senyuman tulus dan terus dia panggil dengan sebutan kakak pertama Kemudian laki-laki yang ada dihadapan nya yang kebetulan ayah laki-laki tersebut pernah bekerja dengan ayah nya.


Yash muda menggeleng kan Kepalanya dengan cepat,dia memeluk Alessia muda kemudian berbisik lembut.


"Jika paman tidak menjemput kalian, aku yang akan menjemput kalian nanti, membawa mu dalam kebahagiaan dan mengembalikan semua yang memang adalah milik mu"


"lalu apakah paman akan menikahi ku?"


Alessia terus menangis terisak.


"yah paman akan menikahi mu seperti janji paman sejak masa lalu, tidak ada yang menggeser posisi mu bahkan Dewi sekalipun hmmm"


Yash melepaskan pelukannya, dia kembali menatap Alessia kecil.


Itu bujukan seorang paman untuk gadis kecil, nyatanya dia sudah memiliki anak dan istri, nyata nya istri nya kakak kandung Ishika sendiri.


"Ishika... dengarkan apa yang aku katakan, jika paman belum bisa menjemput mu dengan cepat, siapapun yang bertanya soal identitas mu, katakan kau bukan bagian dari keluarga mereka sebelum aku datang menjemput mu Hmmmm"


Mendengar ucapan laki-laki dihadapan nya, Alessia kecil menganggukkan kepalanya dengan cepat.


Yash muda buru-buru menghapus air matanya, kemudian dia memberikan sesuatu pada Alessia.


"ini hanya bentuk antisipasi, jika hal buruk terjadi, aku akan mengenali mu dari kalung nya hmmm, ada aku dan kamu disini juga janji paman dimasa kini"


Seulas senyuman penuh kekhawatiran menghiasi wajah laki-laki tersebut, dia tahu apakah mungkin dia akan tiba dengan selamat menuju ke keluarga nya hari ini atau bahkan besok hingga ke esokan harinya lagi.


Bola mata Yash muda menatap lurus ke sisi kirinya, bisa dia lihat sosok serupa dengan gadis dihadapannya tersebut tampak meringkuk di sudut meja karena ketakutan, mereka memiliki masa suram untuk bisa bertahan hidup, karena dia iblis yang mengharapkan kematian kedua gadis kecil tersebut.


Aku akan menjemputmu, aku akan menjemputmu dan memenuhi janji ku, tunggu kah disini, aku akan membawa ayah mu dan keluarga mu yang lainnya untuk mengambil mu kembali dan membongkar kebusukan istri dan selingkuhan istri nya itu.


Yash bergerak cepat, meninggalkan dua gadis tersebut dangan gerakan terburu-buru.


"Yash?"


"Titip mereka untuk ku, BI"


Tapi siapa sangka malam itu, malam esok dan malam-malam selanjutnya dia tidak kembali.


ciiittttt.


Brakkkkk.


Dalam gelapnya malam pekat, seorang perempuan dengan wajah culas dan tatapan mata licik nya menabrak laki-laki dihadapan nya dengan cara yang kejam.


Dia hendak turun dan menyelesaikan nya, tapi orang-orang berkumpul berusaha untuk menyelamatkan remaja laki-laki tersebut.

__ADS_1


"Apa yang harus kita lakukan?"


Seorang laki-laki bertanya cepat kearah Perempuan tersebut.


"pantau perkembangan nya, jika dia membahayakan selesaikan, jika tidak kau bisa melepaskan nya"


*******


Beberapa Bulan setelah nya.


Rumah sakit xxxxxxx.


"Apa kamu ingat siapa nama kamu?"


Seorang dokter muda bertanya, menatap Yash muda dengan tatapan penuh kekhawatiran.


"Yash...Yash Khalid"


"Apa kamu ingat Kenapa ada disini?"


Yash muda terlihat mengerutkan keningnya, dia berusaha mengingat namun sangat sulit sekali.


Laki-laki tersebut menggelengkan kepalanya.


Sang dokter terlihat menghela pelan nafasnya.


"Aku pikir dia terkena amnesia retrograde"


Dia bicara pada Laki-laki berusia sekitar 40 tahunan di samping nya dengan cepat"


Amnesia retrograde Amnesia retrograde merupakan kebalikan dari amnesia anterograde. Penderita amnesia retrograde akan kesulitan dalam mengingat peristiwa yang terjadi sebelumnya. Gejala dari amnesia retrograde biasanya dimulai dari kehilangan ingatan yang baru saja terbentuk dan kemudian berlanjut dengan kehilangan ingatan lainnya.


"Aku tidak berani menyimpulkan lebih dini, tapi kecelakaan yang di alami Yash mengubur beberapa memori dikepala nya, meskipun begitu dia masih tahu siapa nama nya, siapa kekuarga nya, siapa orang tua nya tapi ada beberapa hal yang dia lupakan begitu saja, biasa nya hal-hal penting yang menciptakan ketakutan tersendiri dan memaksa nya mengubur nya dalam-dalam didasar kepalanya. kita akan melakukan kembali pemeriksaan dan memastikan dia baik-baik saja"


"Apakah keadaan nya ini akan permanen?"


Hanna terlihat panik, dia takut hal yang buruk terjadi pada suami nya.


"Dia membuang beberapa informasi yang harusnya disimpan ke memori otak nya secara jangka pendek atau jangka panjang dan memaksa nya menghilang.hal Ini disebabkan karena otak mengalami cedera kepala sehingga menyebabkan kerusakan otak. Pada sebagian orang, amnesia ini dapat menyebabkan kehilangan ingatan secara sementara tapi ada juga yang terjadi secara permanen"


******


Seketika Yash tersadar dari ingatan nya, dia menatap Alessia dengan tangan gemetaran dan ekspresi wajah yang berubah begitu saja.


"Ishika?"


Laki-laki tersebut bicara dengan tercekat, dia berusaha menetralisir detak jantung nya untuk beberapa waktu.

__ADS_1


__ADS_2