Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan
Mencuri kesempatan


__ADS_3

Sherkan membelokkan mobilnya menuju ke halaman depan mansion nya dengan perlahan, kemudian dia terlihat menepikan mobilnya dengan berhati-hati, bisa dia lihat Elvitania yang duduk disampingnya telah terlelap di dalam tidur nya, sedangkan Hasna yang lebih memilih duduk dibelakang terlihat masih sibuk dengan mainan bonekanya.


Kemudian laki-laki itu secara perlahan mendekati Elvitania, mencoba membuka sabuk pengaman sang istri nya dengan gerakan yang begitu lembut.


"Elv?"


Setelah memastikan sabuknya terlepas, Laki-laki itu berusaha untuk membangunkan Elvitania dengan penuh kelembutan, dia menyentuh wajah perempuan itu untuk beberapa waktu tapi tidak ada respon sama sekali.


Tidak tahu kenapa Sherkan lebih memilih diam, dia mencoba menatap dalam wajah perempuan itu untuk beberapa waktu.


Menikmati moment yang begitu jarang terjadi di antara mereka.


Dia fikir meskipun Elvitania masih terlihat kaku dan dingin, tapi setidaknya setiap kali dia menyentuh perempuan itu, Elvitania tidak pernah lagi menepis tangan nya atau membuang pandangannya.


Itu kemajuan yang cukup baik.


Seulas senyuman terlihat mengembang di balik bibir Sherkan, laki-laki itu kemudian mendekati wajah nya pada wajah Elvitania secara perlahan.


Mencoba mengambil satu keberanian dan...



Dia melesatkan sebuah ciuman lembut di bibir perempuan tersebut.


"I love you"


Bisik Sherkan pelan.


"Uncle..."


Seketika suara Hasna mengejutkan dirinya, Sherkan langsung memundurkan tubuhnya secara spontan bersama dengan Elvitania membuka bola mata nya dengan cepat Karena terkejut dan...

__ADS_1


Dugggg


"Awwwhhh"


Seketika kepala Sherkan menabrak kaca spion tengah mobil.


Laki-laki itu meringis kaget.


Elvitania terkejut, secepat kilat membenahi posisi nya, dia bergerak spontan langsung bertanya bingung.


"Ada apa?"


"Uncle... ?"


Hasna yang sejak tadi memanggil uncle Sherkan nya di belakang seketika memajukan tubuhnya.


"Bukan masalah"


Oh shi..t.


Bisakah dia mengumpat?!.


Rupa nya mencuri-curi kesempatan memang tidak pernah di sukai Allah, ini hukuman karena mencium Elvitania didalam tidur nya.


Laki-laki itu mencoba mengusap-usap belakang kepalanya, cukup membuat kepalanya berdenyut tidak menentu.


Seketika dia mengulumkan senyuman nya, mencoba menahan tawa nya yang mungkin ingin sekali pecah.


Malu dan bercampur sakit jelas menjadi satu, Untung nya Elvitania tidak terbangun ketika dia mencium nya tadi.


"Kita sudah sampai hmm, aku ingin membangunkan kamu soal itu"

__ADS_1


Elvitania terlihat diam, dia bergerak mencoba untuk membuka safety belt nya, tapi....


Perempuan itu jelas mengerut kan kening nya saat dia mencoba menarik safety belt nya ternyata sudah terlepas dengan sempurna.


Buru-buru Elvitania menoleh ke arah Sherkan.


Dia fikir apa ada yang terlewat kan oleh nya selama dia tertidur tanpa sengaja?!.


Sherkan masih mengelus kepalanya, mencoba untuk berbalik dan bicara dengan Hasna.


"Mau uncle gendong sayang?"


Tanya Sherkan cepat.


Hasna langsung mengangguk kan kepalanya.


Laki-laki itu secepat kilat turun dari mobilnya, dia langsung membuka pintu mobil bagian dimana Elvitania duduk, menunggu Perempuan itu keluar kemudian menutup pintu nya.


Setelah memastikan Elvitania keluar, Sherkan kemudian membuka pintu mobil dimana Hasna duduk, kemudian laki-laki itu secara perlahan Meraih tubuh Hasna.


"Oh sayang, kita akan bawa mainan nya juga"


Sherkan bicara sambil memungut mainan yang di bawa oleh Hasna.


"Hari ini apakah kita akan tidur di rumah impian? Uncle fikir ingin membawa kamu dan untie kekamar impian nya"


Mendengar kata kamar impian seketika membuat Hasna mengembangkan senyuman nya.


Gadis kecil itu secepat kilat mengangguk kan kepalanya.


Begitu Sherkan melangkah membàwa Hasna, Elvitania berdiri di belakang Sherkan,mencoba mengikuti langkah Sherkan sambil berfikir tidak kah laki-laki itu ingin menjelaskan Kenapa safety belt nya bisa terlepas?!.

__ADS_1


__ADS_2