
Masih di masa lalu 5 tahun lebih yang lalu
Ditengah pesta perayaan ulang tahun
Hillatop company
Ketika kembang api terus mengeluarkan cahaya nya di atas langit malam, ketika suara petasan saling bersahutan Antara satu dengan yang lainnya, ketika acara puncak ulang tahun perusahaan berjalan.
Elvitania berjalan dengan kondisi sedikit pusing menuju ke arah belakang menuju ke bagian jembatan penghubung perusahaan Hillatop dan Apartement Hillatop group company.
Tanpa sadar dia berjalan menuju ke arah kolam renang area belakang yang saat ini kosong melompong tanpa penghuni.
Mengingat semua orang berada di gedung utama Hillatop company.
Belum juga kaki nya tiba ke arah kolam renang tersebut, seketika dia terkejut saat seseorang mengunci pintu jembatan penghubung dua company milik Hillatop Tersebut, dan tidak tanggung-tanggung semua lampu dimatikan secara serentak di bagian jembatan penghubung.
Hahhh Oh my god.
"Tuannnn"
Seketika Elvitania Berteriak panik, berusaha menuju ke arah pintu kaca penghubung Dua gedung raksasa tersebut.
Alih-alih mendengar, petugas yang mengunci pintu dan yang mematikan lampu telah melesat menjauh.
Bugggggg
Bugggggg
"Bapakkkkkkk yakkk bapakkkkkkk tidak bisakah bapak lihat ada manusia disini?"
Pekik Elvitania panik, dia terus berusaha memukul pintu kaca kedap suara tersebut dengan sekuat tenaganya.
"Bapakkkkkk oh tuhannnnn pakkkkk ohhh disini gelap, bagaimana jika ada hantu nya???"
Elvitania seketika berbalik kebelakang, Suasana suram benar-benar mendukung keadaan.
"Huwaaaaa Pakkkk mati aku, Pakkkk aku bisa mati muda Disini"
Gadis itu terus berteriak panik, buru-buru mencari handphone milik nya di dalam tas tangan y.
"Ohhhh apa perusahaan ini begitu miskin? gedung semewah ini tidak bisa menangkap sinyal? harus nya dia meletakkan tower darurat di atas gedung"
Elvitania terus bicara panik, berusaha mencari sinyal sambil menyalakan lampu senter nya.
"Oh ya Allah apa yang harus aku lakukan? oh bagaimana jika ada banyak makhluk sakral nya disini?"
__ADS_1
Dia terus berceloteh, mencoba bergerak maju kedepan dengan gerakan perlahan.
Dia fikir kenapa hidup nya selalu sial belakangan ini?!.
"Ini pasti efek buruk dari tuan Zahir, bayangkan sejak bertemu dengan bos menyebalkan itu hidupku jadi berantakan"
Gadis itu mengeluh disepanjang perjalanan nya, berjalan meraba-raba dengan hak tinggi nya , tangan kanan nya terus berusaha memegang handphone nya yang menyenteri jalanan di depan nya.
"Aku butuh sesuatu yang bisa membuang kesialan didalam hidup ku?!. Oh ayolah elv kenapa kamu bicara yang tidak-tidak sejak tadi"
"Ah apa aku harus minta cuti awal pada tuan Hill? atau aku minta pindah kantor saja?"
"Apa aku harus mandi kembang tuju rupa? atau aku harus cari air 7 sumur untuk mandi sekalian? mereka bilang itu bisa menghilangkan kesialan"
Ditengah ocehannya tiba-tiba saja.
Prangggg
Terdengar suara yang memekakkan telinga nya di ujung lorong sana.
"Akhhhhhh hantu pocong hantu kuntilanak, nenek lampir, nenek gayung, aku gadis baik-baik yang tidak banyak Tingkah, selamatkan hamba mu ya Allah dari pada syetan terkutuk disekitar nyaaaaa"
Setelah mulut nya komat-kamit kesana-kemari seketika Elvitania berlarian kocar-kacir kearah depan.
Duggggg
Dia merasa telah menabrak tubuh seseorang.
Elvitania membeku untuk beberapa waktu, Mencoba untuk menetralisir keadaan di jantung nya yang berfikiran tidak-tidak soal hantu.
Dia mendongakkan kepalanya untuk beberapa waktu.
Satu sosok tubuh besar tinggi berdiri tepat dihadapan nya.
"Akhhhhhhhh"
Lagi-lagi gadis itu Berteriak histeris saat dia menyadari sesuatu.
"Genduruwooooooooo"
Ditengah kepanikannya yang tidak tahu harus bagaimana, rasanya dia ingin melompat dari atap gedung Menuju kebawah, tahu-tahu suara seseorang mengejutkan dirinya.
"Apa? genduruwo?"
Suara bariton dari tubuh yang dia tabrak Tersebut memenuhi Gendang telinga nya.
__ADS_1
"Hahhhh?"
Seketika Elvitania menutup mulutnya dengan kedua belah tangannya.
Kau ingat elv? itu adalah pertemuan kedua kita.
Setelah itu insiden tak terduga terjadi, karena sesuatu kamu terjatuh didalam kolam renang, kamu kehilangan nafas mu untuk waktu yang begitu lama.
"Elvitania bangun, Elvitania dengar Suara ku, lihat aku, aku mohon, elv....elv... bernafaslah, ada aku disini"
********
Begitu tubuh mu naik ke atas semua orang berhamburan datang, Aku tidak bisa meneruskan penyelamatan ku untuk mu, sebab keadaan ku saat itu juga tidak baik-baik saja dan Zahir meraih tubuh mu dengan cepat.
"Sherkan... sayang... kau tidak apa-apa? apa yang terjadi?"
Liez berteriak panik, mencoba menyadarkan ku yang juga nyaris kehilangan keseimbangan atas tubuh ku sendiri.
******
Catatan \=
Karakter Elvitania ceria dan penuh canda tawa di usia muda 22 tahun, kita pun di usia itu berada pada fase paling bahagia, bergerak bebas dengan sesuka hati.
Lincah bukan berarti nakal tidak punya harga diri.
Humoris bukan berarti murahan.
Aktif bukan berarti pecicilan.
Semua berubah ketika Britania Menukar posisi mereka dan mencuri identitas nya.
5 tahun lebih bukan waktu sebentar berada didalam penjara bawah tanah, dia kehilangan masa depan, kehidupan nya, identitas diri, kehilangan tunangan nya.
Bahkan dimalam tragedi dia masih berharap hidup nya bisa kembali seperti semula, yang terjadi dia di nodai dan kehilangan Zahir secara bersamaan.
Karakter Elvitania benar-benar mati perlahan.
__ADS_1