Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan
Uni Emirate Arab


__ADS_3

Uni Emirate Arab


Hotel xxxxxxx


DUBAI


Lewat tengah malam


Setelah melewati perjalanan panjang Indonesia-Uni Emirat Arab selama hampir 20 jam akhirnya mereka tiba juga di negara Uni Emirat Arab dimana itu adalah sebuah negara di Asia Barat. Negara ini terletak di sebelah timur Jazirah Arab dan berbatasan dengan Oman dan Arab Saudi, dan memiliki perbatasan maritim di Teluk Persia dengan Qatar and Iran. Abu Dhabi adalah ibu kota negara ini, sementara Dubai menjadi kota yang paling padat.


Emirat merupakan sebutan suatu wilayah yang dipimpin oleh seorang emir, pemimpin kerajaan di dunia Muslim. Uni Emirat Arab terdiri dari tujuh emirat, yakni Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah dan Umm al-Qaiwain. Ketujuh emirat tersebut terkenal memiliki gedung-gedung tinggi, yang kemudian membuat Uni Emirat Arab dikenal sebagai negara dengan gedung-gedung tinggi. Selain memiliki gedung tinggi, ketujuh emirat tersebut juga memiliki corak budaya yang berbeda, yang kemudian membuat Uni Emirat Arab dikenal sebagai negara multikultural.


Sherkan terlihat mengembangkan senyuman nya ketika melihat Elvitania terlelap didalam mobil yang mengantar mereka ke hotel xxxxxxx yang telah dia booking sejak beberapa waktu yang lalu.


"Kita sudah tiba, tuan"


Seorang laki-laki bicara kearah Sherkan.

__ADS_1


Buru-buru Sherkan meletakkan jari telunjuk nya ke arah bibir nya, meminta laki-laki itu diam dan tidak bicara apa-apa lagi.


Seolah-olah paham dengan ucapan tuan nya, laki-laki itu langsung diam, dengan gerakan cepat dia membuka pintu mobil tersebut dan membiarkan Sherkan turun dari sana bersama nona muda nya.


Sherkan mulai Meraih tubuh Elvitania kemudian dia mulai menggendong nya secara perlahan, keluar dengan gerakan tegap dari mobil tersebut dan membawa Elvitania kedalam hotel yang ada di hadapan mereka itu.


Begitu tiba di pintu masuk, beberapa pegawai hotel menyambut mereka dengan ramah, yang telah hapal betul dengan Sherkan jelas cukup terkejut melihat laki-laki itu membawa seorang perempuan dengan cara yang begitu manis.


Laki-laki tidak banyak bicara itu pada akhirnya membawa pasangan nya juga.


Mereka memang sempat mendengar desas-desus pengusaha satu itu yang sering hilir mudik ke uni emirat Arab dalam rangka berbisnis telah menikah, tapi ini kali pertama laki-laki itu membàwa pasangan yang sesungguhnya.


Laki-laki itu kemudian langsung naik menuju ke arah elevator, membiarkan sang ruang kamar berbahan baja tersebut mengantar kan mereka menuju ke kamar hotel milik mereka diikuti oleh seorang laki-laki yang adalah sang sekretaris pengganti Merlin dan dua pegawai hotel tersebut.


Begitu mereka tiba di sebuah kamar, sang pegawai hotel langsung membukakan pintu dan meletakkan beberapa barang-barang milik Sherkan dan sang istri, kemudian kedua orang itu melesat pergi dari sana.


Sang asisten terlihat menunggu perintah untuk ikut beranjak dari sana.

__ADS_1


"Pergilah beristirahat, pastikan semua siap setelah jam makan pagi"


Ucap Sherkan cepat.


"Baik tuan"


Setelah berkata begitu, laki-laki itu membungkukkan tubuhnya secara perlahan kemudian mulai pergi dari sana tanpa banyak bicara.


Sherkan langsung menutup pintu kamar tersebut dengan kaki kanan nya, kemudian bergerak mendekati kasur dan meletakkan sang istri secara perlahan disana.


Seulas senyuman mengembang di balik wajah nya, cukup ingat bagaimana kemarin Elvitania berkata.


"Tidak bisakah kita mengganti sekretaris nya dengan laki-laki saja?"


Sang istri cukup risih melihat Merlin bersama mereka.


Apakah itu cemburu?!.

__ADS_1


Laki-laki itu mengelus keningnya untuk beberapa waktu, dia mengulum kan senyuman nya kemudian secara perlahan Sherkan memberikan satu ciuman manis di bibir perempuan tersebut dengan penuh kelembutan.


__ADS_2