
Selama diperjalanan Yash dan Alessia sama sekali tidak mengeluarkan suaranya, mereka terlihat fokus dengan pemikiran mereka masing-masing saat ini.
Sesuatu terjadi pada tuan Khadafi?!.sesuatu yang buruk?!.
Yash bertanya-tanya didalam hati nya sejak tadi, apa yang telah terjadi pada ayah mertuanya tersebut?!.
Meskipun dia telah menikah dengan Alessia, realitanya dia tetap merasa jika tuan Khadafi adalah ayah mertuanya, sedikit banyak laki-laki tersebut sangat membantumu dirinya dan Hana di masa lalu dalam banyak hal, tidak mengabaikan dirinya dan Hana bahkan laki-laki tua itu selalu men suport dirinya saat mendirikan perusahaan nya pertama kali.
Bohong jika dia tidak khawatir soal laki-laki tua tersebut saat ini, apalagi dia sudah berjanji pada Hana akan menjaga Khadafi dan jika sesuatu yang buruk terjadi andaikan beliau sakit Yash bersumpah akan merawat Laki-laki tersebut hingga tuntas.
Tuan Khadafi baik-baik saja hingga kemarin, bahkan masih mengunjungi nya beberapa hari yang lalu, masih juga mondar-mundur ke perusahaan untuk mengecek keadaan perusahaan juga masih sempat bersitegang dengan Madhuri soal sesuatu yang tidak Yash pahami, bahkan Yash tahu Alessia masih mondar-mandir menemui laki-laki tua itu dan membuat kunjungan meskipun dia juga tidak tahu untuk apa.
__ADS_1
Tapi kenapa pagi ini laki-laki tua itu tidak baik-baik saja, suara Kabar penuh kepanikan yang dia dapatkan pagi ini dari balik handphonenya jelas mengejutkan Yash.
Mereka pada akhirnya mulai memasuki halaman mansion tuan Khadafi, dimana para pelayan terlihat berlarian panik, sebuah mobil ambulance terparkir disana, bahkan seorang dokter yang Yash begitu kenal ada di sana.
Dokter Rick terlihat bergerak dengan cekatan dibantu oleh beberapa dokter lainnya, di ujung sana Madhuri istri ke tiga tuan Khadafi yang tidak lain ibu Diana terlihat bergerak cepat dan seolah-olah mencegah semua dokter dan tim nya Bergerak.
Yash jelas mengerut kan keningnya.
"Ada apa ini?"
"Kau tidak usah ikut campur dengan semua ini, aku bilang jangan bawa dia keluar ke rumah sakit, suami ku baik-baik saja, dia hanya butuh istirahat seperti biasanya beberapa hari kemudian dia pasti akan sehat seperti sedia kala"Wanita culas tersebut bicara dengan cepat, dia meninggikan suaranya, melarang siapapun membawa suaminya keluar dari sana.
__ADS_1
"Nyonya apa anda ingin tuan Khadafi mati? Dia berada pada fase kritis, semua dokter tahu itu tuan Khadafi mengalami henti jantung"Dokter Rick terlihat begitu marah.
"Sirkulasi darah tuan Khadafi mulai berhenti, pengiriman oksigen ke semua organ vital juga terhenti. Organ yang paling cepat dan paling parah yang akan terkena dampak buruk nya adalah otak. Tuan Khadafi bahkan mulai kehilangan kesadaran dan pernapasannya menjadi dangkal dan minimal.Percayalah Jika henti jantung bertahan selama lebih dari lima menit tanpa bantuan, kerusakan otak permanen dapat terjadi"
Bayangkan bagaimana marahnya laki-laki tersebut menjelaskan semuanya pada nyonya Madhuri.
"Anda ingin membunuh tuan Khadafi dengan cepat jika anda menghalangi pengobatan saat ini juga"
"Aku sama sekali tidak peduli, suami ku tidak suka aroma rumah sakit, dia berpesan tidak akan pernah mau di rawat di rumah sakit meskipun hingga mati sekalipun"Wanita tersebut menarik paksa suami nya agar dibawa oleh pelayan ke dalam, para dokter jelas membulatkan bola matanya.
Para pelayan seketika tercekat.
__ADS_1
"Siapa diantara kalian yang berani-beraninya memanggil dokter? Suami ku baik-baik saja"
Madhuri berteriak histeris, dia mengamuk parah dan ingin memaki para pelayan nya saat ini juga.