
Rumah sakit xxxxxxx
pusat kota.
Alessia terkejut saat seseorang berusaha menutup mulut nya dari belakang, membuat dia langsung membulat kan bola matanya dengan sempurna, didetik berikut nya bisa dia dengar suara seseorang berbisik di balik telinganya.
"Mari bicara 4 mata"
Kallan?.
Alessia tahu itu adalah kallan,
Dia memberontak, berusaha melepas kan diri, tidak tahu kenapa meskipun mereka pernah bersama dia saling mencintai terasa perih dengan yang lainnya tapi saat ini Alessia menjadi takut kepada laki-laki tersebut.
apalagi saat dia menyadari status hubungan mereka di mana Yash yang merupakan ayah kallan yang adalah suaminya, apalagi Yash sudah tahu soal hubungan dia dan kallan di masa lalu, dia takut jika dia dan kallan bertemu dan bicara sembunyi-sembunyi ini akan memicu kesalahpahaman di antara mereka seandainya Yash tiba-tiba datang mencari nya.
"Please jangan memberontak, mari bicara 4 mata"
Kallan Seolah-olah memohon, meminta nya untuk tidur memberontak.
__ADS_1
"Aku berjanji tidak akan membuat kekacauan dan juga tidak akan menemuimu lagi setelah ini, ibu"
Dan laki-laki tersebut berkata seperti itu seketika membuat Alessia terdiam, kata ibu cukup membuat dia melunak, tidak tahu kenapa dia tersentuh, merasa apakah mungkin Kallan mulai memaafkan diri nya dan mencoba memberikan dia sebuah kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka bertiga.
Dia, Yash dan Kallan sendiri.
Pada akhirnya Alessia mengangguk kan kepalanya, membuat Kallan menaikkan ujung bibirnya, dia melepaskan tangannya dari mulut Alessia.
Alessia berusaha untuk memundurkan tubuhnya, membuat Sedikit jarak di antara mereka, takut jika Kallan terlalu dekat pada posisi nya, menghindari fitnah atas posisi mereka.
"Katakan pada ku"
Kallan terlihat diam untuk beberapa waktu di mana dia menatap dalam bola mata Alessia kemudian menelusuri wajah gadis tersebut untuk beberapa waktu.
2 tahun tidak bersama dia bisa melihat Alessia telah terlihat dewasa saat ini, jauh lebih cantik dari terakhir kali mereka bersama dan saling berbagi cinta, bohong jika jantungnya tidak baik-baik saja dan jika dia tidak lagi mencintai gadis tersebut.
Realita nya dia masih begitu mencintai Alessia dan tidak bisa melupakan gadis itu selama 2 tahun penuh ini, memilih mengasingkan diri, tenggelam dalam jutaan kekecewaan dan dia terpuruk dalam keadaan, tidak rela gadis yang begitu dia cintai di nikahi oleh ayah nya sendiri.
"aku hanya ingin tahu apa kau mencintai ayah ku?"
__ADS_1
dia tiba-tiba melesat kan barisan pertanyaan tersebut karena Alessia, ingin tahu jawaban apa yang akan diberikan oleh gadis dihadapannya itu.
Alessia terlihat diam saat dia mendengar apa yang diucapkan oleh kallan, dia berusaha untuk menggenggam erat telapak tangan nya.
"aku hanya ingin mendengar jawaban itu saja tidak lebih, setelah itu aku akan pastikan tidak lagi membuat kekacauan dalam hubungan kalian"
Dan ketika kallan berkata begitu, Membuat Alessia memejamkan sejenak bola mata nya, kemudian gadis itu kembali membuka bola matanya dan menatap Kallan untuk beberapa waktu.
"aku mencintai Yash jauh lebih dulu dari mencintai kamu, Kallan"
dia mengucapkan bagaimana isi hatinya pada laki-laki di hadapannya itu dengan bibir sedikit bergetar, ada jutaan kegelisahan saat dia mengatakan hal tersebut, ada jutaan rasa bersalah pula yang bergumpal di dalam hatinya.
"Dia adalah cinta pertama ku"
dan percayalah saat Kallan mendengar apa yang di ucapkan oleh Alessia, seketika membuat laki-laki tersebut menggenggam erat telapak tangan nya.
"aku benar-benar minta maaf, Kallan"
Ucap Alessia dengan bola mata berkaca-kaca.
__ADS_1