Ixora Gadisnya Bang Bule

Ixora Gadisnya Bang Bule
Bab. 177. Bonchap. 3.


__ADS_3

“Bang sudah turunkan aku.” Suara Ixora saat mereka sudah berada di dalam kamar mandi.


“Aku mau taruh kamu di bath up Beb..” ucap Bang Bule Vincent yang masih menggendong tubuh Ixora.


“Repot Bang, di sini saja buka bajunya, sudah tidak tahan aku.” Ucap Ixora saat berada di dalam kamar mandi di depan cermin yang lebar.


“Sama Beb, aku juga sudah tidak tahan.” Ucap Bang Bule Vincent sambil tersenyum mesum.


“Ih.. Abang, aku tidak tahan pakai baju pengantin ini Bang.” Saut Ixora yang paham senyum mesum suaminya. Bang Bule Vincent pun lalu menurunkan Ixora dengan hati hati. Setelah Ixora sudah berdiri di atas lantai, Bang Bule Vincent mencium wajah Ixora sambil jari jari tangan Bang Bule Vincent sibuk membuka kancing baju kebaya pengantin Ixora. Jari jari lentik Ixora pun ikut terbawa membuka kancing baju sang suami.


Beberapa menit kemudian baju pengantin sepasang suami istri itu sudah terlepas dan mereka lempar baju baju ke keranjang baju kotor di dekat situ.


“Hmmm indah sempurna.” Gumam Bang Bule Vincent saat pertama kali melihat tubuh Ixora hanya terbalut oleh pakaian dhalem. Bang Bule Vincent pun segera menggendong tubuh Ixora dan dia bawa menuju ke bath up.


“Bang .. sabar... Aku tidak akan pergi pergi...” ucap lirih Ixora sambil tersenyum melihat Sang suami yang melangkah dengan cepat menuju ke bath up.

__ADS_1


Bang Bule Vincent segera menaruh tubuh Ixora ke dalam bath up. Ixora yang ingin segera berendam segera menyala air kran dan segera mengambil sabun yang ada di dekatnya.


“Beb, kenapa kamu malah mau mandi..” ucap Bang Bule Vincent saat Ixora sudah menenggelamkan tubuhnya masuk ke dalam air yang sudah penuh dengan buih buih sabun. Dan sudah tidak lagi bisa melihat tubuh sexy istrinya, hanya wajah Ixora yang tersenyum menatapnya.


“Segar banget Bang, habis terbungkus baju pengantin berendam gini. Sini dech...” ucap Ixora sambil mengulurkan tangannya pada Bang Bule Vincent.


Tidak perlu menunggu lama dan menyia nyiakan kesempatan Bang Bule Vincent pun segera masuk ke dalam bath up.


“Hmmm aku tahu kamu malu malu jika tubuh indahmu itu terlihat oleh aku ya...” gumam Bang Bule Vincent sambil tersenyum dan sudah berada di atas tubuh Ixora yang tertutup oleh buih buih sabun.


“Tidak usah Bab, perasaan ku sudah tergosok gosok sejak tadi.. tidak perlu lagi punggung ku digosok gosok.” Ucap Bang Bule Vincent sambil tersenyum dan jari jari Ixora pun mencubit kecil pinggang sang suami.


Bang Bule Vincent mencium dengan lembut bibir ranum Ixora. Jari jari Bang Bule Vincent membelai rambut kepala Ixora dan lama lama belaian jari jari tangan nya pindah pada tengkuk Ixora lalu semakin turun ke bawah. Ciuman mereka yang semula lembut pun menjadi semakin menuntut.


Dengan cepat jari jari Bang Bule Vincent membuka kaitan bra yang menyangka dua bukit kembar indah Ixora yang sudah begitu lama ingin dijamah oleh Bang Bule Vincent.

__ADS_1


Tangan Bang Bule Vincent pun segera maju ke depan menuju dua bukit kembar indah itu, jari jari tangan Bang Bule Vincent segera melakukan suatu gerakan yang sudah sering dia lakukan, yaitu gerakan therapy laktasi pada sapi sapi nya. Dan Ixora yang baru pertama kali dua bukit kembar indahnya dijamah oleh laki laki pun menikmati sediakan sentuhan dan gerakan jari jari tangan sang suami.


“Apa kamu suka Beb...” bisik Bang Bule Vincent dengan suara yang sudah parau. Ixora hanya menjawab dengan anggukan kepala dan kedua matanya terpejam sebab dia memang merasakan sensasi nikmat dan tenang hatinya.


Akan tetapi beberapa menit kemudian mata Ixora tiba tiba terbuka dengan lebar saat merasakan di atas perut bawahnya ada sesuatu yang semakin mengeras.


“Bang itu punya Abang.” Ucap Ixora sambil menatap wajah Sang suami yang semakin sayu.


“Iya dia juga minta disentuh.” Ucap Bang Bule Vincent lalu menghentikan jari jari tangannya dari gerakan therapy di dua bukit kembar indah itu.


Bang Bule Vincent berdiri dan segera melepas G string yang sudah semakin terasa sesak karena pedang panjangnya semakin menegang dan membesar.


Ixora semakin terbuka lebar kedua matanya bahkan sampai melotot melihat pedang panjang milik Sang Suami. Dan seketika juga Ixora berdebar debar jantungnya akibat takut.


“Pasti sakit sekali jika itu masuk ke dalam milikku.” Gumam Ixora yang kini memejamkan matanya. Dia mendapat informasi jika melakukan pertama kali akan merasakan sakit, dan kini melihat milik Sang Suami yang sangat besar dan panjang dia berpikir rasa sakitnya pasti akan melebihi apa yang sudah dirasakan oleh wanita wanita yang memiliki pasangan laki laki Asia.

__ADS_1


“Ayo Beb. Sentuh ini milikmu.. Hanya buat kamu...” ucap Bang Bule Vincent yang sudah tidak lagi berdiri.


__ADS_2