
Sementara itu di lain tempat di mension William. Dealova setelah mendapat kabar dari Lily langsung berlari keluar kamar dan menuruni anak tangga untuk memberi tahu Papanya, Tuan William.
TOK... TOK... TOK...
“Pa... cepat buka pintu, bahaya Pa, darurat, penting, urgen...” teriak Dealova sambil terus mengetuk ngetuk pintu.
Dan tidak lama kemudian pintu terbuka muncul sosok Tuan William sambil masih memegang handel pintu.
“Apa, bikin ribut saja kamu.” ucap Tuan William sambil menatap tajam wajah cantik Dealova.
“Pa, Kak Ixora diculik lagi. Kak Lily baru saja menghubungi. Pengawal dan sopir sepertinya dibius semprot. Kak Alexa pernah cerita waktu dia akan menculikkan diri dulu pernah akan dibius semprot tetapi tangan penjahatnya ditampar oleh Kak Alexa, bius semprotnya terlempar jauh...” ucap Dealova yang teringat akan cerita dari Alexandria.
“Bagaimana mungkin Ixora diculik lagi. Justin dan Dino masih dipenjara.” ucap Tuan William, akan tetapi tiba tiba telepon seluler nya berdering.
“Kamu hubungi Alexa, minta informasi jejak Ixora!” perintah Tuan William pada Dealova lalu Tuan Will berjalan masuk lagi ke kamarnya untuk mengambil telepon seluler nya yang masih berdering.
Sedangkan Dealova pun langsung berlari meninggalkan kamar orang tuanya untuk kembali menuju ke kamarnya guna mengambil telepon seluler nya yang masih tertinggal di kamar dia akan melaksanakan perintah Papanya.
Tuan William mengambil telepon seluler nya di atas nakas. Di layar tertera nama kontak istrinya yang melakukan panggilan video.
“Pa, jemput aku sekarang di mall. Aku ditinggal oleh Bule gila itu. Kurang ajar benar dasar Bule tidak punya sopan santun meninggalkan orang tua di mall sendirian.” ucap Nyonya William secara beruntun dan wajahnya terlihat sangat emosi.
“Bule kemana kok bisa meninggalkan Mama sendirian?” tanya Tuan William
“Tidak tahu Pa, aku baru mendapat telepon dari gurunya Ixora, katanya Ixora sakit diantar pulang oleh temannya naik taxi online karena pengawal dan sopir...” ucap Nyonya William
__ADS_1
“Sudah Mama tutup teleponnya, aku akan segera menjemput Mama.” ucap Tuan William langsung menutup sambungan telepon dengan istrinya. Sebab dia kini yakin yang dibilang Dealova benar sebab Ixora belum sampai di mension dan tidak mengabari dirinya ataupun Dealova.
Tuan William langsung mengambil jaket dan kunci mobilnya. Dia keluar dari kamar. Saat keluar dari kamar terlihat Dealova berlari lari menuju ke arahnya.
“Pa sudah dibalas dari Kak Alexa, katanya posisi Kak Ixora menjauh dari mension. Kak Alexa akan mengirim lokasi Kak Ixora pada hand phone Papa.” ucap Dealova sambil membawa telepon seluler nya, tampak wajahnya sangat kuatir.
“Karena aku tidak begitu paham.” ucap Dealova lagi
“Ya, Papa akan menjemput Mama lalu akan mencari Ixora.” ucap Tuan William lalu terus melangkahkan kaki menuju ke pintu utama mension.
“Pa.. aku ikut...” ucap Dealova sambil mengikuti langkah kaki Papanya.
“Tidak usah kamu masuk kamar lagi sana, belajar!” ucap Tuan William lalu segera membuka pintu utama mension. Tuan William segera menuju ke garasi untuk mengambil mobilnya.
Dan di tempat parkir hotel melati tempat Ixora berada.
“Bang peluk aku.. pegang aku... “ desah resah Ixora yang bingung merasakan yang ada pada tubuhnya terutama pada bagian bagian sensitifnya. Bang Bule pun memeluk tubuh Ixora dia mengira Ixora membutuhkan rasa nyaman kerena masih merasakan ketakutan akibat kasus tadi. Akan tetapi gerakan tangan dan ciuman Ixora semakin mengganas, Bang Bule terlihat bingung karena hasrat laki lakinya yang mulai muncul dan juga menyadari Ixora yang terkena efek obat perangsang.
Akan tetapi tiba tiba pintu mobil itu terbuka dan tampak sosok Nyonya William dan Tuan William sudah berada di dekat mobil Vincent.
“Kurang ajar ya kamu. Sudah meninggalkan aku sendiri di mall malah kamu akan berbuat kurang ajar pada Ixora. “ teriak Nyonya William saat melihat tubuh Bang Bule di atas tubuh Ixora yang memakai pakaian minim.
“Tidak segera diantar pulang malah akan kurang ajar ...” ucap Nyonya William
“Keluar kamu!” perintah Tuan William sambil menarik tubuh Vincent.
__ADS_1
“Tuan, Nyonya ini salah paham. Saya akan memakaikan gaun Ixora dulu baru akan saya bawa pulang..” ucap Vincent yang kini sudah berada di luar mobil. Sementara Ixora masih memanggil manggil namanya.
“Salah paham apa, aku lihat sendiri kamu pegang pegang tubuh Ixora.” ucap Nyonya William sambil menggeser tubuh Vincent agar menjauh dari pintu mobilnya.
Nyonya William terlihat langsung masuk ke dalam mobil setelah Bang Bule agak jauh dari pintu mobil lalu dia memaksa Ixora memakaikan gaunnya.
“Ayo kita pulang.” teriak Nyonya William sambil menarik tangan Ixora agar keluar dari mobil Vincent.
“Ma.. tubuhku panas ga jelas ini berdenyut denyut..” ucap Ixora saat sudah keluar dari mobil Vincent.
“Ma kita bawa dia langsung ke Dokter.” ucap Tuan William sambil berjalan di depan mereka untuk menuju ke mobilnya yang terparkir tidak jauh dari mobil Vincent.
“Tuan, Nyonya teman Ixora yang berbuat jahat.” teriak Vincent sambil berjalan di belakang mereka bertiga.
“Tuan.. Nyonya, saya berusaha menyelamatkan Ixora.” teriak Vincent lagi.
“Menyelamatkan apa, aku lihat sendiri kamu ..” ucap Nyonya William tidak berlanjut sebab matanya melihat dari dalam hotel keluar banyak orang. Perhatiannya tertuju pada satu pemuda yang hanya memakai celana boxer di antara rombongan orang orang itu. Tuan William pun juga spontan langkah nya terhenti, pandangan matanya tertuju pada rombongan orang orang itu.
“Tuan, Nyonya mereka berdua itu yang berbuat jahat pada Ixora.” ucap Vincent lagi.
“Bertiga dengan kamu.” ucap Nyonya William sambil melanjutkan berjalan sementara Ixora memeluk tubuh Mamanya dengan kepala terkulai pada bahu Mamanya.
“Menyelamatkan? Salah paham, salah paham apa? Coba kalau tidak kepergok sudah berlanjut entah ke mana... dasar!” Nyonya William masih saja terus mengomel pada Bang Bule. Bang Bule pun terus saja mencoba menjelaskan pada Nyonya William akan tetapi gagal.
“Ayo Pa, cepat masuk mobil dan segera bawa Ixora ke Dokter, kalau perlu divisum.” ucap Nyonya William, Tuan William pun segera berjalan menuju ke mobil nya dan tujuannya akan segera masuk ke dalam mobil.
__ADS_1