Janda Judes

Janda Judes
The BlackDelta 2


__ADS_3

Setelah suara tembakan menggema, Ratna melepaskan pelukannya.


Menatap suami yang begitu dia cintai, sahabat yang dulu sangat dia puja, sayup-sayup dia bisa mendengar teriakan Marco putranya.


Bugh...


Tubuh Ratna ambruk tepat dibawah kaki Hardi. Darah mengalir deras dari tubuhnya.


Hardi dengan tega melepaskan tembakan di tubuh Ratna.


Tembakan yang menembus dada kanan Ratna, membuat wanita yang tengah hamil itu ambruk dengan darah yang memenuhi tubuhnya.


"Ratnaa...." Teriak Rahadi dan Ayushita bersamaan.


Istri Rahadi merengkuh tubuh Ratna yang bersimbah darah.


"bertahanlah untuk anak-anak mu Ratna.." ucap Ayu lirih, air matanya tidak lagi bisa dibendung.


"ibu.." Marco kecil berdiri di depan Ratna yang hampir kehilangan kesadarannya.


Ratna hanya tersenyum tipis menatap putranya itu.


"pengawal bawa Ratna ke rumah sakit sekarang!!" titah Rahadi.


Setelah tubuh Ratna dibawa beberapa pengawal dan Ayushita menggenggam tangan Marco juga mendampingi.


Kini tinggallah Rahadi dan Hardi saling berhadapan.


"Manusia macam apa kau Hardi? kau melukai istri mu didepan putra mu sendiri, tidak berpikir kah dirimu apa yang kamu lakukan akan menjadi kenangan buruk untuk Marco." ucap Rahadi dengan penuh kekecewaan.


"wanita itu memang pantas mati bersama anak hasil perselingkuhannya itu." suara Hardi benar-benar lantang, tidak ada sedikitpun rasa penyesalan dalam hatinya.


"suatu saat kau akan tahu kebenarannya, dan aku Pastikan kau akan menyesal." Rahadi menatap tajam Hardi.


"sekarang aku Rahadi Putra mengeluarkan mu dari The RedDelta, dan kau bisa memiliki 50% asetnya. Aku kira itu sudah lebih dari cukup untuk manusia tamak harta seperti dirimu. Jika suatu saat kau menyadari kesalahan mu, jangan pernah datang kemari." lantang Rahadi.


Rahadi dan Hardi adalah sahabat, cita-cita mereka yang ingin menaklukkan dunia membuat mereka selalu bekerja keras untuk menggapai semuanya.


Dengan kecerdasan yang mereka miliki, dalam waktu lima tahun mereka akhirnya menggapai apa yang menjadi cita-cita mereka.


The RedDelta, siapa yang tidak pernah mendengar nama itu, Mafia kelas kakap yang paling ditakuti di dataran Asia dan mulai merambat ke Amerika. Penyelundupan, jual beli barang terlarang hingga organ tubuh, perjudian, pembunuh bayaran dan masih banyak lagi kejahatan lain.


Meski kejahatan terpampang jelas didepan mata, tapi polisi bahkan tidak bisa menyentuh mereka. Polisi dibuat kerepotan mencari bukti kejahatan mereka karena jaringan mereka yang sudah sangat luas.


Ditambah pelobi mereka juga sangat pintar, Pemerintah, kepolisian, media cetak, televisi, perusahaan ekspedisi semua bisa dilobi.


The RedDelta, Mendengar namanya menggaung ditelinga saja membuat orang akan mengerutkan keningnya, keringat mengucur deras dan rasa takut menyelimuti.


The RedDelta berkembang sangat pesat ditangan Rahadi dan Hardi. Ditangan mereka nama The RedDelta menggaung disetiap sudut kota.

__ADS_1


Namun semakin tinggi pohon semakin kencang pula angin menerpa, agaknya pepatah itu benar adanya.


Hardi Mahendra semakin menggila, selain gila harta Hardi juga gila wanita. Cara kotor dia gunakan untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.


Dia menggaet wanita kaya untuk diperdaya.


Tidak lagi memperdulikan istri dan anaknya.


Berbanding terbalik dengan Rahadi Putra, dia tetap memegang teguh pendiriannya, yang tidak ingin melibatkan wanita atau anak-anak dalam bisnisnya.


Rahadi begitu mencintai keluarganya, Hardi dan Rahadi menikah dengan waktu yang hampir sama.


Namun setelah anak Rahadi lahir, ujian rumah tangganya semakin berat.


Satu kesalahan Rahadi membuatnya menyesal seumur hidup.


Saat itu Rizal putra pertamanya masih berusia kurang dari dua tahun, saat seorang wanita datang dan mengaku tengah mengandung benih dari Rahadi.


Tentu saja hal seperti itu membuat banyak wanita marah dan kecewa.


Tapi tidak dengan istri Rahadi, dia memang kecewa dengan suaminya tapi dia berusaha menerima jika dirinya akan dimadu.


Sekuat apapun istrinya bertahan, rasa kecewa tetap ada di hatinya.


Hingga sebuah insiden merenggut semua kebahagiaan Rizal kecil.


Istri Rahadi yang tak lain adalah ibu kandung Rizal, meninggal dalam kecelakaan tunggal.


Selama satu tahun Rahadi terpuruk, tapi melihat kedua putranya, membuat Rahadi kembali bersemangat.


Ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, dia menjaga keluarganya dengan baik.


Menjadikan Ayushita ibu dari Daniel menjadi istri satu-satunya.


Tapi sayang, segala yang Rahadi lakukan untuk Ayushita, tidak membuatnya puas.


Setelah kejadian malam dimana ibu Marco meninggal setelah operasi pengangkatan peluru dan operasi Caesar, lalu ayah Marco dikeluarkan dari The RedDelta.


The BlackDelta lahir, ayah Marco membawahi ribuan anak buah.


Dan lebih mencengangkan lagi, Ayushita membantu Hardi merebut segala milik Rahadi, lalu meninggalkan Rahadi yang terpuruk jatuh.


Rizal, Marco dan Vina tumbuh bersama, meski tidak lagi ada harta yang Rahadi miliki, tapi untuk anak-anaknya, Rahadi berjuang keras agar segala miliknya kembali lagi.


Dua tahun Rahadi berjuang, hingga The RedDelta kembali bangkit, saat semua miliknya kembali.


Hardi justru jatuh terpuruk karena Ayushita mengalihkan semua aset Hardi menjadi atas namanya. Dan The BlackDelta dipimpin oleh Ayushita, entah apa yang terjadi setelahnya, tapi Rahadi hanya tahu jika Hardi tewas karena bunuh diri.


Rahadi tidak lagi mengungkit apa yang telah terjadi, terlebih setelah kejadian penembakan itu Marco mengalami trauma berat, hingga ia kehilangan sebagian dari ingatannya.

__ADS_1


Flashback off....


"apa kau lupa atas apa yang sudah ayah mu lakukan? apa kau ingin mengulangi kesalahan ayah mu?" tegas Tuan Rahadi.


"Aarrghhh..." Marco mengerang kesakitan, kepalanya terasa sangat sakit saat mendengar semua cerita masalalu dari mulut tuan Rahadi.


"berhentilah menyakiti kaum ibu mu Marco," teriak tuan Rahadi. "kau juga memiliki adik perempuan, apa kau lupa karena obsesi dan keegoisan ayah mu Vina tidak bisa merasakan belaian tangan ibu mu," Tuan Rahadi murka,


Selama ini dia diam saat Marco selalu bermain wanita, dia juga diam saat mengetahui istri Marco meninggal karena bunuh diri.


Tapi kini Tuan Rahadi sudah kehabisan kesabaran untuk Marco.


Dia tidak bisa lagi membiarkan Marco menyakiti menantunya.


"lepaskan Dery, dia tidak mencintai mu Dery mencintai Rizal. Lupakan obsesi mu, dia bukan milik mu lagi Marco." tegas tuan Rahadi.


Marco masih mengerang kesaksian, kepalanya terasa akan pecah.


Kelebatan bayangan masalalu terlihat jelas dimatanya.


Kerasnya hati sang ayah membuatnya kehilangan cinta kasih dari ibunya.


Membuat Vina tidak mengenal ibunya bahkan sejak ia dilahirkan.


"Aarrgghhh..." Marco meringis kesakitan, lalu matanya mengembun air mata mengalir deras saat ia kembali mengingat semuanya.


"i...ibu..." lirih Marco sebelum ia kehilangan kesadarannya.


Saat itu juga Zyan datang dengan nafas terengah-engah.


"tu..tuan, kita harus kerumah sakit sekarang," ucap Zyan.


"kenapa?"


"Daniel terkena tembakan Monica tuan," ucap Zyan takut-takut.


Mata tuan Rahadi membulat sempurna, lalu dengan cepat ia berjalan keluar.


Langkahnya terhenti saat ia juga mengingat Marco yang tidak sadarkan diri.


"Zyan, bawa Marco kerumah sakit sekarang." tegas tuan Rahadi, sebelum berlalu pergi.


Setelah kepergian tuan Rahadi, Zyan dibantu beberapa pengawal membawa Marco ke rumah sakit.


Aku tahu hidup mu tidak mudah sejak kecil Co, tapi tidak bisa kah kau membuang obsesi mu itu. Ayo kita hidup seperti dulu. Zyan


bersambung.....


tinggalkan like, komen

__ADS_1


rate 5 trus vote juga ya 😘😘😘


__ADS_2