
Di kejauhan
ada yang tidak suka melihat kebahagiaan Dery dan ketiga sahabatnya, Ikbal yang selalu bersikap dingin kepada semua gadis berbanding terbalik jika sedang bersama Dery, dia bisa begitu manis dan lembut.
Rasa cemburu dan iri membakar hati gadis yang memperhatikan mereka di kejauhan.
"gaes gue ke toilet dulu ya" pamit Dery kepada sahabat nya.
"gue anter ya jah?" ikbal menyahut.
"gak usah lah gue bisa sendiri, bentar doang" jelas Dery
"Ok deh hati-hati yak" ucap Iwan
****
Langkah Dery terhenti ketika Vina yg tiba-tiba menariknya "heeehhh cewe kampung norak, pake pelet apa lo sampe Ikbal segitu luluhnya sama lo" bentaknya.
"Ikbal itu punya gue, dan Lo gak pantes sama Ikbal sadar diri dong" terus menarik kasar Dery menuju dermaga.
__ADS_1
"aachhh Vin ini sakit, jangan kasar bisa gak sih Lo" ringis Dery kesakitan
"kalau Lo emang suka sama Ikbal ambil hatinya, dengan kelembutan gak kasar kayak gini, kalau Ikbal liat Lo kasar kayak gini dia bakal tambah ilfil sama lo" masih terus merintih kesakitan.
"gue gak peduli, Lo harus jauh-jauh dari Ikbal pergi Lo dari hidup ikbal" mendorong Dery dengan sangat kasar, dorongannya begitu keras hingga membuat Dery terpeleset jatuh, dengan susah payah Dery berpegangan pada tiang dermaga agar tidak terjun kelaut.
Melihat Dery jatuh Vina yang panik langsung meninggalkan Dery tanpa mau membantu Dery yang berteriak meminta tolong.
..........
Ditempat lain Ikbal Iwan dan Roby sedang kebingungan mencari Dery.
"gue udah cari di semua toilet dan udah tanya semua penjaganya tapi gak ada yang tau dimana Dery" ucap Iwan sambil terengah mengatur nafas.
"lebih baik kita mencar aja, biar cepet ketemu perasaan gue gak enak gaes" frustasi Ikbal
"Lo bener, sebaiknya kita mencar, gue cari di tempat parkir Lo sama Iwan cari disekitar pantai, Lo musti tenang bal, Dery pasti baik-baik aja" Roby mencoba menenangkan Ikbal.
Pencarian Roby diparkiran terhenti setelah tanpa sengaja melihat vina berlari ketakutan, "Vina itu Vina kan, kok dia ada disini, kenapa tuh anak lari-lari kayak dikejar setan" batin Roby yang mulai dihinggapi rasa curiga.
__ADS_1
Sedangkan Iwan dan Ikbal masih terus mencari disekitar pantai, pantai disini yang belum banyak orang tau sehingga suasana masih sepi tak banyak pengunjung yang datang.
Perhatian Ikbal beralih karena mendengar teriakan minta tolong dari arah dermaga, "wan Lo denger gak? ada yang teriak minta tolong dari arah dermaga, coba kita cek yuk" ajak Ikbal yg langsung lari menuju dermaga.
"Ikbal itu dery hampir tenggelam" tunjuk Iwan kearah bawah dermaga.
"Deryyyyy" teriak ikbal panik.
Tanpa pikir panjang Iwan dan Ikbal melompat terjun kelaut menyelamatkan dery.
Susah payah menarik Dery yang sudah tak sadarkan diri ke tepi pantai.
"wan Lo cari Roby ambil baju ganti atau apapun buat Dery" pinta ikbal sambil mengangkat tubuh Dery yang lemas.
"Ok gue ke mobil, Lo kasih pertolongan pertama dulu buat Dery, semoga Deket sini ada klinik gue bakal tanya ke warga sekitar" ucap Iwan tak kalah paniknya berlari menuju mobil.
Rasa sakit menjalar di dada Ikbal, merasa tidak bisa menjaga gadis yg dicintainya dengan baik lalai hingga Dery mengalami kejadian buruk,
tak terasa air matanya mengalir tanpa bisa dibendung, sakit ketika harus melihat cintanya terluka terkulai lemas tak berdaya. "Lo pasti baik-baik aja der, gue janji. Maafin gue yang gak bisa jagain Lo, pliiis gue mohon Lo bangun. Tuhan aku mohon Dery harus bangun selamatkan Dery Tuhan" doa Ikbal dalam hati sambil terus berusaha memberikan pertolongan pertama.
__ADS_1
*cerita ini hanya fiktif* maaf jika masih banyak kesalahan. jangan lupa like dan komen ya dear 🙏🙏