Janda Judes

Janda Judes
Rumah Sakit


__ADS_3

Rizal duduk didepan pintu ruang Operasi, menyembunyikan wajah dengan kedua tangannya.


Dia sedang terisak, adik yang selama bertahun-tahun berusaha menghabisinya kini justru malah menyelamatkan nyawanya.


Belum lagi dia harus menerima kenyataan jika Dery dan Ramon masih belum juga ditemukan.


Rizal benar-benar merasa hancur saat ini.


Cukup lama dia menunggu, sampai seorang dokter keluar dari ruang operasi.


"tuan..." Rizal mendongak menatap dokter itu penuh harap.


"adik anda terlalu banyak mengeluarkan darah, kita butuh pendonor segara, golongan darahnya A+..."


"darah saya A+ dok, bisa ambil darah saya," ucap Rizal.


Dokter itu mengangguk lalu meminta Rizal mengikuti seorang perawat.


Tidak lama setelah Rizal pergi untuk mendonorkan darahnya untuk Daniel, tuan Rahadi datang bersama Jack.


Joe yang menunggu dijarak cukup jauh dari Rizal menunduk saat tuan Rahadi mendekatinya.


"bagaimana keadaan Daniel, Joe,"


"tuan Daniel, masih diruang operasi tuan," Joe masih menunduk.


"tuan Rizal sedang mendonorkan darahnya untuk tuan Daniel,"


"Rizal?" tuan Rahadi nampak terkejut saat mendengar Rizal mendonorkan darah untuk Daniel.


Bagaimana bisa Rizal mendonorkan darahnya, apa mereka berdua memiliki kecocokan golongan darah.


Itu yang ada dalam pikiran tuan Rahadi.

__ADS_1


Tidak lama Rizal datang dengan wajah sedikit pucat, cukup banyak darah yang harus ia donorkan.


Tubuhnya menegang saat sang ayah sudah duduk didepan ruang operasi.


"a..ayah.." lirih Rizal, dia bahkan tidak berani mendekat.


Rizal takut jika sang ayah marah padanya, seharusnya dia bisa menjaga adiknya kan, tapi justru Daniel berada dalam situasi sulit seperti ini karena dirinya.


"kemarilah nak..." tuan Rahadi melambaikan tangan pada Rizal.


Dengan langkah gontai Rizal mendekat,menatap sendu pada sang ayah.


Bruukk


Rizal terduduk didepan kaki sang ayah, air matanya mengalir deras.


"maafkan aku yah, seharusnya aku melindungi Daniel, tapi...." belum selesai Rizal mengucapkan kalimatnya tuan Rahadi memeluknya erat.


Rizal menatap sang ayah, dia ingin menceritakan tentang Ramon.


"yah.. kita harus mencari Ramon untuk Daniel," kening tuan Rahadi tampak berkerut saat mendengar ucapan Rizal.


"kita memang harus mencari istri dan putra mu kan,"


Rizal menggeleng kuat.


"kita harus mencari istri ku dan juga putra Daniel yah," tegas Rizal, dia harus rela jika pria kecil yang selama ini dia sayangi adalah putra sang adik.


Kedua mata tuan Rahadi membulat sempurna, begitu juga dengan Jack dan juga Joe, mereka sangat terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar.


"putra Daniel? maksud mu..." tuan Rahadi masih tidak mengerti maksud Rizal.


"aku juga tidak tahu yang sebenarnya yah, tapi Daniel meyakini jika Ramon adalah putranya dengan Monica." jelas Rizal.

__ADS_1


Tuan Rahadi tampak mengurut pangkal hidungnya. Dia sangat terkejut, bagaimana dia sampai tidak tahu jika Daniel memiliki seorang putra bersama Monica, padahal selama ini dia selalu meminta orang untuk mengawasi Daniel.


"Jack...." Tuan Rahadi melirik tangan kanannya itu. Jack yang mengerti maksud bosnya, mengangguk mantap.


"aku akan menemukan nona muda dan juga cucu tuan secepatnya," Jack menunduk undur diri. Dia harus secepat mungkin menemukan menantu dan juga cucu bosnya sebelum The BlackDelta menemukan mereka.


Bagaimana selama ini aku bisa kecolongan dan tidak mengetahui jika Daniel memiliki putra dan itu adalah Ramon, Ayushita pasti ada dibalik semua ini. Jack


Didalam mobil Jack merogoh ponsel dalam sakunya, mendial nomor telepon seseorang.


"temukan nona dan Ramon secepatnya, kita harus menemukan mereka sebelum The BlackDelta."


"....."


"bagus, telusuri tempat itu sekarang juga, jangan sampai ada yang terlewat,"


Panggilan telepon terputus, Jack lalu melajukan mobilnya menuju markas The RedDelta.


Braakkkkk


Aaarrgghhhhh


bersambung....


sekalian promo yakk...



jangan lupa mampir di novel baru othor, 😘😘😘😘


tengkyuuu reader kesayangan 😘😇


Salam Sehat Semangat Gusti berkahi Gusti dampingi loveyuuuuu ❤❤

__ADS_1


__ADS_2