
Hingga sore hari Ratih masih setia menunggu suami, putri dan juga nyonya Risya di pinggir hutan sambil terus bersembunyi, tapi mereka tak kunjung datang.
Rendy kecil yang saat itu masih berusia sepuluh tahun hanya bisa memeluk sang ibu yang terlihat begitu ketakutan.
Rendy yang tidak mengerti apa yang telah terjadi terus mengucapkan janji akan melindungi dan mencari keberadaan adik dan juga ayahnya.
Sejak saat itu juga Ratih tidak pernah lagi menemukan suami, putri dan juga nyonya Risya lagi.
Dan hidup dengan berpindah-pindah tempat hanya untuk menghindari anak buah Ayushita yang terus mengejar dirinya dan sang putra.
Flashback off
Ibu Ratih menceritakan semuanya dengan air mata yang tidak hentinya mengalir.
"maafkan saya tuan, saya tidak berhasil membawa pulang nyonya Risya pada tuan, saya tidak tahu dimana keberadaan suami putri dan nyonya Risya setelah kejadian malam itu. Keluarga saya satu-satunya tinggal Rendy tuan, saya tidak ingin kehilangan putra ku juga," ucap Bu Ratih.
Semua orang yang ada di sana dibuat geram mendengar cerita Bu Ratih.
Karena obsesi wanita bernama Ayushita itu, membuat semua orang yang berada dekat dengan tuan Rahadi dan Rizal menderita.
"apa kau tahu dimana putra kedua ku Ratih?" tanya tuan Rahadi penuh harap.
__ADS_1
Selama ini dia tidak tahu jika istri tercintanya sedang mengandung saat kecelakaan itu, dan ternyata kematiannya dipalsukan oleh istri keduanya.
"maaf tuan, saya tidak tahu, karena setelah dilahirkan nyonya Ayushita membawa putra tuan entah kemana." jelas Bu Ratih dengan penuh penyesalan.
Dery memeluk erat suaminya yang terlihat teguncang atas kenyataan yang dia terima, sedangkan Johnson tampak begitu geram mengetahui kebenaran yang baru saja terungkap.
"kita Serang markas The BlackDelta hari ini juga," Johnson mengepalkan tangan menahan emosi yang sudah memuncak.
Kakak satu-satunya yang dia miliki, hidup menderita karena wanita gila bernama Ayushita.
"tidak tuan, kita tidak bisa menyerang The BlackDelta begitu saja, kita tidak tahu dimana keberadaan pimpinannya, jika kita salah menyerang justru itu akan merugikan tim kita," jelas Juii tanpa ragu-ragu, Juii yang sudah lama berusaha membobol pertahanan sistem The BlackDelta tahu benar kekuatannya hampir setara dengan The RedDelta.
"Joe, biarkan Juii bicara," tuan Rahadi menatap Juii dengan intens.
Joe mangangguk samar, lalu mundur dua langkah, sedangkan Juii menceritakan usahanya selama hampir dua tahun ini membobol sistem The BlackDelta.
"kau memang jenius Ju," puji Johnson. "lalu apa uyang harus kita lakukan sekarang?" kini Johnson dan Rahadi saling menatap.
"beri aku waktu Satu bulan untuk menembus penjagaan The BlackDelta, tuan, aku mohon," pinta Juii dengan mengiba.
Semua orang menatap Juii tidak percaya, sedangkan Joe melirik tajam adiknya ini.
__ADS_1
"Ju, jangan berulah, kau sudah berjanji akan kembali melanjutkan pendidikan mu setelah nona ditemukan, jangan mengingkari janji mu sendiri," tegas Joe.
"Joe benar Ju, kau tidak bisa masuk dalam tim kita sekarang, kau harus melanjutkan pendidikan mu, patuhi apapun perintah Joe, itu demi kebaikan mu," tuan Rahadi menepuk pundak Juii dengan bangga.
"informasi yang kau berikan ini sudah cukup membantu tim kita, tugas mu sudah selesai," sambungnya.
Mereka bisa melihat jelas kekecewaan dimata Juii, tapi keputusan Joe sudah tidak bisa diubah, Joe benar-benar tidak ingin adiknya berada dalam bahaya dan masuk dalam dunia hitam seperti dirinya.
Aku janji tuan, bagaimana pun caranya, aku pasti bisa membantu kalian. batin Juii.
"kita pindahkan Rendy ke rumah sakit kita, agar kita bisa mengawasi Rendy dan juga Daniel dan menjaga mereka dengan ketat," titah taun Rahadi.
Joe dan Zyan mengangguk lalu undur diri untuk mengurus kepindahan Rendy.
"ternyata selama ini aku tinggal bersama dengan orang yang sudah sangat berjasa untuk suami, ayah dan ibu mertua ku," lirih Dery, dia memeluk erat Bu Ratih yang masih terus menangis tanpa suara.
"tidak sayang, justru ibu sangat berhutang Budi pada nyonya dan tuan," balas Bu Ratih.
Mereka saling memeluk hangat, terlihat ada kelegaan di wajah Bu Ratih.
Bersambung....
__ADS_1