Janda Judes

Janda Judes
S1 End


__ADS_3

Hari berganti begitu cepat, hingga tak terasa baby Rey sudah menginjak usia 4 bulan.


Semakin hari kebahagiaan semakin bertambah.


Ramon yang semakin pandai dan dewasa, Reyhan yang semakin aktif dan makin banyak berceloteh membuat semua orang gemas.


Kini rumah selalu riuh dengan canda tawa dan kehangatan keluarga, tak lagi ada permusuhan dan dendam.


Tentu hal itu membuat semua orang merasa nyaman dan aman.


Meski dulu tuan Rahadi berencana menghabiskan masa tuanya di Indonesia, tapi setelah melihat kebahagiaan kedua putranya membuat pria gagah nan berwibawa itu memutuskan untuk kembali terjun langsung ke perusahaannya di California. Hasrat untuk bekerja masih sangat besar dalam dirinya.


....


Malam ini udara terasa lebih dingin dari biasanya, mungkin karena sejak sore tadi hujan turun tanpa henti.


Dery berdiri menatap keluar jendela, memperhatikan beberapa pengawal yang terlihat memakai pakaian tebal.


Menunggu sang suami yang masih sibuk di ruang kerja.


entah mengapa tiba-tiba ingatan Dery menerawang jauh, kembali mengingat masa-masa sulitnya.


Bagaimana dirinya bisa sampai dirumah ini, dicintai dan disayangi semua orang. Dirinya yang dulu bukanlah siapa-siapa, kini mendapat kehormatan yang luar biasa.


Kini ia memiliki suami yang begitu mencintainya, suami yang menerima Dery apa adanya.

__ADS_1


Tanpa memperdulikan statusnya dulu, yang sudah menjadi seorang janda di usia yang masih sangat muda.


Rasanya masih seperti mimpi, hidupnya yang dulu harus penuh perjuangan dan kesakitan, kini di penuhi kebahagiaan.


Tangan kekar melingkar diperut Dery membuat lamunannya lenyap.


"apa yang kamu pikirkan sayang, sampai tak tahu aku sudah disini sejak tadi, "


Membalik tubuh Dery menghadapnya, mengecup lembut kening sang istri.


"tidak ada, " memeluk erat Rizal. "aku hanya sedang melihat hujan, " usel-usel dada.


ayolah sayang jangan memancing ku. menggaruk kepala yang tidak gatal.


"hem.. "


"apa ini semua mimpi? " menusuk-nusuk pipi Rizal dengan menampilkan ekspresi menggemaskan.


"apanya yang mimpi? " menghirup aroma tubuh Dery yang kini sudah menjadi candu baginya.


Menarik tangan Rizal untuk duduk di tepi ranjang, " lihat.. " menunjuk baby R yang tidur pulas.


sebenarnya maksud mu apa sayang, kenapa malah membuat teka-teki begini.


"rasanya aku seperti sedang berada di alam mimpi, semua kebahagiaan ini, aku memiliki suami seperti diri mu, memiliki ayah, Daniel, Ramon dan baby R aku sangat beruntung, " memeluk erat Rizal, menyembunyikan wajahnya.

__ADS_1


Suaranya terdengar bergetar. Mengecupi pucuk kepala sambil mengusap punggungnya menenangkan.


"dulu aku pikir kebahagiaan tak akan pernah lagi hadir dalam hidup ku, aku hampir putus asa sebelum kamu menolong ku, " air mata sudah merembes di ujung matanya.


Rizal menghela nafas panjang. Ia tahu tak mudah menjadi istrinya dulu.


"dengar kan aku," menakup kedua pipi Dery, "selamanya aku akan memberikan semua kebahagiaan untuk mu dan juga anak-anak kita, saat aku hidup atau bahkan jika aku sudah mati sekali pun, aku janji," Kata-kata Rizal membuat air mata Dery semakin deras. Jika dulu ia menangis karena disakiti kini ia menangis karena rasa bahagia.


Secinta itu sang suami padanya dan juga anak-anak mereka.


kamu memang suami dan ayah yang sempurna. Dery mengeratkan pelukannya.


End.....


Hai Haii gaeesss...


karena Dery sama Rizal udah bahagia jadiii Novel JJ season satu udah tamat yakk...


Tapi,


Ntar ada season 2 nya kok, dan masih di judul ini juga. Nah di S2 ini masih tetep ada Dery sama Rizal, tapi S2 akan lebih fokus ke Daniel dan orang-orang kepercayaan Rizal, kisah cinta rumit bersegi-seginya mereka dan perjuangan mereka mencapai kebahagiaan.


Tadinya sih mau dipisah novelnya tapi othor masih belum bisa move on dari novel ini.


buat kalian semua tungguin S2nya ya... Sehat selalu readers kesayangan 😘

__ADS_1


__ADS_2