
Pak Rahmat meninggalkan Rizal bersama Dery, dia tahu lelaki itu sangat mencintai putrinya, membiarkannya menumpahkan segala rindu serta rasa bersalah di hatinya.
"Joe, tolong panggilkan dokter, tangan nak Rizal terluka," menepuk pundak Joe.
"baik tuan," Joe undur diri.
Ayah Duduk tepat di samping Reno, menatap iba pada Rizal yang masih terisak menciumi tangan lemah Putrinya.
Sama sekali tidak memperdulikan luka ditangannya yang masih mengeluarkan darah.
"sepertinya tuan Rizal sangat mencintai Dery ya yah," Reno menatap Rizal penuh haru.
"iya nak Reno, sejak pertama kali bertemu dengan nak Rizal dulu, ayah bisa merasakan jika nak Rizal sangat mencintai Dery," seorang ayah pasti bisa merasakan ketulusan hati pria yang mencintai putrinya.
Tap...Tap....Tap....
Tuan Rahadi berhenti didepan pintu ruang ICU, dilihatnya Rizal yang terisak dan menggenggam tangan wanita yang sedang terbaring tidak berdaya. Entah mengapa hatinya menghangat melihat pemandangan itu, sungguh dia merasa sangat terharu bercampur sedih.
__ADS_1
jadi Rizal pulang karena wanita ini? siapa dia mengapa Rizal terisak sampai seperti itu.
"permisi, tuan siapa?" Pak Rahmat dengan sopan menyapa ayah Rizal.
Tuan Rahadi menoleh menatap pria didepannya dan melihat Reno yang masih duduk ditempatnya, sudah bisa dipastikan jika mereka adalah keluarga wanita didalam.
Tuan Rahadi menunduk sopan, "perkenalan tuan, saya Rahadi ayah Rizal," mengulum senyum mengulurkan tangan.
"Saya Rahmat tuan, saya ayah Dery," membalas jabat tangan Rahadi dengan hangat. " Mari duduk tuan" mempersilakan Rahadi untuk duduk.
Tuan Rahadi ini sungguh masih gagah dan berwibawa, sama persis seperti nak Rizal.
"maaf tuan, kita harus bertemu di suasana yang seperti ini," pak Rahmat tidak bisa menutupi jika dirinya sedang sedih. "putra tuan sungguh luar biasa, tidak ada laki-laki manapun yang dicintai putri ku selain nak Rizal."
Pak Rahmat berkata jujur, memang tidak ada pria lain yang dicintai Dery selama ini, meski kesalahpahaman sempat membuat mereka terpisah tapi Dery tidak bisa melupakan cintanya pada Rizal.
"tuan besar, anda datang?" Joe dan Zyan datang bersama dokter Ilham.
__ADS_1
"ya aku langsung menyusul Rizal saat mengetahui Rizal kembali ke Indonesia dengan terburu-buru." tuan Rahadi sudah berdiri menyapa ketiga rekan putra nya, yang sudah seperti anak-anak nya sendiri.
"kenapa kalian tidak bilang?"
Joe, Zyan dan Ilham yang tidak paham hanya saling pandang.
"bilang soal apa tuan?" Joe membuka suara.
"tentang wanita yang berhasil mencuri hati Rizal," tuan Rahadi menatap pintu kaca ruang ICU. "jika aku tahu, sejak awal, pasti segera aku akan menikah kan mereka, apa kalian lupa jika aku ingin memiliki cucu dari Rizal." kalimat yang keluar dari tuan Rahadi membuat semua orang yang ada disana mengulum senyum.
"apa tuan setuju jika kita menjadi keluarga?" tuan Rahadi menatap pak Rahmat penuh harap.
"tentu tuan, apapun yang membuat anak-anak kita bahagia, kita harus mendukung mereka kan?" awalnya pak Rahmat mengira tuan Rahadi akan menentang hubungan Dery dan Rizal, tapi ternyata tuan Rahadi terlihat sangat bahagia dan antusias.
tuan Rahadi sungguh bijaksana dia tidak pernah membedakan kasta seseorang. kau sungguh beruntung Der, banyak orang yang sangat mencintai mu. Bahkan ayah tuan Rizal terang-terangan meminta mu menjadi menantunya. batin Reno
.
__ADS_1
bersambung......