Janda Judes

Janda Judes
Janda Dua kali?!


__ADS_3

"sayang..." Rizal menoleh, lalu tersenyum pada istrinya yang terlihat cemberut.


"hmm...ada apa sayang," Rizal menghampiri Dery yang sudah duduk di sofa ruang kerjanya. "apa dia ingin sesuatu?" tanya Rizal lembut, tapi Dery hanya menggeleng.


Dery menyembunyikan wajahnya didada bidang sang suami, cukup lama sampai Rizal merasakan sang istri sedang terisak meski tertahan.


"kenapa hmm, ada apa?" Rizal mengusap-usap punggu Dery, rasa khawatir memenuhi hatinya.


Tidak biasanya sang istri bertingkah seperti ini.


"apa benar kak Rendy akan kembali ke perusahaan Sam?" tanya Dery masih menyembunyikan wajahnya.


Rizal menyerngit, apa si dingin itu sudah memberitahu Dery?


"Sam membutuhkan pria itu sayang," isakan Dery semakin keras terdengar, membuat Rizal semakin kebingungan.


"jangan menangis sayang, kasihan anak kita," bujuk Rizal.


Dery melepaskan pelukannya, menatap lekat wajah suaminya. "kamu kan yang memerintahkan kak Rendy kembali pada Sam?"


Eh!


Rizal menggeleng kuat, jika sampai Dery tahu dirinya lah yang meminta Sam membawa Rendy kembali ke Leonard Group bisa habis diamuk oleh istrinya ini.


"jangan coba-coba membohongi ku Rizal Arandra," semakin tajam tatapan Dery semakin tak beraturan pula jantung Rizal berdebar.


"ini semua pasti karena perintah mu,"


"sayang...." Rizal menarik nafas dalam.


aku harus mencari alasan yang tepat, agar istri ku ini tidak semakin mengamuk.


Rizal menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dia bingung harus mengatakan apa pada istrinya ini.


"malam ini kamu tidak boleh tidur dikamar," Dery sudah bangkit dari duduknya, masih terus mengintimidasi sang suami.


what!!! mana bisa seperti itu!


"dengar dulu sayang..." Rizal mencekal tangan Dery. "kau tahu kan, Sam tidak mempercayai orang lain selain pria itu, sayang..." dengan sangat hati-hati Rizal memberikan alasan.


Dery tampak berpikir setelah mendengar penjelasan sang suami.


Iya juga sih, dulu kak Rendy memang selalu dibuat sibuk oleh Sam.


"kenapa bukan Sam saja yang pindah kesini,"

__ADS_1


Apa lagi ini, Sam pindah kesini? yang benar saja!


"tidak sayang, itu tidak bisa, lagi pula yang pindah ke sana kan hanya pria itu, Bu Ratih tetap bersama kita disini," Rizal mengecup pucuk kepala Dery.


Ayolah sayang, biarkan pria itu pergi dari rumah ini, aku sudah sangat bosan melihatnya berdekatan dengan mu!


"tapi kenapa mendadak sekali?" Dery mencibikkan bibirnya. "kasian kak Rendy jika disana sendirian," Dery menelusupkan wajahnya di dada Rizal.


Jangan memancing ku sayang...


Rizal menggeram kesal karena gerakan kepala sang istri di dadanya membuat sesuatu dibawah sana bereaksi.


"dia itu pria dewasa, dia kan termasuk orang andalan Leonard group sayang, jadi tidak akan ada orang yang berani mengusik macan tutul seperti dia," Rizal menarik Dery agar duduk di pangkuannya.


Dery menarik nafas berat, apapun yang dia katakan, perintah seorang Rizal Arandra tidak akan bisa dibantah.


Apalagi mengingat bagaimana Rizal dan Rendy selama ini yang selalu saja bertikai.


"tapi aku mau seminggu sekali kak Rendy harus datang kemari," ucap Dery dengan suara manja, menusuk-nusuk pipi sang suami.


Cup


Menciumnya sekilas, membuat Rizal menghela nafas panjang.


"hemm..."


Dalam hati Dery bersorak senang.


.


Pagi hari setalah malam panjang....


Dery berdiri di pintu utama, menatap sendu wajah pria yang sudah dia anggap seperti kakak' sendiri.


"kakak..." Dery memeluk Rendy hangat.


"hei! sudah jangan menangis.." Rendy mengusap rambut Dery lembut.


Meski keakraban mereka mendapatkan tatapan tajam dari pria yang berdiri dibelakang Dery, tapi Rendy sama sekali tidak peduli.


Senang sekali rasanya melihat wajah kesal mu itu tuan!


"berjanjilah akan datang kemari seminggu sekali," Dery sudah melepaskan pelukannya karena Rizal menarik lembut tangannya.


"baiklah..." Rendy mengangguk sambil mengusap air mata di wajah Dery.

__ADS_1


"emm...suami baru setelah melahirkan?" Rendy menarik turunkan alisnya menggoda Dery.


Tapi langsung mendapat tatapan membunuh dari Rizal. Sedangkan Dery hanya terkekeh mendengar penuturan Rendy.


"aku tidak ingin menjadi janda untuk yang kedua kalinya kak," Dery mencubit pelan lengan Rendy.


Rendy mengedikkan bahu, "aku kira kau masih berniat mengganti suami, lagi pula tidak masalah jika kamu menjadi janda dua kali," kali ini suara Rendy lebih lantang. "karena akan banyak pria baik yang akan menerima mu dengan rasa syukur,"


"jangan macam-macam kau!" Rizal sudah menggeram bahkan tangannya sudah mengepal menahan amarah.


"sayang..." Dery meraih lengan Rizal, "kak Rendy hanya bercanda," Rizal masih terus menatap Rendy dengan kilatan kemarahan dimatanya.


"sayang!" ketus Dery. "berhenti menatap kak Rendy seperti itu, atau aku kan benar-benar mencari suami baru," ancamnya, Rendy semakin terlihat senang saat Rizal tidak berkutik dihadapan istrinya.


"aku pergi ya," Rendy mengusap pipi Dery. "jaga keponakan ku dan adikku dengan baik," dengan suara tegas Rendy menatap Rizal.


"dia istri ku, tentu saja aku akan menjaganya," balas Rizal ketus. "pergilah, tidak ada yang ingin kau di sini," sambungnya.


"Ck!" Rendy sama sekali tidak peduli dengan kata-kata Rizal, dia justru beralih mengusap perut buncit Dery. "jaga ibu mu dengan baik ya, jangan biarkan singa gila ini menyakiti ibu mu lagi,"


"hati-hati dijalan kak, jika sudah sampai jangan lupa menghubungi ku," Dery tersenyum manis.


Dia masih terus berdiri didepan pintu sampai mobil yang membawa Rendy hilang diluar pagar.


.


Ditempat yang jauh, Jenny berdiri mematung melihat seorang pria paruh baya yang menggigil kedinginan dalam ruangan kecil nan pengap.


Sepertinya aku pernah melihat pria ini, tapi dimana?


"sedang apa kau disini?" suara dingin dari seorang pria mengagetkannya.


"sudah berapa lama dia disini?" tanya Jenny, tanpa mengalihkan pandangannya.


"bukan urusan mu!" tegasnya, dengan cepat berjalan pergi meninggalkan wanita itu.


Aku harus mencari tahu tentang pria itu.


Jenny terus menatap wajah pria itu, wajahnya begitu familiar, Jenny seperti mengenali wajah itu.


Tapi dia tidak yakin akan itu.


Bersambung....


segini dulu ya 😘 sementara ini hubungan Dery sama Rizal akan baik-baik saja 😂 tapi bakal ada kejutan si eps berikutnya.

__ADS_1


jangan lupa like komen yaak 😗😉


__ADS_2