
Dikantor baru,
suasana baru, awal yang baik bukan saat hampir semua rekan kerja menyukai kehadiran mu.
Ya itu yang dirasakan Dery saat ini, baru setengah hari berada di kantor baru, dia sudah menemukan banyak teman dan rasa nyaman.
Dery memang termasuk orang yang mudah bergaul dan berinteraksi.
Terkadang Dery merasa aneh, karena pekerjaannya tak sesuai dengan gaji yang dia terima. Bayangkan saja dia hanya perlu ikut kemanapun Marco pergi, hanya itu. Lucu kan pekerjaan apa seperti itu, pernah satu kali Dery bertanya pada Marco tapi jawabannya sungguh menyebalkan.
"Kalau kamu masih ingin bekerja disini jangan banyak tanya, ikuti saja perintah saya!!" begitu katanya, Yaa tentu saja Dery hanya mengangguk dan tak pernah lagi bertanya.
****
Waktu menunjukkan pukul 8 malam, Dery sudah diperintah kan untuk menunggu di mobil Marco.
"mana sih tuh orang, lama banget. udah hampir setengah jam gue disini" menggerutu kesal. "gue keluar dulu deh, kebelet banget." Dery memutuskan pergi sebentar untuk ke toilet sebentar.
Kantor sudah lumayan sepi, hanya tinggal beberapa orang yang lembur dan security jaga saja. "ck dibawah toiletnya sebelah mana ya" batinnya sambil celingak-celinguk.
"gue naik keatas lagi aja deh" berlari menuju lift.
Dilantai atas memang hanya ada empat ruangan termasuk ruangannya yang berdampingan dengan ruangan Marco.
__ADS_1
Saat dery keluar dari kamar mandi, pandangannya tertuju pada ruangan Marco yang lampunya masih menyala, "apa pak Marco lupa matiin lampu ruangan ya, gue matiin aja deh." Bergegas menuju ruangan Marco, belum sampai didepan pintu, tanpa sengaja Dery mendengar suara yang tak asing ditelinga nya.
Suara Marco bersama seorang wanita, "pak Marco masih disini? tadi bilangnya lagi di ruang staf keuangan, dan mereka lagi ngapain sih" rasa penasaran Dery semakin menjadi karena suara mereka yang begitu aneh di telinganya.
Melihat pintu yang tidak tertutup sempurna, Dery mencoba mengintip dari sela pintu.
Saking kagetnya Dery sampai terlonjak melihat apa yang ada didepannya sekarang, Marco dengan seorang wanita, salah satu staf dikantor ini,
Berada di sofa tanpa sehelai benang pun ditubuh mereka.
Marco menindih wanita itu dengan beringasnya, adegan menjijikkan yang membuat Dery tidak mampu bergerak.
Baru kali pertama Dery melihat hal seperti itu.
Percakapan Marco dengan wanita itu membuat Dery sadar,
Berjalan cepat menuju lift, ingin segera sampai dilantai bawah dan menjauh dari Marco.
****
Marco yang telah puas menyalurkan hasratnya, sedang merapikan pakaiannya.
"kamu memang luar biasa sayang" puji Marco.
__ADS_1
"bapak juga sangat tangguh, aku suka" meraba dada Marco mesra. "kapanpun bapak mau, saya siap" lanjutnya berbisik tepat ditelinga Marco.
Marco hanya tersenyum puas. "ok sampai ketemu besok sayang, bersihkan tubuh mu" mencium bibir Cellena sekilas, lalu meninggalkannya sendiri.
****
Saat Marco tiba di mobil, dia tidak menemukan Dery.
"mana gadis itu, apa dia pulang duluan? ck baru disuruh nunggu bentar aja gak sabar" Marco kesal.
Ketika Marco melewati pos security, Marco menanyakan keberadaan Dery pada pak Prapto, "pak apa, bapak melihat sekertaris saya?"
"mbak yang bersama bapak seharian ini ya pak, yang rambutnya panjang?" pak Prapto mengingat-ingat.
"saya tadi berpapasan dengan mbak Dery pak dilift, saat saya mau naik kelantai dua, dia sepertinya dari ruangannya." sahut pak Wawan security baru dikantor ini.
"dilift pak, kapan?" Marco mulai panik.
"baru sekitar 15menit yang lalu pak. wajahnya pucat gitu pak seperti habis lihat hantu" jelas pak Wawan.
Marco yang panik langsung tancap gas, mengendarai mobil dengan ugal-ugalan.
"apa Dery beneran naik keatas tadi, apa dia lihat apa yang gue lakuin sama Cellena" membayangkan apa yang akan terjadi jika benar Dery melihat semuanya.
__ADS_1
"haaah sial sial sial kenapa gue ceroboh banget sih" umpatnya sambil memukul kemudi. "bisa-bisa Dery menjauh dari gue, ini baru hari pertama disini tapi gue udah bikin semuanya berantakan" terus-menerus mengumpat dirinya sendiri.
*cerita ini hanya fiktif* semoga kalian suka ya dear, maaf jika masih banyak kesalahan 🙏🙏❤❤