Janda Judes

Janda Judes
60 Harus Rela


__ADS_3

Rumah sakit,


sepertinya sudah menjadi rumah kedua bagi Rizal selama tiga hari ini,


semejak Dery berada dirumah sakit Rizal tidak sedetik pun mau meninggalkan ruang dimana wanita yang dia cintai dirawat.


Tubuhnya semakin lemah, selera makannya hilang, tidurnya tidak teratur, air matanya sering kali menetes tanpa permisi.


Rizal sudah seperti seorang pesakitan, dengan kantung mata yang terlihat jelas, rambut yang biasanya tertata rapi kini sama sekali tidak terurus.


Dia hanya terus duduk disamping Dery, membisikan kata cinta dan semangat, berharap Dery akan bangun dan memeluknya.


Joe dan Zyan, berulang kali memaksa tuannya untuk beristirahat dengan baik, tapi tidak digubris sama sekali, Rizal hanya diam tertunduk dengan mata berkaca-kaca.


Ilham masuk dan melihat Rizal masih dengan posisi yang sama, seperti 3 jam yang lalu saat terakhir dia mengecek kondisi Dery.


"apa kau tidak ingin menggunakan saran ku Tempo hari zal? nona masih memiliki keluarga kan? bawa keluarganya kemari biarkan semangat dan kasih sayang dari mereka menjadi pendorong untuk nona segera bangun." Ilham menepuk pundak Rizal.


"apa harus? apa aku akan rela jika nanti Dery bangun, dan memilih pergi bersama keluarganya?" ucap Rizal lirih.

__ADS_1


"kalau nona bangun dan memilih kembali pada keluarganya, setidaknya kau masih bisa melihat dia bahagia meski dari jauh, tapi jika nona tidak bangun, maka kau akan kehilangan semuanya" lanjut Rizal.


Deg kalimat Ilham bagai belati yang menghujam dadanya. "benar apa yang Ilham katakan, aku harus rela, asalkan Dery bangun dan hidup bahagia aku akan melakukan apapun. cinta memang tidak harus memiliki kan?" batin Rizal.


"tolong panggilkan Joe dan Zyan kemari" ucap Rizal saat Ilham melangkah keluar,


"tentu tuan" menunduk sopan.


Tidak lama Joe dan Zyan masuk, dengan wajah tegang mereka menghadap Rizal yang ekspresi wajahnya tidak bisa ditebak.


"apa ada yang bisa kami kerjakan tuan?" Joe membuka suara.


"hmm" Rizal pindah duduk di sofa "kalian duduklah"


"Joe kamu jemput keluarga Dery, dan kau Zy jemput semua sahabat Dery dan orang-orang difoto yang tempo hari aku berikan padamu, bawa mereka kemari. Rahasiakan kondisi Dery, biarkan mereka melihat sendiri" perintah Rizal.


"baik tuan kami permisi" Joe dan Zyan menunduk sopan lalu pergi.


Rizal Kembali duduk disampingnya Dery, menggenggam tangan Dery, "hai cantik, apa kau tidak ingin meneriaki pak tua mu ini lagi, hmm? kau tahu aku baru saja menyadari jika aku mencintaimu, aku sudah berulang kali mengucapkannya dan tidak ada jawaban dari mu nona, ayo bangun dan jawab lah, jangan menggantungkan ku seperti ini, aku bisa gila nanti. Sebentar lagi keluarga mu akan datang, apa kau tidak ingin menyambut mereka? kau merindukan mereka kan?" Rizal tersenyum tapi air matanya meleleh di pipi.

__ADS_1


Setelah apa yang Rizal katakan, satu titik air mata keluar dari mata Dery yang terpejam.


Melihat itu Rizal langsung memanggil Ilham untuk memeriksa kondisi Dery.


"Nona mungkin mendengar semua yang kau katakan zal, tapi kondisinya masih tetap sama, tidak ada perubahan yang berarti. Bersabarlah semoga dengan kehadiran keluarganya nanti, nona akan membaik" dengan menyesal Ilham harus jujur tentang keadaan Dery yang masih sama saja.


"setelah sekian lama kau menutup hati mu, sekarang saat cinta kembali hadir di hidup mu,


apa Tuhan akan menghancurkannya lagi zal, aku tahu nona adalah wanita baik,


bagaimana Joe dan Zyan mengagumi nona, bisa dipastikan jika dia adalah wanita terbaik yang kau kenal seumur hidupmu.


Semoga cinta mu tak lagi patah, dan semoga aku bisa mengenal nona sebagai istri mu nanti." Doa Ilham dalan hati,


Sungguh tidak tega melihat Rizal seperti orang yang tidak lagi memiliki semangat hidup.


Ilham tahu jika Rizal sudah mencintai seseorang dia akan memberikan apapun untuknya, sekalipun harus mengorbankan hidupnya.


Untuk wanita sebaik Dery, tentu akan banyak pria yang akan rela berkorban untuknya.

__ADS_1


**Bersambung....


aahhh author mewek dipart ini gaes, gimana nasib cinta pak tua nanti.... cus ikutin terus. jangan lupa like komen dan vote nya sayang love u ❤❤❤**


__ADS_2