
"Tuan..." Joe membuka pintu,
"bawa mereka semua masuk Joe" ucap Rizal tanpa menoleh, dia sudah mempersiapkan diri jika nanti keluarga dan sahabat Dery marah padanya.
Saat semua sudah masuk didalam ruangan, Rizal masih berdiri menatap wanitanya.
"De..Dery..." semua orang terpaku melihat wanita yang berada di atas tempat tidur,
"a..apa ini benar-benar Dery anak ayah?" mendengar suara pak Rahmat Rizal berbalik dan memeluknya.
"maafkan saya pak, saya tidak bisa menjaga Putri bapak dengan baik" dengan mata berkaca-kaca, Rizal memberikan ruang agar ayah Dery bisa mendekati putrinya.
Melihat kondisi Dery, Ikbal mulai tidak bisa mengendalikan emosinya.
"jadi kamu yang menyembunyikan Dery selama ini? kamu juga yang memalsukan kematiannya,
membuat kami semua hancur karena kepergian Dery!"
Bugh satu pukulan mengenai perut Rizal, Joe dan Zyan spontan menodongkan senjata pada Ikbal, tapi Rizal mengisyaratkan agar mereka mundur.
"Ikbal stop, kita tidak tahu apa tujuan tuan Rizal, kita harus mendengar penjelasannya kan." Reno menarik Ikbal mundur, "Roby jaga anak ini!!" perintah Reno yang sudah mendekati Rizal yang terduduk dilantai.
"maafkan adik saya tuan," Reno meraih tangan Rizal membantunya berdiri.
"tidak masalah" Rizal tersenyum samar "boleh kah aku bicara pada bapak dan anda tuan Sanjaya?" Reno mengangguk dan pak Rahmat langsung mendekati Rizal.
"Tentu tuan,"
__ADS_1
Rizal menarik nafas panjang, menggenggam erat tangan Dery, "sebelumnya saya meminta maaf, karena telah membuat kalian semua merasa ditipu, tapi sungguh semua ini saya lakukan hanya untuk melindungi Dery dari Marco." menghentikan kata-kata nya menatap Dery penuh penyesalan.
"Marco orang kepercayaan saya, tapi dia juga musuh terbesar saya saat ini, meski rencana memalsukan kematian Dery berhasil menipu kalian semua tapi tidak dengan Marco, dia setiap hari mengutus orang untuk mengawasi rumah bapak.
Malam dimana saya bertemu dengan Roby dan Ikbal, saat itu saya menemukan Dery yang pingsan dijalanan,
Marco datang kerumah bapak kan? mengatakan jika Dery pergi bersama selingkuhannya, itu tidak benar pak. Jika saat itu saya membiarkan Dery pulang, siapa yang akan melindungi dia dari pria bej*t itu,
bahkan dibawah perlindungan ku saja Marco bisa membuat Dery seperti ini." Rizal terus saja menggenggam tangan Dery, membuat Ikbal terbakar cemburu.
Raut penyesalan Nampak jelas di wajah pak Rahmat dan istrinya, "jika saja kita tidak mempercayai Marco Bu, mungkin anak kita tidak akan seperti ini" Air mata ibu mengucur deras.
"lalu dimana pria brengs*k itu berada sekarang tuan? akan aku hajar dia," kata Roby berapi-api.
"jangan pikirkan dia, kalian tidak perlu mengotori tangan kalian, Marco urusan ku sekarang." tegas Rizal. "sekarang kita fokus pada kesembuhan Dery, dokter Ilham akan menjelaskan pada kalian kondisi Dery," Rizal mengisyaratkan pada Zyan untuk segera memanggil dokter Ilham.
Didalam ruangan hanya terdengar isak tangis yang tertahan.
Melihat wajah-wajah sedih keluarga dan orang-orang yang menyayangi Dery membuat hatinya semakin bergetar.
"seharusnya hidup mu sangat bahagia jika tidak mengenal Marco, mereka semua mencintai mu, kebaikan mu kasih sayang dan kepedulian mu membuat semua orang akan melindungi mu, tapi kenapa Tuhan seakan mempermainkan hidup mu, kenapa kamu harus bertemu dan mengenal Marco, maafkan aku, karena persahabatan aku memaksa mu mau menikah dengan Marco." Meski mencoba tegar Rizal tidak bisa mengendalikan air mata yang terus menetes.
Tidak dengan Ikbal, meski dia bahagia karena Dery masih hidup, dia juga merasa sangat cemburu melihat Rizal memandang Dery dengan tatapan penuh cinta.
"permisi.." dokter Ilham masuk dengan tersenyum.
"masuklah ham," Rizal mengangguk "perkenalkan ini kedua orang tua Dery, dan mereka sahabat Dery." Ilham mengulurkan tangan, dan disambut ayah dengan hangat.
__ADS_1
"perkenalankan saya Ilham dokter pribadi tuan muda dingin ini sekaligus sepupunya, dan saya juga yang membantu para dokter disini untuk merawat nona," Ilham mencoba mencairkan suasana.
"nona? bahkan mereka memanggil Dery dengan sebutan nona? apa Dery benar-benar istimewa bagi tuan Rizal?" batin Reno
"sebaiknya hapus dulu air mata kalian, jika kalian terus menangis nona tidak akan senang kan," lanjut Ilham
"baiklah, keadaan nona saat ini sedang koma, sudah tiga hari dan waktu kita hanya empat sampai lima hari lagi, jika tidak akibat terburuk yang harus kita terima adalah nona harus kehilangan nyawa." Ilham menghentikan sejenak kalimatnya menarik nafas panjang.
"apa seburuk itu dok?" Reno tidak percaya akan apa yang dia dengar baru saja.
"ya setelah observasi yang dilakukan, nona berkali-kali mendapat pukulan di kepalanya, itu benar-benar memperburuk keadaannya. Jika nona bangun lebih cepat maka akan lebih kecil kemungkinan kerusakan otak yang nona alami, tapi jika tidak...." menggantung kalimatnya "kita semua harus berdoa dan bantu nona untuk cepat kembali semoga Tuhan memberikan keajaiban pada nona," Ilham tertunduk, hanya itu yang bisa dia katakan.
"sekarang apa yang harus kita lakukan?" Ikbal maju mendekati Dery.
"bicaralah pada nona, lebih baik bergantian, jika terlalu banyak orang tidak baik untuk nona, kita bisa mulai sekarang, bisa orang tua nona dulu baru nanti sahabat nona," jelas Ilham lalu berjalan keluar diikuti sahabat, Joe, Zyan dan Joe.
Waktu berlalu begitu cepat, mereka bergantian keluar masuk ruangan Dery, berusaha sebisa mungkin untuk menyadarkannya, memberi semangat, mengingatkan masa-masa bahagia bersama hingga membuat lelucon berharap Dery akan bangun, tapi semua usahanya belum berhasil.
Saat Ikbal masuk kedalam, Rizal membuka cctv yang terhubung pada ponselnya. Melihat bagaimana Ikbal mengutarakan isi hatinya membuat wajah Rizal memerah, dadanya terasa sakit seperti ada yang menusuknya. Tidak terima jika ada pria lain yang mencintai Dery.
Tanpa pikir panjang Rizal langsung masuk dan menyeret Ikbal keluar. "kau sudah terlalu lama, sekarang giliran ku." menutup pintu dengan kasar lalu menguncinya.
Ikbal mendengus kesal "dasar pria egois, awas saja nanti,"
Bersambung....
Part ini lumayan panjang 😁 sengaja sich... biar yang baca lebih puas.....
__ADS_1
jangan lupa like komen dan votenya ya sayang ❤❤🙏🙏 love u