
Vina Pov
Hari ini aku berencana datang ke bengkel Roby karna ingin bertemu dengan Ikbal laki-laki yang sejak SMA begitu aku cintai,
tapi begitu sampai dibengkel ternyata sudah tutup Ikbal dan teman-temannya bersiap untuk pergi sepertinya liburan.
Akhirnya aku memutuskan mengikuti kemana mereka pergi.
Memaksa kak Marco untuk membawa aku dan dua sahabatku mengikuti kemana Ikbal membawa Dery pergi. Perjalanan berhenti dipantai yg sangat indah, sakit yang ku rasakan ketika tiba di pantai dengan pemandangan begitu indah, tapi bukan aku yang bersama dengan Ikbal tapi gadis itu, orang yang sangat aku benci.
"mereka ngapain sih berduaan, kemana Iwan sama roby" dari kejauhan memperhatikan mereka
"harusnya aku yg bersama Ikbal sekarang bukan dia" batin ku marah.
"tika, sinta kalian disini aja sama kak Marco gue mau samperin mereka, gue takut Ikbal nembak cewek kampung itu"
"siap bos"
__ADS_1
.......
""iikbaaallll" teriak ku dari kejauhan, berlari mendekati mereka
"waahh kebetulan banget ya kita ketemu disini" sengaja melingkar kan lengan di pinggang Ikbal, berharap dery pergi meninggalkan aku dan Ikbal berdua.
"Lo ngapain disini, jangan pegang-pegang sok akrab deh" marah ikbal melepaskan tangan gue.
"kok kamu gitu sih" gue hanya bisa menahan amarah karena dipermalukan didepan cewek kampung ini
"berdua apa gak itu bukan urusan lo, lagian Lo sok akrab banget, kalau Lo liburan sama keluarga Lo ya udah sana, gak usah deket-deket sama gue" menarik Dery meninggalkan gue sendiri dengan rasa amarah.
"awas aja lo cewek kampung, bakal gue bales, Ikbal gak Mandang gue sama sekali itu gara-gara Lo"
Aku memutuskan menjauh dari mereka, mengajak makan dua sahabatku dan kak Marco, sekalian menyusun rencana untuk mempermalukan cewek kampung itu.
"vin, siapa dua orang tadi?" tanya kak Marco "oohh yang tadi itu, cuma temen kok kak" jawab ku santai
__ADS_1
"temen? yakiin? kenapa kamu semarah itu, apa ada masalah?" selidik kak Marco
"itu tadi Ikbal sama Dery kak, Ikbal itu cowok yang Vina suka kak" ceplos tika menyebalkan yang langsung mendapat cubitan dari ku.
"jangan ember tuh mulut" bisikku pada tika.
"kamu fokus kuliah aja Vin gak usah mikir buat pacaran, kamu aja masih manja gitu kok mau pacaran" omel kak Marco.
Aku hanya bisa diam jika kak Marco sudah memberi peringatan, kak Marco memang tipe kakak yg posesif terlebih aku adik satu-satunya.
Setelah menyelesaikan makan aku berencana mencari dimana Ikbal berada tanpa sepengetahuan kak marco.
"sin, tik Lo ajak gih kak Marco buat hunting foto, gue mau cari dimana ikbal, dan satu lagi jangan kasih tau sama kak Marco kalau gue nyari ikbal, inget kalau Lo gak mau gue pecat dari daftar sahabat gue" memperingatkan pada dua sahabat ku.
"iya iya gue gak bakal bilang kak Marco, tapi Lo cepetan balik yaa jangan lama-lama takut kak Marco nanyain terus gue gak bisa jawab" mengiyakan perintah ku lalu melambaikan tangan.
ku acungkan jempol tanda setuju,
"gue pastikan Lo bakal jauh-jauh dari Ikbal dasar cewek kampung ganjen" amarah ku memuncak ketika melihat Ikbal begitu manis memperlakukan Dery, bahkan Iwan dan Roby juga. "gue bakal bikin Lo nyesel karena udah bikin Ikbal gak ngelirik gue sedikit pun"
__ADS_1
*cerita ini hanya fiktif* maaf jika masih bnyak typo, jangan lupa like dan komen ya dear 🙏🙏❤