Janda Judes

Janda Judes
97 Wanita Misterius 2.


__ADS_3

"Kau sungguh tangguh co," bisiknya lembut,


"apa kau sudah puas, hmm," Marco yang sudah duduk sambil menenggak alkohol, tersenyum menatap wanitanya terkulai lemas dengan keringat bercucuran.


"tentu sayang, terima kasih," melingkarkan tangannya di pinggang Marco.


"setelah ini, kau harus membantu ku mendapatkan apa yang seharusnya menjadi milik ku," lanjutnya.


"apapun yang kamu inginkan, akan aku wujudkan sayang, karena jika kamu mendapatkan keinginan mu maka aku juga akan mendapatkan apa yang aku inginkan," Marco tersenyum smirk, lalu menjatuhkan tubuh disamping wanita ini sebelum akhirnya terlelap.


.


Zyan baru saja melangkahkan kaki keluar dari kantor, panik saat mengetahui Marco menghilang dari tempat pengasingan.


Bergerak cepat menuju cafe dimana dia dan Joe membuat janji.


dicafe...


"Joe, gawat." Zyan datang dengan nafas terengah-engah.


"kau ini kenapa, apanya yang gawat?" menata heran pada Zyan.


"Marco berhasil kabur dari tempat pengasingan Joe," Zyan mengacak rambutnya frustasi,


"tidak lucu Zy, jangan bercanda," Joe masih bisa santai, mengira itu hanya guyonan.


"Ck, kau pikir aku pelawak disituasi seperti ini akan bercanda," bentak Zyan semakin resah. "bagaimana jika tuan tau Joe, matilah kita,"


"bagaimana Marco bisa kabur, selama ini tidak ada yang bisa pergi dari tempat itu Zy," mata Joe memerah karena marah. "tuan sedang bahagia saat ini, jika Marco kembali menganggu nona lagi apa yang akan terjadi nanti, aku bahkan tidak bisa membayangkannya Zy,"

__ADS_1


"sekarang tuan dimana Joe?"


"sedang bersama nona, ke panti asuhan katanya," Joe mengurut pangkal hidungnya. "kita harus cari Marco secepat mungkin Zy, jangan sampai dia berulah, apalagi tuan besar ada disini,"


"aku sudah kerahkan orang-orang kita untuk mencari Marco, semoga mereka lekas menemukan dia." Zyan bersandar pada kursi "sementara jangan sampai kabar ini didengar taun dulu," Joe mengangguk paham.


.


Satu Minggu berlalu....


Joe dan Zyan masih belum menemukan Marco.


Meski Marco belum menunjukkan serangan apapun tapi Joe dan Zyan selalu berusaha melindungi Dery dan Rizal, bagaimana pun juga Marco adalah musuh yang harus mereka waspadai.


Selama itu juga Rizal belum tahu jika Marco berhasil lolos dari tempat pengasingan.


Rizal sedang duduk diruang keluarga bersama Joe dan Zyan,


"kapan ayah bisa melamarkan Dery untuk mu nak, ayah sudah tidak sabar segera miliki cucu dari kalian," ucap ayah dengan wajah bersemangat.


"secepatnya yah," Rizal menepuk punggung tangan tuan Rahadi.


"Zal, para pelayan dan pengawal bilang Dery pernah tinggal disini, apa itu benar?" sudah lama tuan Rahadi ingin menanyakan hal itu tapi selalu tidak memiliki kesempatan.


"ah itu, iya yah, Dery memang pernah tinggal disini," jujur Rizal.


"tapi kenapa? apa ada yang belum kamu ceritakan pada ayah?"


jika aku jujur pada ayah, apa ayah akan bisa menerima masalalu Dery, apa ayah akan tetap merestui kami?

__ADS_1


"emm apa ayah yakin ingin tahu?" Rizal nampak bimbang.


"ada apa nak, cerita lah," lembut tuan Rahadi.


Rizal menatap Joe dan Zyan bergantian seoalah meminta jawaban apakah dia harus jujur atau tidak,


Joe dan Zyan yang mengerti kebimbangan Rizal mengangguk samar, bagaimana pun Rizal harus jujur tentang masalalu Dery.


"yah, sebenarnya Dery adalah mantan istri Marco, aku membawanya kemari dan melindungi nya karena Marco berlaku kasar padanya, awalnya aku hanya berniat menolong Dery, tapi karena kebaikan dan ketulusan hatinya semakin lama aku menjadi menyayangi Dery yah," Rizal berkata jujur,


mendengar cerita Rizal tuan Rahadi diam sejenak mencerna kata-kata yang keluar dari mulut anaknya itu.


"jadi Dery seorang Janda nak?" ekspresi tuan Rahadi sama sekali tidak bisa ditebak.


"iya yah, apa ayah tidak merestui kami?" nampak jelas gurat kekhawatiran di wajah Rizal.


"ayah merestui kalian, ayah hanya tidak habis pikir bagaimana Marco bisa kasar pada wanita sebaik Dery, lalu dimana pria itu?"


"sebelum Marco aku lempar ke tempat pengasingan, Marco sempat bekerja sama dengan Daniel untuk menghancurkan ku yah," menarik nafas dalam sebelum melanjutkan kalimatnya.


"Daniel dan Marco bahkan membuat Dery koma berhari-hari yah, seandainya dulu aku tidak membiarkan Dery menikah dengan Marco mungkin hidup Dery tidak akan serumit sekarang."


"maksud mu?" tuan Rahadi tampak menggeleng tidak habis pikir, putra bungsu nya sendiri berusaha menghancurkan putra sulungnya.


"dulu Dery adalah asisten Marco dikantor yah, dan dengan kelicikannya Marco menghancurkan Dery hingga Dery harus menerima dinikahi oleh Marco, bodohnya lagi, aku lah orang yang membujuk Dery agar mau dinikahi oleh Marco yah," Rizal masih sangat menyesali kebodohannya dulu.


"sudahlah nak, jangan kau sesali apa yang sudah terjadi, sekarang kamu harus berusaha membahagiakan Dery, dia wanita baik yang pantas mendapatkan kebahagiaan." tuan Rahadi memeluk Rizal.


"ayah ingin istirahat dulu," Rizal mengangguk samar.

__ADS_1


bagaimana jika tuan Rizal dan tuan Rahadi tau jika Marco berhasil kabur dari pengasingan nya. batin Joe


bersambung.....


__ADS_2