Jodohku

Jodohku
Kebahagiaan Mandala..


__ADS_3

Satu minggu kemudian Mandala pulang...


Dan Melky pun terbang ke lombok untuk menemui mamanya... yang kudengar dari melky..mamanya tidak menyetujui calon pilihannya Melky... karena Mama melky ingin Melky menikah dengan wanita asal daerah mereka...


Karena Melky tidak berada di ibukota, kesibukan mandala pun meningkat... selain bekerja, dia juga harus mengawasi perusahaan...


kadang sampai larut malam baru kembali ke rumah...


Aku pun juga sibuk di rumah sakit...


komunikasi kami sekarang hanya di saat sarapan dan tidur malam...


Ketika Melky kembali... aku bernafas lega...


Mandala bisa lebih santai... hanya memikirkan pekerjaan utamanya sebagai tentara....


Keluarga memutuskan bahwa pernikahan Melky dan Tiara akan di adakan dua bulan lagi...


Ama, Melky dan Mamanya sudah berangkat untuk melamar...


Karena jarak yang jauh, acara resmi pertemuan dua keluarga akan diadakan menjelang hari pernikahan...


Kulihat Melky selalu tersenyum bahagia...


Aku pun membantu melky mempersiapkan pernikahannya...


Sampai kemudian di hari ini...


Dua minggu sebelum pernikahan Melky...


Adalah ultahku dan Mandala...


Aku sudah memesan sebuah kue ulang tahun, menyembunyikannya di dalam kulkas...


Mandala tidak akan mungkin membeli sebuah kue...


Ketika aku membuka mata pagi ini...


Aku sudah melihat Mandala di depan mataku..


Mandala mencium keningku...


"Semoga Allah SWT selalu membuat kita bersama dalam suka dan duka sampai ke surganya Allah.. semoga sisa umur kita berguna dan bermanfaat untuk orang banyak"


"Amin..." Aku memeluk mandala sambil berkata..


"Selamat bertambah tua kapten"


Mandala juga mempererat pelukannya...


"Kadonya mana?" aku bertanya pada Mandala..


"Kayak anak kecil aja minta kado"


Mandala kembali menciumi kedua pipiku...


"Aku punya kue dan kado"


Aku pun melepaskan pelukan Mandala dan beranjak turun dari tempat tidur..


"Aku tidak ingin adanya tiup lilin"


"Kuenya dibawah, kita makan pas sarapan saja yaa?"


Mandala mengangguk...


"Mandi, sarapan.. hari ini kamu mau kemana akan aku turuti"


Aku pun mengangguk dan bergegas menuju kamar mandi... Mandala ku lihat sudah mandi dan berpakaian rapi...


Mandala berada di ruang kerja ketika aku selesai mandi dan berpakaian..


hari ini hari libur, jadi kami sedikit santai, tidak buru buru untuk berangkat bekerja...


"Kapteennn... bisa kemari sebentar" Aku memanggil mandala...


Aku sudah menyiapkan sebuah kado.. dan kamera video untuk merekam ekspresi wajah Mandala ketika membuka kadoku...


"Kapteeennn "


Mandala muncul setelah panggilanku yang kedua...


"Aku tadi menerima telpon dari amantua.."


Mandala datang langsung memelukku dari belakang..


Aku meminta Mandala duduk diatas tempat tidur..


"Ada apa?" Mandala memandangku..


Aku memposisikan duduk mandala biar terlihat jelas di rekaman video yang akan kubuat..


Aku memberikan sebuah kotak pada Mandala...


"Apa ini? kotak pensil?" Mandala bertanya padaku sambil tertawa...


"Bukanya pelan pelan.. dihayatin"


Aku duduk di samping Mandala..

__ADS_1


Mandala membuka kotak yang ku beri...


Tidak mengeluarkan isi kotak tersebut..


tapi diam terpana terus memandangi isi kotak...


Kemudian memandangiku...


Aku tersenyum...


"Selamat ulang tahun calon ayah"


Mandala memelukku... aku merasa tubuh mandala bergetar di dalam pelukanku... aku tahu kalo mandala menangis..


"Kapten, apa kamu menangis?"


Mandala hanya menarik nafas panjang...


Mencium keningku lama..


"Terima kasih sayang..."


Mandala mengeluarkan isi di dalam kotak... ada tes kehamilan.. hasil urine dari laboratorium dan hasil USG...


"Kapan kamu melakukan ini semua?"


"melakukan tes waktu kamu masih di sulawesi, untuฤท lebih yakin, aku melakukan tes urine di rumah sakit.. dan USG baru kulakukan 3 hari yang lalu"


Mandala kembali memelukku...


"Ayo kita video call mama dan kakak... aku ingin memperlihatkan ini ke mereka.. eh, bapak sama ibu sudah tau?"


Aku menggeleng..


"Aku akan memberitahukan hari ini"


"Baiklah, ayo kita telpon mereka semua satu persatu.."


Mandala membawaku keruang kerja...


Aku mematikan kamera video lebih dahulu..


"Apa itu? kamu merekamnya?"


Aku mengangguk sambil tersenyum..


"Momen bahagia kita, harus di abadikan.."


Mandala hanya tersenyum...


Terlihat sekali betapa bahagianya Mandala...


Kami mulai dengan menelpon bapak dan ibu ku...


Ibu menangis ketika mendengarnya dan kemudian memberikanku beberapa petuah dan larangan larangan ๐Ÿ™ˆ


Bapak hanya diam sambil tersenyum.. mungkin membayangkan dirinya akan segera menjadi kakek...


Kemudian kami menelpon Ama...


Ama hanya mengucapkan selamat kepada kami...


Dan mengatakan bahwa beliau sudah pensiun dan berencana akan pindah bersama kami..


Mandala menyambut dengan bahagia...


Aku tau Mandala akan lebih tenang jika Ama berada di dekatnya...


panggilan yang ketiga.. kami menelpon Amantua..


Amantua sama bahagianya dengan mandala...


dan mengatakan akan mengirim uang untukku...


Sebagai hadiah atas kehamilanku...


Terserah uang itu aku sumbangkan atau aku gunakan sendiri...


Panggilan yang terakhir ke Mama dan Kakak di Turki..


kali ini mandala melakukan video call..


Mandala tidak perduli dengan adanya perbedaan waktu.. dia tetap melakukan panggilan...


Menunjukan pada Kakak Dali semua barang yang tadi kuletakkan di dalam kotak...


Mama sama seperti ibuku... menangis.. dan mendoakan aku dan bayiku selalu sehat..


Mama berjanji akan datang ketika nanti aku melahirkan...


Aku tersenyum bahagia melihat orang orang yang kusayangi semua bahagia karena berita ini...


Semoga kehamilanku ini terus membawa kebahagiaan bagi keluarga kami...


Mandala terus memandangiku dengan senyumannya ๐Ÿ™ˆ


Kami turun untuk sarapan...


Di ruang makan melky sudah menunggu kami..

__ADS_1


"Abang, kakak.. selamat ulang tahun"


Melky memeluk Mandala setelah itu memelukku...


Aku mengambil kue yang kusimpan di kulkas.. memotongnya.. membagi pada Melky dan para asisten di rumah...


Aku pun menghabiskan seperempat dari kue itu...


melahap habis nasi goreng buatan si Mbak.. dan setelah itu masih meminta cemilan ๐Ÿ™ˆ


Mandala tertawa melihatku makan..


"Pelan pelan makannya.. gak bakalan lari"


Mandala mengelap sisa makanan yang ada di pinggir bibirku..


Melky pun menatapku dengan heran..


"Kakak ipar sudah berapa lama gak makan?"


"Gak usah protes, nanti kalo aku gak mau makan dipaksa paksa makan." Aku melotot pada Melky..


"Ntar jadi endut lhoo.." Melky menggodaku..


"Biarin, asal abangmu masih mau"


Mandala tertawa...


"Jangan suka berantem sama Melky... nanti mirip sama Melky"


Mandala juga ikut menggodaku..


"Ih, enggak... mirip ayahnya lah.. matanya biru"


"Melky juga matanya biru"


"Enggak... amit amit mirip Melky.. playboy"


"Eeeehhhh bentar nih... apa yang mirip miripan... harus jelas dulu nih..."


Melky bersuara di antara kata kataku dan mandala..


"Kamu mau punya keponakan"


Mandala yang berkata kepada Melky...


"Woooowwww...


kakak ipar, waktu itu jadi tes urine?"


Aku mengangguk...


"Selamat buat kalian berdua.. aku berdoa semoga wajahnya benar benar mirip denganku"


Melky kembali memeluk Mandala...


"Ih, amit amit"


Aku enggan di peluk Melky..


"Kayaknya kakak ipar akan lebih sering beradu mulut denganku karena kehamilannya ini"


Mandala kembali tertawa..


Aku berdiri... lalu berjalan ke luar ruang makan..


"Mbak rapikan ya mejanya"


Aku memberi isyarat pada si mbak..


"Kemana yang?" Mandala bertanya padaku..


"Capek, mau baring dulu.. malas juga liat mukanya Melky"


"Wajah yang cakep begini malas di lihat?"


Melky menunjuk wajahnya sendiri...


"Kepedean"


Aku pun meninggalkan mereka berdua...


Entah kenapa pinggangku sakit beberapa hari ini...


Kalo aku belum melakukan tes kehamilan.. aku pasti akan mengira sakit pinggangku ini karena akan datang bulan...


Aku berbaring di atas tempat tidur sambil memainkan handphoneku...


Beberapa hari ini aku juga lagi senang senangnya nonton drama di Youtube..


Semua drama ku tonton..


Sampai kemudian aku tertidur...


--------------------


Jangan lupa.votenya yaa..


LOVE YOU...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2