
Hari hari yang sibuk...
Pernikahan Mleky tinggal menunggu harinya...
Semua keluarga akan berangkat ke sumatera..
Hanya aku dan Mandala yang terakhir berangkat karena ijin kami yang terbatas...
Karena kesehatannya Mama tidak bisa datang di pernikahan Melky... hanya Kakak Dali, suami dan anaknya yang datang...
Aku dan Mandala menjemputnya di Bandara..
"Sehat ibu hamil?"
Kakak Dali memelukku...
"Alhamdulillah kak.."
Ya.. aku memang tergolong ibu hamil yang beruntung.. aku tidak mengalami yang namanya muntah muntah di pagi hari...
Nafsu makanku normal... aku hanya tidak bisa mencium aroma badan.. atau pun aroma yang menusuk hidung..
selama bekerja di rumah sakit, aku tidak melepaskan Maskerku sedetik pun...
Di jam Makan aku memilih untuk makan menyendiri di ruangan dokter dari pada aku harus mencium berbagai aroma di kantin 🙈
Kadang kala aku mual ketika mencium badan Mandala sepulang kerja dan memaksa Mandala untuk segera Mandi..
Karena kondisiku yang sehat dan baik baik saja..
Mandala tidak terlalu mengekangku...
Mengijinkanku untuk tetap bekerja..
Aku pun berjanji pada Mandala untuk selalu menjaga diriku dan bayi di dalam perutku..
Hari ini satu hari sebelum acara melky..
Aku dan Mandala berangkat...
Mandala benar benar mempersiapkan agar aku nyaman di perjalanan...
membawa bantal kecil untuk pinggangku.. membawa cemilan untuk ku makan di perjalanan..
aku beruntung dan bahagia memiliki Mandala..
Kami pun berbahagia di acara pernikahan Melky...
suasana yang berbeda kami rasakan karena memang adat dan budaya yang berbeda...
aku tidak banyak bergerak di acara pernikahan maupun resepsi melky dan tiara...
Aku merasa kurang sehat sejak pagi...
Kakak Dali bilang, mungkin aku masuk angin..
Karenanya Mandala tidak mengijinkanku untuk melakukan aktifitas apa pun..
Aku hanya duduk, makan dan tersenyum...
Mandala tentu saja tidak selalu duduk disampingku..
karena bagaimana pun juga mandala adalah kakak laki lakinya Melky... Mandala mendampingi dan menemani Melky di setiap acara...
Melky pun sudah memintaku untuk kembali ke hotel dan beristirahat, tapi aku menolak... aku tidak ingin melewatkan momen bahagianya melky..
"Yang,kembali ke hotel sekarang?"
"Tunggu acaranya selesai"
"Tunggu kamu pingsan? muka sudah pucat gitu..ayo kita kembali sekarang.."
"Tapiii..."
"Melky yang memintaku untuk segera membawamu.. dia di atas pelaminan pun khawatir melihatmu"
__ADS_1
"Baiklah.. aku ke atas dulu... aku belum mengucapkan selamat kepada mereka berdua.."
Aku berdiri... aku merasa perutku sangat sakit.. aku juga merasakan ada sesuatu yang mengalir di bagian bawah tubuhku...
ada apa ini?? apa yang terjadi dengan kandunganku?
"Kenapa yang?" Mandala menopang tubuhku...
"Kembali sekarang.. Gendong.. perutku sakit"
Aku berkata sambil menangis...
"Yaaanngg..."
Mandala langsung menggendongku keluar gedung dengan diiringi berbagai mata... seluruh keluarga mandala juga berlari ketika Melihat Mandala menggendongku... bahkan Melky pun turun dari pelaminan...
"Dala?? kenapa?" kakak Dali bertanya cemas pada Mandala..
"Kami kehotel ganti baju Ega, trus bawa Ega ke RS.."
"Hubungi kami Dala.."
Mandala tidak menjawab.. langsung menjalankan mobil dan menelpon dokter Kandunganku di Ibukota..
Malam ini, aku bermalam di Rumah Sakit di kota yang tidak aku kenal...
Aku mengalami pendarahan... dokter harus melakukan berbagai suntikan agar janinku tetap bisa bertahan...
Aku dari tadi hanya terus menangis...
Aku takut kehilangan bayiku...
Mandala mencoba untuk membawaku pulang ke ibukota dengan helikopter Angkatan Udara..
Tapi para dokter tidak mengijinkan...
mereka memintaku untuk tetap diam, untuk memastikan kondisi janinku kemudian...
Mandala terus memeluk dan membujukku untuk tetap tenang...
ketakutan ketakutan itu terus terlintas di depan mataku...
Aku Menginap tiga hari di rumah sakit,
dokter harus memastikan bahwa janinku benar benar kuat untuk dibawa kembali keperjalanan jauh...
Seluruh keluarga sudah diminta Mandala untuk pulang sesuai jadwal tiket..
Jadinya lah setiap hari aku hanya mendapatkan kunjungan dari Melky dan saudara saudara iparnya 😄
Hari ini, kami kembali ke ibukota.. bersama Melky dan Istrinya...
Aku di dorong menggunakan kursi roda...
Mandala,Melky dan Istrinya benar benar menjagaku.. aku malah merasa aku seperti pesakitan yang tidak akan sembuh lagi 🙈
Sampai di ibukota, mandala langsung membawaku ke dokter kandungan yang pertama kali menangani kehamilanku..
memberikan rekam medis dari Rumah sakit daerah tempatku opname kemaren..
Mandala yang kulihat tenang dan selalu menenangkanku...
hari ini aku melihat bagaimana kecemasan terlihat di wajahnya yang selalu berusaha di tutupinya dengan tersenyum manis padaku...
"Ega..kembalilah dan istirahat... dua hari kemudian kembali lagi.. aku akan memeriksa kandunganmu kembali setelah dua hari"
dokter kandungan ini adalah teman dokter Wahyu...
jadi aku juga mengenalnya dengan baik...
"baiklah dokter..."
Aku dan Mandala pun kembali ke rumah..
Mandala tidak mengijinkanku untuk bekerja..
__ADS_1
bahkan turun dari tempat tidur pun hanya untuk mandi.. selanjutnya aku di paksa mandala untuk berbaring..
Di saat Mandala bekerja.. Ada Tiara yang menjadi mata mata mandala... Tiara sama dengan Mandala, tidak mengijinkanku untuk turun dari tempat tidur..
Jika aku mengeluh dan melawan, Tiara dengan segera menelpon Mandala melaporkanku...
Benar benar kakak dan adik ipar yang kompak 🙈
Dua hari kemudian aku kembali ke dokter kandungan.. aku pun merasa badanku kembali sehat.. dan yakin tidak akan ada apa apa dengan kandunganku...
Mandala menemaniku... terus menggenggam tanganku.. walaupun berbagai pasang mata di ruang tunggu dokter ini memandangi kami... tapi mandala tidak perduli... ada apa dengan Mandala??
Mandala menggenggam tanganku bukan supaya aku tenang, tapi sepertinya itu untuk menenangkan dirinya sendiri...
Aku sudah di periksa dokter...
Dokter melakukan USG pada kandunganku...
Dan ketika dokter melakukan detak janin, di situlah aku mengetahui bahwa kandunganku bermasalah..
"Ega.. ada masalah pada bayimu..."
dokter kandungan berkata dengan sangat hati hati..
"Maksud dokter??"
"Janinnya tidak berkembang.. kami sudah mencoba dengan segala suntikan agar janinnya bisa berkembang dan bertahan.. tapi tidak berhasil... aku sudah menunggu dua hari biar ada keajaiban.. tapi ternyata tetap tidak berhasil.."
Air mataku mulai keluar... Mandala kembali menggenggam tanganku dan bertanya pada dokter..
"Apa tindakan selanjutnya dokter?"
"Pembersihan... harus dilakukan operasi pembersihan rahim... jika tetap di dalam rahim akan menjadi benda asing... dan itu akan membuat perutnya sakit terus menerus... setelah pembersihan rahim, tunggu tiga bulan jika ingin hamil kembali"
Aku tidak berkata apa apa... menangis pun tanpa suara... hanya mandala yang berbicara dengan dokter dan menjadwalkan waktuku untuk operasi...
ketika kami keluar ruangan dokter... aku masih menangis.. mata mata yang melihat kami di ruang tunggu mungkin akhirnya mengerti, kenapa sejak duduk menunggu giliran suamiku terus menggenggam tanganku...
mengerti bahwa ada masalah pada kandunganku..
Mandala langsung membawaku kemobil.. memelukku didalam mobil.. dan akhirnya aku menangis sekeras kerasnya...
"belum rezeki kita yang... sabar, ini ujian rumah tangga kita.. kita mau naik kelas, dikasih Alloh dulu ujian"
Mandala terus menenangkanku.. padahal aku tau mandala pun menangis...
Besok harinya aku langsung menjalani operasi pembersihan rahim... dokter bilang harus secepatnya sebelum janin itu menjadi busuk dan menyebabkan penyakit yang lainnya lagi...
Kali ini aku tidak menangis..
Aku ikhlas... mungkin Alloh belum percaya kepadaku dan Mandala untuk menitipkan seorang anak kepada kami..
Selesai operasi, aku menjalani rawat inap di rumah sakit... sebenarnya aku bisa meminta langsung pulang.. tapi Mandala membujukku untuk beristirahat dulu di rumah sakit...
Mandala tahu bagaimana diriku...
jika aku sudah di rumah, aku pasti akan terus menangis...
berbeda jika aku istirahat di rumah sakit... aku akan lebih menahan air mataku...
Dan Mandala berhasil menahanku dua hari di rumah sakit.. dan juga membuatku terbiasa dengan keadaan ini..
Mandala yang juga sedih..
Mandala yang juga terpukul.
Tapi terus memperhatikan perasaanku...
Semoga Alloh SWT segera menggantikan kesedihan kami ini dengan kabar kehamilanku kembali di tiga bulan kemudian...
amin ya Allah...
----'xxxxxxxx------
Jangan lupa votenya yaa
__ADS_1
LOVE YOU 😘😘😘