
Rumah ini sudah seperti Pasar Malam...
Sangat Ramai...
Aku sebagai pemeran wanitanya hanya duduk manis memandangi semua...
Ibu yang hari ini penuh emosi...
Sedikit ada kesalahan... langsung marah meledak ledak...
Aku belum pernah melihat ibu seperti ini...
Mungkin ibu sedikit tegang karena pernikahanku... putri tunggalnya...
Hari ini adalah acara pengajian dan siraman...
Sebenarnya aku tidak menyukai acara ini... sering kulihat di televisi bagaimana selebritis melaksanakan acara ini... sedikit lebay menurutku hihihihihi...
Tapi ibu menginginkannya...
Biarlah...sebagai anak tunggal, tentu ibu ingin pernikahanku ini adalah yang terbaik... karena tidak ada anak lain yang bisa mereka nikahkan lagi hehehe
Pukul dua siang... acara dimulai...
Aku sang pemeran Wanita duduk ditengah..
Di ruangan yang sudah di dekor cantik...
Ditengah para ibu ibu pengajian yang datang dengan pakaian seragam... mungkin ada yang memberi mereka seragam hihihihi..
Bagaimana pun juga mereka akan hadir di acara pengajian dan di rumah pemimpin kota mereka...
Tentu semua sudah diatur dengan baik oleh para bawahan Bapak dan Ibu...
Tapi ada rasa terharuku juga hari ini..
Ada anak anak panti asuhan yang juga diundang..
kulihat ibu sudah menyiapkan bingkisan dan amplop buat anak anak panti asuhan itu...
Walaupun aku juga tau yang dilakukan ibu adalah pencitraan publik, tapi paling tidak niat berbagi ibu harus dihargai...
Mandala dan Keluarganya juga hadir dipengajian ini...
Ibu mengundang mereka untuk melihat semua prosesi adat istiadat yang menurutku buang buang uang hehehehe...
Aku melihat Mandala dan keluarganya datang dari layar yang di siapkan panitia...
Hmmmm calon suamiku memang tampan...
Kulihat dia sudah memotong rambut dan mencukur jambangnya...
Kehadirannya membuat heboh penjaga catering diluar sana hahahhaha 🙈🙈🤪
Aku harus menyambut keluarga Mandala...
Mama dan Ina di Kursi Roda...
Aku memeluk dan mencium mereka berdua...
Kakak Dali memperkenalkanku pada seluruh keluarga yang datang...
Ketika pandanganku dan Mandala bertemu...
Aku menjulurkan lidahku padanya dan Mandala tersenyum maniiiiiisssssss... rasa gula pun kalah manisnya 🙈😄😄🤪
Para wanita masuk kedalam..
dan para lelaki hanya duduk di tenda luar...
Aku pun kembali duduk di tengah sebagai pemeran utama wanita...
handphoneku bergetar...
chat masuk... dari mandala...
"cantik..."
chat balasanku..
"cantik mana sama desaignermu itu?"
chat Mandala...
"Kenapa larinya jadi ke desaigner?"
chat balasanku...
"cepat jawab aja..."
chat Mandala..
"Jelas cantik kamu..."
chat balasanku..
"Desaignermu cemburu padaku... dia sengaja membuat baju yang menyulitkanku untuk berjalan"
chat Mandala...
"artinya kamu harus duduk yang manis.."
chat balasanku..
"membosankan...."
chat Mandala...
"Pandangi aku dilayar, aku juga akan memandangimu di layar... tidak akan menjadi bosan.."
chat balasanku...
"Narsisnya kumat... ibu sudah melotot padaku..
cukup.... chat OFF.."
Kulihat ke arah layar dimana memang tersorot ke Mandala..
Mandala tersenyum memandangi handphone yang dipegangnya... kemudian mematikan handphone dan memasukannya kedalam saku celana...
__ADS_1
Acara pun di mulai...
Aku menangis di acara ini.. kata kata yang dibuat panitia memang membuatku terharu dan mau tidak mau aku terbawa suasana...
Bapak dan Ibu pun menangis...
acara pengajian seperti ini memang benar benar lebay... 🙈
kemudian acara siraman...
bergantian para sesepuh itu menyiramkan air padaku.
Aku hanya mengikuti instruksi Mc dan Panitia...
ketika aku di perintahkan begini.. begitu... aku mengikutinya...
ketika berfoto aku harus tersenyum.. kuikuti untuk tersenyum...
Walaupun disiang hari, tapi air ini sungguh sangat dingin... siapa tau tadi aku minta di rebuskan air hangat 🙈🤪
Setelah siraman, aku duduk kembali ditengah..
kembali mengikuti instruksi MC...
tidak bisakah pernikahan itu dibuat sederhana...
tidak menghabiskan uang sebegitu banyaknya...
Tapi lagi lagi kata kata yang kudengar adalah...
"namanya anak tunggal.. pasti acaranya mewah"
Hmmmm... berapa banyak Mandala mengeluarkan uang untuk semua acara ini..
Mending uangnya buatku... aku akan jalan jalan mengelilingi dunia hihihihihi..
Acara selesai..
Ibu ibu pengajian sudah pulang..
Anak anak panti asuhan juga sudah diantar pulang..
Tertinggal keluarga besar dari kedua belah pihak dan para panitia tentunya...
Aku menemani keluarga Mandala makan...
sambil berbincang bincang dengan Mama...
"Sayang..." Mamanya Mandala memanggilku...
"Iya Ma..."
"Terima kasih..."
"Kenapa Mama berterima kasih..."
"Karena kamu membuat putra mama terus tersenyum.. mama bahagia untuk itu.."
Aku memeluk mamanya mandala...
Tiba tiba seseorang muncul di belakang kami...
Aku melototkan mataku pada Mandala yang muncul tiba tiba...
"Ibu akan marah kalo tau kamu disini... cepat pergi.."
Mandala tersenyum.. mencium keningku baru kemudian menghilang...
Mama hanya tertawa melihat tingkah anaknya...
"putra saya sangat mencintaimu... Mama harap kamu tidak membuatnya patah hati.."
Tidak taukah kau mama... anakmu itu hampir saja patah hati... hehehehe
Seandainya aku tidak mengalahkan egoisku...
seandainya aku masih keras kepala...
maka acara hari ini dan besok besok itu tidak akan terjadi...
Aku malu sendiri membayangkan diriku yang begitu egois dan keras kepala...
Tapi Ketegasan Mandala membuatku bisa mengalah.
Mandala dan keluarganya berpamitan...
Ibu melarangku untuk keluar mengantar...
Aku pun kembali ke kamar...
Sebenarnya Mandala di larang datang di acara hari ini... Tapi Mandala bersikeras untuk ikut... dan ibu tidak mungkin mengusir Mandala pulang...
Aku membaringkan badanku di tempat tidur... memandangi langit langit kamar..
Besok aku akan menikah...
Besok aku akan menjadi istri Mandala...
Besok aku akan menghadapi kehidupanku yang baru.
Aku menarik nafasku sejenak...
memainkan handphoneku...
sampai kemudian aku tertidur...
Dalam tidurku... terlihat sebuah gambaran tempat akad nikah.. seseorang duduk di depan bapak..
bersiap untuk mengucapkan ijab kabul...
Aku pun berjalan kearah tempat akad nikah...
diantarkan duduk di samping seseorang..
dan ketika aku menoleh kesamping melihat seseorang yang tersenyum padaku...
aku menjadi terkejut... dan terbangun...
"Astagfirullah alaziimm" aku duduk di tempat tidur...
__ADS_1
kamarku ber AC tapi wajahku berkeringat...
Aku mengingat kembali mimpiku itu...
Ah ini kan cuma bunga tidur...
Aku melihat jam di handphoneku...
Hampir Maghrib... aku bergegas bangun dan Mandi..
Di malam hari... Mandala menelponku...
"Assalamualaikum pak kapten.."
"Waalaikumsalam calon istriku"
"Tumben, biasa cuman chat..."
"kangen suaramu yang..."
"Sore tadi aku tertidur... aku bermimpi... Yudhis yang datang di akad nikah... Aku takut.."
Aku menceritakan mimpiku pada Mandala..
Aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk jujur pada Mandala...
"Itu cuma bunga tidur... jangan dipikirkan... alam kita sudah berbeda..."
"Tapi, kenapa selalu muncul... dulu ketika acara lamaran, aku juga melihat Yudhis berdiri dibelakangmu.."
Mandala terdiam... kemudian berkata..
"Mungkin kamu yang belum ikhlas melepaskannya.."
"Tidak, aku sudah ikhlas... setiap yang berhubungan denganmu.. Yudhis selalu muncul.."
"Mungkin dia hanya ingin merestui kita.. jangan terlalu dipikirkan.."
"mungkin saja seperti itu... aku jadi takut tidur.."
"besok pernikahan kita, jangan sampai matamu seperti panda..."
"Kapten... apa kamu marah aku bercerita tentang Yudhis.."
"Tidak, untuk apa aku marah..."
"Kamu tidak cemburu?"
Mandala terdiam...
"Tidak...orang lain yang seharusnya cemburu padaku"
"Apa Yudhis cemburu padamu?"
"Pertanyaan apa ini yaaang... kamu tau kan Yudhis sudah tidak ada.. bagaimana dia bisa cemburu.."
Kali ini aku yang terdiam...
"Tidurlah... kalo takut, ajak seseorang untuk tidur denganmu... besok malam aku yang akan menemanimu tidur.."
Wajahku seketika menjadi hangat mendengar kata kata Mandala..
"Siapa yang mau di temanin kamu tidur?"
"Bukan kah suami istri sudah boleh tidur sekamar?"
Aku tau Mandala sedang menggodaku..
"Tidak, aku besok akan tidur dikamarku sendiri... dan kamu pak Kapten... akan tidur di kamar tamu"
"Kenapa aku harus tidur dikamar tamu?"
"Jangan menggodaku terus... tutup teleponnya"
Kudengar suara tawa Mandala...
"Okey, jangan lupa istirahat calon istriku...
Love you.."
Ketika Mandala menutup teleponnya...
Aku kembali gelisah...
Aku pun mencari seseorang untuk menemaniku tidur..
Dan hasilnya malam ini ibu mengijinkanku tidur dikamar mereka...
Aku pun tidur bertiga bersama Bapak dan Ibu...
mungkin bapak dan ibu juga merasa sedih... malam ini mereka sering kali mencium keningku... bahkan ibu memelukku beberapa kali...
Aku bahagia dengan kehangatan yang sudah lama tidak kurasakan...
lama lama akhirnya aku pun tertidur di dalam pelukan ibu seperti ketika aku masih kecil...
tidak ada mimpi yang kualami...
tidurku nyenyak sampai ibu membangunkanku di keesokan harinya...
Hari di mana proses pendewasaanku akan dimulai.
Hari dimana aku akan memiliki sandaran yang lain selain bapak dan ibu..
Hari dimana aku akan berbagi segalanya... menanggung suka dan duka bersama...
Bismillahirrahmanirrohim...
Lancarkan semua hari ini ya Alloh...
Doaku ketika membuka horden dikamar pagi ini..
Amin ya robbal alamin...
----‐--------------
Jangan lupa vote, like dan komennya yaa..
yang mau hadir di pernikahan bisa vote banyak banyak 😄😄
__ADS_1
LOVE YOU 😘😘