
Aku memberikan Amplop cokelat yang di tiitpkan Mandala pada Bapak...
"Pak, ini dari Mandala..."
Bapak menerima amplop dariku... memberikan satu amplop pada asisten bapak...
"Besok temui kepala KUA.. berikan berkas ini... "
"Siap Pak.." sahut Asisten Bapak...
"Ada perlu lagi sayang?" bapak memandangku...
"Berapa biaya pernikahan ini?"
"Tanya pada ibumu... Bapak tidak tau pas jumlahnya.."
"Mandala yang membiayai semuanya?"
"Tidak, kita berbagi.."
"Baguslah jika begitu... Ega tidak mau berhutang acara pesta dengan Mandala..."
"Berhutang apanya... tidak ada hutang hutangan dalam perayaan sebuah pernikahan..."
Aku menarik nafas dalam dalam...
"Terserah bapak saja, jika Ega tau ada konspirasi diantara kalian... Ega akan kabur dari pernikahan ini.."
Aku keluar dari ruangan kerja bapak...
Sejak bapak menjadi pejabat nomor satu di kota ini, bapak menjadi sangat sibuk dan sering kali menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang lebih... aku takut bapak di jadikan orang umpan dan terjerat KPK...
Kiriman souvenir dan undangan hari ini datang...
Para Ibu ibu dharma wanita yang menjadi panitia terlihat sangat sibuk...
Para pegawai dikantor bapak pun terlihat membantu untuk mengetik nama nama yang akan diundang...
Masih sebulan lagi... tapi keadaan di rumah ini sudah seperti Rumah inspirasi para calon wakil rakyat yang tiap hari di datangi banyak orang...
Aku baru berpikir beruntungnya sekarang jadi anak pejabat... aku tidak harus bersusah payah sendiri mengurus pernikahanku...
Oia, ini adalah Pernikahan Ibu... kecuali baju resepsi yang kupilih sendiri, semua adalah pilihan ibu... termasuk undangan dan souvenir...
Aku dulunya tidak ambil pusing dengan semua itu...
Biarlah ibu yang menentukan semuanya...
Mandala pun tidak banyak komentar... setuju dengan semua pilihan ibu...
Aku berada di rumah pribadi bapak... aku tidak ingin melaksanakan akad nikah di rumah dinas bapak...
Aku besar di rumah ini... walaupun mengalami banyak renovasi tapi bagiku rumah ini tetap rumah masa kecilku...
Bosan di rumah... Aku memilih untuk pergi kerumah Ayu.. yang tidak jauh dari rumah pribadi bapak...
kudengar Ayu pun sepertinya sudah mulai mual mual 🙈
Aku membawakannya beberapa buah mangga yang kupetik dari kebun milik tetanggaku hihihihi...
(Minta kok.. bukan nyolong 😁😄)
Ayu menyambutku dengan pelukan...
Di siang hari begini... suaminya tidak ada di rumah... jadi kami bisa bebas bergosip ria...
"Kamu hamil?" Tanyaku pada Ayu..
Ayu mengangguk...
"Kecepatan Yu... mending pacaran dulu berdua... ntar klo dah punya anak baby blues lagi..."
Aku mengupaskan mangga buat ayu... dan ayu membuat sambal rujaknya...
"Dikasih ma Allah... masa mo di tolak.."
Kalo Ayu sudah berkata seperti itu... aku pun menyerah...
Yaa... semua kehendak Allah... Allah lah yang memberikan kita rezeki anak....
"Aku ikut bahagia buat kamu..."
Aku memeluk Ayu... dan ayu membalas pelukanku...
"Kamu juga nanti cepat punya anak yaa... biar anak kita seumuran lagi dan bisa bersahabat seperti kita.."
__ADS_1
"Enggak..." Aku mengggeleng
"Kok enggak?"
"Aku mau sekolah lagi... ambil spesialis... aku tidak ingin punya anak dulu... aku ingin punya klinik sendiri dulu..."
"Kalo Mandala ingin cepat punya anak?"
"Dia harus cari wanita lain...aku tidak ingin punya anak cepat.."
"Yakin mau berbagi dengan wanita lain??"
"Aku akan mengejar karierku... gak perduli Mandala maunya apa... jika dia tidak suka... dia bisa pergi.."
Aku membuat gerakan tangan seperti mengusir kucing... hus hus...
"Aku takut melihat kamu seperti ini Ga... kamu bukan seperti Ega yang dulu ku kenal.."
Aku tertawa...
"Aku cuman bercanda Bumil... seperti yang kamu bilang, semua Allah yang menentukan... kapan kita di beri anak.. itu adalah rahasia Allah.."
Ayu menghela nafasnya dengan lega...
"Syukurlah.. aku pikir kamu sudah berubah.."
Aku tersenyum... dalam hatiku berkata...
"Semua benar yu, semua yang kukatakan itu benar..."
Sampai sore aku di rumah Ayu... seperti waktu kami dulu kecil... kami bermain boneka 🙈
Susah mengikuti bumil... semua maunya sendiri...
Tapi aku sempat berfikir, mungkin Ayu mengerjaiku dengan memakai alasan hamilnya itu...
Mandala menelponku di sore hari itu...
"Assalamualaikum..."
"Waalaikumsalam... dimana yang?"
"Dirumah ayu... ayu hamil.. dia menyuruhku bermain barbie dan mengikat rambut barbienya 🙈"
Mandala tertawa...
"Aku rasa juga begitu, tapi biarlah... asalkan sahabatku senang..."
Setiap sore sepulang kerja Mandala selalu menelponku seperti ini... menanyakan kegiatanku sehari hari...
Di malam hari dia akan menyibuk kan ku dengan chat chatnya...
Setiap hari terus seperti itu...
---------------------
Karena aku belum memiliki kerjaan pasti... aku mulai bermain ke klinik tempat Ayu bekerja... mereka mengetahui kalo aku dokter... jadi ketika aku datang, mereka pasti mengajakku berbincang...
Aku senang karena aku memiliki teman mengobrol.. terus terang aku bosan di rumah...
Niatku untuk melamar pekerjaan di rumah sakit dilarang oleh bapak, dengan alasan memfokuskan dulu pada persiapan pernikahanku...
Tapi aku benar benar bosan...
Akhirnya aku memilih untuk keluar rumah setiap hari.. selain mengunjungi Ayu di klinik ataupun di rumahnya...
Aku mengunjungi sekolahku dulu...
Dari SD, SMP sampai SMA... semua kukunjungi sangking aku tidak punya kegiatan 😄
Ibu memberiku batas waktu sampai dua minggu... setelah itu aku tidak boleh lagi keluar rumah 🙈
Mereka keluar rumah setiap hari sampai malam... dan aku dibiarkan di rumah sendiri... sesuatu yang tidak adil 😄
Tapi aku berusaha untuk menuruti Ibu...
Setelah menikah aku akan mengikuti suamiku..
tidak ada salahnya kali ini aku menurut...
Aku diam di rumah sambil membersihkan barang barangku... memisahkan barang barang yang masih kupakai dengan yang tidak terpakai...
Aku berniat untuk menyumbangkan baju baju ku dan juga barang barang tidak terpakai yang lain...
Setelah menikah aku akan tinggal di rumah Mandala..
__ADS_1
Aku tidak memerlukan semua ini...
Semua sudah tersedia disana...
Mandala sore ini kembali menelponku...
Memberitahuku bahwa besok dia akan ke papua bertugas...
"Tinggal dua minggu. masih bertugas?"
Tanyaku pada Mandala... sedikit ada rasa khawatir di hatiku setiap kali Mandala memberi tauku untuk terbang..
"Cuman dua hari... setelah mengantar logistik.. besoknya langsung kembali... ijinku juga baru keluar minggu depan.. lagi ngapain?"
"Membersihkan kamar.. memisahkan barang barang.."
"Video Call yaa..."
"Okey"
Mandala mematikan telpon... tapi menelponku kembali dengan Video Call...
Aku meletakan handphone disuatu tempat... biar Mandala bisa melihat apa yang kulakukan...
"Baju bajunya mo di sumbangkan?"
"Iyaa... ini baju baju jaman jahiliyah... aku tidak memerlukannya lagi.."
Aku menunjukan beberapa baju pada mandala...
"Kamu bisa memakainya nanti..." Mandala tertawa..
"Sudah tidak cukup lagi... " aku meletakkan baju itu dibadanku sambil memperlihatkannya ke Mandala...
"Hahahahhaha calon istriku sudah lebih gemuk sekarang..."
"Berdiam terus di rumah... aku sudah merasa seperti babon"
Aku sedikit mencemberutkan bibirku...
"Tapi bagiku kamu masih cantik..."
"Jangan mengombal terus... cepat mandi sana... makan terus istirahat.."
"Mau video call sambil aku mandi??"
"Kapteeennnn "
"Hahahahhaha" Mandala tertawa...
"Oia... Melky akan kesana besok atau lusa..."
"Untuk apa?"
"Dia akan mengurus penginapan dan transportasi buat keluarga besarku nanti... minggu depan keluarga ku dari Turki akan datang..."
"Amantua juga akan datang?"
"Tidak... Amantua ingin setelah menikah kita kesana menemui beliau..."
"Kenapa amantua tidak menghadiri pernikahan cucu kesayangannya.."
"Kamu tau kan riwayat amantua... beliau takut ada yang mengenali beliau..."
"Baiklah... sampaikan salamku pada Amantua..."
"Okey... akan kusampaikan...kamu juga jangan lupa istirahat..."
"Iyaa... besok telpon dulu sebelum take off"
"Okey sayang... LOVE YOU.."
Mandala selalu mengatakan LOVE YOU padaku... tapi aku tidak pernah membalasnya...
Karena aku memang belum mencintainya...
Mungkin suatu saat nanti aku juga akan mengucapkan itu padaku....
--------------------
Jangan lupa votenya yaa...
Biar tambah naik peringkatnya...
dan tambah semangat nulisnya hehehhehehe....
__ADS_1
btw... siapkan kado yaa buat pernikahannya Ega dan Mandala 😄😄
LOVE YOU KATA MANDALA 😘😘😘