Jodohku

Jodohku
menjaganya.... (2)


__ADS_3

Ketika ku tiba di pintu kamar rawat inap Yudhis, jam ditanganku sudah menunjukan pukul 01.00 dini hari...


Aku membuka pintu kamar... ini adalah presiden suite room.. ukuran kamar yang paling besar dan mewah...


begitu membuka pintu, yang terlihat pertama kali adalah ruang tamu sekalian ruang tunggu... terdapat sofa dan sebuah meja tamu... ruangan ini kelak menjadi ruangan kedua asisten papah 😄🤭


beberapa orang teman Yudhis pun kulihat berada diruangan ini... semua sudah memejamkan matanya menuju lautan mimpi...


Disebelah kanan terdapat sebuah ruangan tanpa pintu... kuperhatikan itu menuju keruang pertemuan dan ruang makan..


hmmm... namanya juga presiden suite room.. segala ruangan dibikin ada 🙄🙄


Aku membuka pintu menuju ruang pasien... ternyata tidak langsung menuju kekamar pasien... ada ruangan kecil yang terhubung dengan dinding kaca..dinding kaca yang memperlihatkan keadaan pasien... kembali ada sebuah sofa diruangan kecil ini... dikanannya terdapat sebuah kamar istirahat untuk yang menjaga... kulihat Papah dan mamah istirahat dikamar tersebut...


Kamar istirahat untuk yang menjaga????


Dirumah aja kale istirahatnya...klo dirumah sakit yaa jaga org sakit laaahhhh...


lagian bikin pusing aja ni konsep kamar 🤭


Aku melihat Yudhis melalui dinding kaca...


ditemani oleh seorang perawat yang duduk disebuah meja disudut ruangan...


Aku mengetok pintu... perawat melihatku...


aku memberi kode dengan tanganku... meminta ijin untuk masuk...Perawat terus melihatku.. mungkin merasa mengenalku, kemudian menggangguk memberiku ijin...


Aku masuk..


Duduk di kursi di samping tempat tidur...


"Belum sadar mba?" tanyaku pada perawat


"Sudah, tapi belum sadar total..."


"oohh....."


aku duduk dengan meletakkan kepalaku diatas tempat tidur.. membelai tangan kiri Yudhis yang dipasang selang infus... sedangkan tangan kanannya terpasang gips 😭


Dan aku pun tertidur.... 😴😴


Aku terbangun, terkejut karena ada gerakan ditangan kiri yang kupegang... ketika kulihat ke arah Yudhis... matanya terbuka...


"Aa... "


"Haus...." Yudhis berkata dengan lirih..


Kenapa kulihat dia semakin lemah...

__ADS_1


aku pun memanggil perawat... (perawat ini, jaga atau tidur sih...)


Perawat memeriksa keadaan Yudhis...


Memberinya minum seperti yang Yudhis inginkan...


Kemudian menelpon dokter secara langsung...


Kulihat Yudhis terus menatapku dengan pandangan yang berbeda... aku menjadi takut...


Aku mengetok pintu istirahat Papah dan Mamah.. memberitahukan keadaan Yudhis...


Dan pada saat itu pun dokter datang...


Aku berdiri di ujung kaki... Yudhis memandang kedua orang tuanya.. kemudian kembali memandangku..


"Bagaimana perasaanmu sekarang... pusing?" dokter bertanya sambil memeriksa Yudhis...


"Dimana ini...." Yudhis bertanya..kembali dengan suara pelan...


"Dirumah sakit...kamu kecelakaan nak" mamah kali ini yang menjawab...


"KALIAN SIAPA???"


DEEEGGGGGG !!!!!!!!!


Pertanyaan Yudhis tadi membuat kami terkejut... bahkan dokter pun terkejut...


"Tidak... " jawab Yudhis kembali


"Aku tau dia adalah dokter dan perawat dari pakaiannya, tapi aku tidak tau yang lainnya."


Mamah menangis... aku diam terpaku...


"Kami orang tuamu.. Aku papah dan dia mamahmu.." Papah yang menjelaskan...


Yudhis memandangku.. seperti minta penjelasan juga pada papah...


Papah mengerti maksud Yudhis dan melihatku...


"Dia Ega... Tunanganmu...Calon Istrimu..."


kemudian Yudhis tidak berkata apa apa.. diam dan memejamkan matanya...


Dokter mengatakan bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut... akan memindai bagian kepala Yudhis...


Aku tertekun memandang Yudhis diatas tempat tidur.


Apa yang terjadi??

__ADS_1


Sebelum operasi semuanya baik baik saja...


Saat itu dia masih mengenalku...


masih memintaku untuk menciumnya...


Apa Yudhis berpura pura...


Apa Yudhis menguji kesabaranku...


Entahlah...


Yang kupikirkan sekarang adalah... apakah Yudhis akan menolakku..


apakah Yudhis akan berubah sikap padaku...


Aku hanya bisa terdiam.. memandang Yudhis yang memejamkan matanya... kembali duduk disampingnya dan kembali mengelus tangannya...


Tak kusangka ternyata Yudhis tidak tidur...


membuka matanya ketika merasakan usapanku ditangannya...


Kami saling memandang.. seperti dua orang yang asing...


"Aku bingung..." ucapnya lirih...


Aku hanya tersenyum....


"Istirahat Aa... nanti kepalanya pusing lagi..." aku berusaha mencairkan suasana canggung kami.


"jam brp ini..." Yudhis kembali bertanya..


Aku melihat jam ditanganku...


"Hampir subuh... jam setengah lima pagi..."


Kulihat Yudhis menghela nafas panjang....


"Istirahat juga, kamu pasti lelah...menemaniku dari tadi " Yudhis kembali berkata..


"Aa yang butuh istirahat...Ega baik baik saja..."


"Tidak, kamu lah yang istirahat..."


Hmmmm... udahlah.. klo begitu author saja yang istirahat 😄😄


sampai jumpa diepisode selanjutnya yaaaa...


jangan lupa like dan votenya biar author semangat..

__ADS_1


LOVE YOUU ALL ...😘😘


__ADS_2