Jodohku

Jodohku
Bab 32


__ADS_3

Viona benar benar kaget melihat nya


" Sudah aku sudah membuka semua nya dapat periksa salah " Ucap Alwan santai setelah sudah telanjang bulat.


* aku.. Aku... viona mereka menjawab dengan terbata bata karena melihat Alwan yang full naked  dan saat dia akan menjawab sudah di potong oleh Alwan terlebih dahulu.


"Aku.... Aku apa...?  Kamu menginginkan ya,  tahan dulu dan bersabar lah hingga aku pulang ke rumah" Sambung Alwan dengan santai


Wajah Viona memerah  karena di goda oleh suami nya.


" Apaan sih mas,  aku tu nyuruh kamu buat buka baju,  bukan semua pakaian mu " Kata Viona.  Sedangkan Alwan tertawa di dalam telepon


Viona menatap Alwan malu sambil berkata


" Udah ah mas aku ngantuk mau tidur.. " Ucap viona lalu langsung memutus kan sambungan telfon nya dengan Alwan karena merasa malu.


" Hahahaha..... Ternyata,  viona merasa malu,   "Ucap Alwan sambil terkekeh


Kemudian Alwan meletakkan kan ponsel nya lalu mengena kan celana pendek saja lalu menarik selimut nya dan berbaring lalu memejamkan mata nya. Mungkin karena pengaruh Alwan jadi tidak butuh waktu lama untuk Alwan tertidur dan masuk ke dunia mimpi nya.


*****************


Pagi hari,  Riska sudah terbangun  tapi dia belum membuka mata nya.  Karena dia takut yang terjadi semalam hanyalah mimpi. Dia merasa ada seseorang di samping nya yang sedang memeluk nya,  tanpa membuka mata nya Riska meraba dada bidang milik johan lalu kemudian mengecup nya.


Karena sentuhan dari B


Riska johan terbangun dari tidur nya dan tiba tiba johan menaik kan tangan nya ke atas dada bela kemudian meremas dada Riska.


Riska mendesah karena  hasrat nya mulai bergairah,  dia mencoba membuka mata nya dan melihat pria yang ia cintai,  tapi setelah membuka mata nya Riska merasa kaget ternyata bukan Alwan yang berada di samping nya melainkan johan Riska langsung berteriak setelah melihat johan yang berada di samping nya.


"Aaaaa Aaaaa... Kenapa kamu yang ada di sini... Kamu ngapain.. " Teriak Riska


"Apa yang kamu laku kan pada ku... " Teriak Riska sambil mendorong badan johan hingga jatuh dari ranjang.


Riska segera menarik selimut nya untuk menutupi tubuh nya yang telan jan dan menatap johan dengan tatapan yang membunuh.


Johan bangkit dari lantai,  dia mengambil pakaian nya lalu memakai pakaian nya lalu melihat ke arah johan dan berkata.


"Kenapa kamu berteriak... Aku tidak melakukan kan apa pun pada mu justru buka nya kamu yang menyerang ku terlebih dahulu kemarin malam.. " Ucap johan dengan santai nya sambil melihat ke arah Riska.


" Aku benar benar tidak menyangka putri seorang pengusaha sukses seperti mu,  mempunyai gaya bercinta yang gila,  tapi tenang aku menyukai nya... "Ucap johan yang membuat riska merasa di sambar petir di pagi hari.


": dasar brengsek... kamu adalah seorang bajingan johan.. " Teriak Riska meneriaki johan.


Johan melangkah ke arah Riska lalu mendekati nya.


" Dengar ya nona,  jika kau tidak ingin ada yang tau tentang apa yang terjadi pada kita semalam,  maka kamu berhenti lah berteriak sekarang juga dan lagi kamu kemarin malam juga sangat menikmati permai nan nya dan kamu itu tidak perlu menangis nona Riska,  kamu itu sudah tidak perawan saat kita melakukan kan nya,  jadi kamu tidak usah berakting menangisi kesucian mu yang aku renggut.. "Ucap johan pada Riska


Setelah mengatakan semua itu kepada Riska johan berjalan ke arah pintu dan keluar dari kamar Riska dengan senyuman yang terukir di bibir nya. Dia berjalan ke arah kamar nya sendiri tanpa ada orang yang melihat nya. Karena masih terlalu pagi jadi semua orang yang ada di hotel itu belum bangun karena sekarang masih jam 4 pagi.


Riska menangis sesenggukan di dalam kamar nya sendiri dia sangat marah pada johan yang sudah berani mengomentari diri nya dan juga. menikmati tubuh nya.  Rusak memang sudah tidak perawan saat diri nya masih duduk di bangku SMA.  Tetapi riska tidak bisa berbuat apa apa karena dia tidak ingin orang mengetahui kalau diri nya sudah tidak Perawan terutama Alwan dan ayah nya.


Sinar matahari menerobos masuk ke kamar hotel yang Alwan tiduri,  dua membuka mata nya dan dia bangun dan duduk di tepi ranjang lalu dia mengambil ponsel nya di meja nakas lalu membuka galeri nya dan terlihat seorang wanita yang sangat cantik yang sangat ia sayangi dan cintai Alwan menit di layar ponsel nya sambil mengembang kan senyum di bibir nya  sambil melihat ke arah foto istri nya yang tak lain adalah viona.


Dia menghilang foto viona dan menyimpan nya di galeri ponsel nya tanpa sepengetahuan viona.


Alwan tersenyum sambil memandang foto viona yang sedang cemberut.  Dia merasa sangat lucu dengan sifat viona yang suka ngambek,  genit dan selalu berfikiran buruk jika mengenai diri nya.


Alwan teringat dengan johan, dia meletakkan kan ponsel nya lalu bergegas untuk mandi,  selesai mandi dia makai pakaian nya dan sekarang Alwan sudah rapi,  dia memakai jam tangan nya lalu melihat nya dan sekarang jam menunjuk kan pukul 06.00.


"Aku akan menemui johan.... " Gumam Alwan


Alwan keluar dari kamar nya lalu berjalan menuju ke kamar johan yang tidak terlalu jauh dari kamar nya. Alwan sampai di depan pintu kamar johan lalu mengetuk pintu kamar johan


"Tok.... Tok... Tok....


Alwan mengetuk pintu kamar johan dan dia menunggu diluar kamar dan selama beberapa saat johan membuka kan pintu kamar nya,  dan pintu kamar pun terbuka... Alwan menatap johan yang sudah rapi dan sedang berdiri di ambang pintu kamar nya.


" Tuan Alwan.. Mari masuk "ajak Alwan ke dalam kamar nya.


Alwan mengangguk kan kepala nya lalu masuk ke dalam kamar johan.


Mereka berdua duduk di sofa yang berada di dalam kamu johan lalu mereka menjadi mengobrol


"Bagaimana semalam... " Alwan membuka percakapan


" Tadi banget sangat seru.. Aku tidak perlu menguras tenaga ku dia sangat agresif semalam,  tapi hanya kurang nikmat semalam,  dia sudah tidak perawan"kata johan sambil tersenyum


Johan memang orang nya memang sangat ramah dan dia orang nya sangat transparan.


Alwan tersenyum mendengar perkataan yang di jelas kan oleh johan,  dia tidak kaget mendengar Riska bukan lah orang yang suci lagi,  karena dia sudah tau Riska sering di tiduri oleh sahabat nya saat masih SMA dia bernama farhan


Farhan adalah sahabat Alwan sejak mereka SD,  dan setelah lulus mereka berpisah sekolah saat SMP dan SMA mereka bertemu kembali bertemu di tempat fitnes.  Jadi sahabat nya menceritakan kan semua tentang diri nya  termasuk hubungan nya dengan Riska.  Tapi farhan tidak tau kalau Alwan adalah teman masa kecil Riska.  Dan Riska juga tidak tau kalau Alwan adalah sahabat nya farhan

__ADS_1


" Tuan memang apa yang terjadi kenapa kemarin malam kamu menyuruh ku melakukan kan permainan mu itu... Maksud tuan Alwan itu permainan apa yang di rencanakan anda" Tanya johan


"Dan lagi kemarin dia mendesah memanggil manggil nama anda " Ucap johan dengan bingung


" Sebenarnya,  Riska itu tergila-gila dengan ku  sejak dulu,  di pernah menjebak ku Dengan obat perangsang waktu aku si kota ku,  tapi dia gagal saat itu


" Dan dia semalam juga menjebak ku dan untung nya semalam aku langsung mengetahui rencana nya jadi aku semalam mengubah rencana nya..


" Maksud nya.. "Tanya johan


" Di kembali  berniat menjebak ku lagi semalam, tetapi karena aku sudah mengetahui nya jadi aku memberikan kan minuman itu kepada mu,  aku meminta maaf atas semua itu.  Aku harap kamu tidak marah kepadaku "Ucap Alwan sambil meminta maaf pada johan.


" Hahaha.. Tenang saja tuan Alwan,  kenapa aku harus marah kepada mu seharusnya aku berterima kasih pada mu,  karena kamu sudah memberikan wanita itu kepada ku walaupun dia sudah jebol "jawab johan


" Berarti lampu yang mati di luar dan dalam kamar nona Riska itu rencana anda tuan...? " Tanya johan pada Alwan


" Benar,  itu saya yang merencanakan nya,  kalau tidak bagai mana kamu bisa masuk ke kamar nya, " Jelas Alwan


" Tapi saya penasaran kenapa anda tidak mau bersama dengan nya hanya sekedar untuk bersenang senang"Ucap johan


" Karena aku sejak aku masih berumur tiga tahun aku sudah di jodoh kan oleh kedua orang tuaku dengan sahabat mereka yang mempunyai seorang putri kecil  waktu itu "jelas Alwan pada johan


" Jadi tuan Alwan sekarang sudah menikah sekarang... "Tanya johan penasaran dan juga sudah mempunyai istri sekarang" Jawab Alwan


" Anda berkata jujur kan tuan..  " Tanya johan


" Iya aku menikah dengan istri ku saat dia baru saja lulus SMA.. " Jawab Alwan


" Anda dapat rumput muda dong tuan... " Tanya johan penasaran


" Mungkin benar yang dikatakan anda,  tapi karena waktu itu Riska memberi kan ku obat perangsang ke dalam minuman ku di barat waktu itu  akhirnya aku melampiaskan kan hasrat ku pada ku yang masih perawan " Ucap Alwan menjelaskan kan pada johan


" Tidak masalah tuan,  itu adalah pilihan anda yang tepat,  dari pada melampiaskan kan nya pada wanita lain... "Jawab johan.


Mungkin karena johan orang nya yang Royal dan tulus,  jadi Alwan rileks sampai dia mau menceritakan kan urusan pribadi nya pada orang yang baru ia lihat dua kali bertemu saat dalam urusan bisnis.


Padahal Alwan tidak pernah menceritakan takan urusan pribadi nya pada siapa pun


" Tuan semoga kita bisa menjadi teman sekaligus sahabat,  tidak hanya sebagai partner bisnis.. " Ucap johan pada Alwan


" Iya tuan johan.. " Jawab Alwan lalu mereka saling berpeluang kan.


" Ngomong ngomong aku bisa melihat foto istri anda tidak.....? "Tanya johan


" Kalau mungkin aku bertemu di jalan,  saat sedang pergi  makan aku tidak akan aku incar...


"Hehehehe... " Ucap johan sambil terkekeh


Alwan berpikir sejenak, benar juga yang di kata kan johan,  viona yang sangat cantik dan mempesona sedang kan johan adalah pria yang menjadi. Punya mata jelalatan.


Lalu Alwan mengeluarkan jan ponsel nya dari saku nya dan memperlihatkan kan foto Viona dari ponsel nya


" Di dalam foto itu adalah foto istri ku.. " Ucap Alwan memperlihatkan kan foto Viona yang sedang mengikuti acara di kampus,  dan memperlihatkan kan nya pada johan.


" Waaah... Istri anda sangat cantik,  dia sangat sempurna  bagai bidadari, pantesan anda mau di jodoh kan dengan nya,  aku juga mau kalau aku di jodoh kan dengan wanita yang sangat cantik,  bodi nya montok dan masih perawan lagi apa lagi dia masih sangat muda... "Ucap johan sambil menyandarkan kan kepala nya di sandaran sofa.


" Awas ya anda,  jika anda menghayal kan istri saya... " Ketemu Alwan sambil mengancam johan


"Tenang aja tuan,  aku nggak  berani halalin isti anda,  tapi hanya aku sedang berdoa pada Tuhan agar aku juga bertemu bidadari seperti istri anda suatu hari nanti.  Aku sudah sangat capek mencari wanita,  dan menjadi penjahat kelamin.... " Ucap johan dan membuat mereka tertawa bersama.


"Hahahahaha....... " Mereka berdua serempak tertawa terbahak-bahak dengan ucapan johan tadi.


Saat Alwan dam johan sedang asik mengobrol,  tiba tiba ponsel Alwan berbunyi,  Alwan mengambil ponsel nya lalu melihat siapa yang menelpon nya dan ternyata adalah papa nya.


Alwan segera mengangkat telepon dari papa nya


" Sebentar saya akan menerima telpon terlebih dahulu.... " Kata Alwan lalu johan mengangguk kan kepala nya kemudian Alwan menerima telepon dari papa nya.


" Halo pa ada apa...? "Tanya Alwan setelah menganggap kata telpon nya


" Kamu sekarang lagi di negara Jiran ya,  lalu Viona dan raisa tidak di ajak kan.. " Tanya papa Kholis


" Iya.. Papa aku tidak mengajak mereka berdua,  karena Viona akan ujian dan raisa akan tes pa.. " Jawab Alwan sambil menjelaskan kan pada papa nya


" Ooo jadi begini tu?  Papa menelepon mu mau bilang sesuatu,  gini papa sama papa akan pulang saat kamu wisuda,  karena nenek mu belum benar benar sehat,  jadi dia tidak bisa berpergian terlalu jauh... " Ucap papa Kholis menjelaskan kan


" Ya udah nggak papa,  pa aku mengerti " Jawab Alwan


" Lalu kapan kamu akan pulang ke kota s...? "Tanya papa Kholis


" Segera setelah urusan ku di sini selesai pa... mungkin lusa aku akan pulang ke kota s.. "Jawab Alwan


" Ya udah,  jangan lama lama ninggalin istri kamu,  mama tadi menelepon Viona kata nya dia nggak ikut kamu ke negara J karena dia mau ujian, " Ucap papa nya menjelaskan ka

__ADS_1


" Iya pa...


" Nanti setelah kamu kali,  jaga Viona dan  raisa baik baik,  kamu jangan bekerja terus kak ... "Ucap papa Kholis menasehati Alwan


" Iya pa Alwan mengerti... " Jawab Alwan


" Oh ya wan kamu sebentar lagi kamu wisuda,  kamu rencana nya kapan akan memiliki anak dan memberi kan cucu sama mama papa...? "Tanya papa Kholis


" Nggak tau pa... Alwan belum kepikiran untuk punya anak "jawab Alwan.


" Wan papa sama mama itu sudah semakin tua,  jadi pikir kan lah untuk segera mempunyai anak dan memberikan kami cucu,  kamu kan anak mama sama papa yang paling besar,  masa kami minta cucu ke raisa dan menunggu nya besar,  kan lama kak..  Papa juga malu karena rekan bisnis papa sudah mempunyai cucu dan mereka selalu menanya kan apakah papa sudah mempunyai cucu.. " Ucap papa Kholis.


" Ia ma nanti aku bicara kan dulu sama Viona,  dan akan ku usaha kan "


" Nah gitu dong,  itu baru anak papa Kholis.. " Kata papa Kholis


Sedang kan johan tidak memperhatikan kan Alwan yang sedang menelepon dia asik dengan ponsel nya sendiri.


Alwan mengakhiri telpon nya dengan papa nya lalu membuka pesan dari doni yang mengatakan kan diri nya sudah di tunggu dengan yang lain. Akhirnya Alwan mengajak johan untuk sarapan ke ruangan yang sudah di siap kan  dan yang lain juga sudah menunggu nya. MEreka ver dua berjalan ke arah yang di beritahu kan doni tadi lewat pesan di ponsel nya.


Di sana mereka semua sudah berkumpul termasuk Riska.  Riska dengan tidak tau malu nya meletakkan kan tangan nya di kursi kosong di samping nya mengkode Alwan agar duduk di kursi itu.


Tapi Alwan mencurigai kan Riska lalu berjalan ke arah kursi kosong di sebelah doni. Sedang kan johan duduk di kursi kosong di sebelah Riska,  Riska yang tadi senyum langsung memasang wajah datar seperti jalan tol. Mereka menikah mati makanan nya dan sambil mengobrol tentang kerja sama mereka.


" Setelah kita sarapan kita ada sesi pemotretan di hotel ini lalu setelah selesai kita ke lokasi perumahan yang akan kita pantau minggu depan.. "Ucap ayah Riska berbicara.


Dan setelah selesai, jika kalian berminat kalian semua boleh bermalam di rumah ku  atau juga boleh di hotel ini lagi,  dan besok pagi kalian bisa berangkat pulang ke rumah masing masing... " Kata ayah Riska menawar kan tempat nya.


Sebenar nya Alwan hanya pergi 2 hari atau 3 hari saja,  dia berbohong kepada Viona ,  dia bilang pergi satu minggu,  dia juga berbohong pada papa nya karena dia tidak ingin papa nya memberi tau Viona.


Riska mengembang kan senyuman nya di wajah nya dia akan menggunakan kesempatan ini,  dia tidak akan membiarkan kan Alwan lolos dari nya lagi.


" Maaf kayak nya aku akan pulang saja nanti setelah pekerjaan nya nanti selesai " Kata Alwan


" Kenapa buru buru tuan Alwan..? "Tanya tuan Riko salah satu klien Alwan yang berasal dari negara B


" Bagaimana tidak buru buru tuan Alwan,  kalau sedang kan di rumah nya ada bidadari yang sedang menunggu nya...! " Sambung johan


Riska merasa kaget dan mebelalakkan mata nya,  dia merasa sangat kaget.


" Iya benar.... Memang biasa kalau anak muda,  tidak bisa jauh jauh dari pacar nya walau sebentar.. " Kata salah satu klien yang lain.


" Buka pacar,  tapi istri tuan Alwan yang menunggu di rumah! "Tegas doni asisten Alwan. Sekaligus sahabat nya juga.


Riska yang sedang makan,  langsung tersedak mendengar perkataan Doni.


" Uhuk... Uhuk... Uhuk...


Johan yang ada di samping Riska,  dia langsung memberi kan air minum kepada Riska


" Ini.... "Ucap johan lalu mengulur kan gelas berisi minuman pasar Riska.


" Nggak usah sampek kaya gitu kali,  Alwan sudah di jodoh kan saat dia masih berumur 3 tahun,  lagian dia juga sudah menikah hampir satu tahun yang lalu,  jadi gak perlu kaget sampai ke gitu kali... Santai aja. " Ucap johan yang berhasil membuat Riska malu


Ayah Riska menatap putri satu satu nya itu,  dia tau pasti bagai mana perasaan putri nya sekarang.


Riska  beranjak dari duduk nya lalu berdiri dan berpamitan akan pergi ke kamar mandi,  dia berjalan dengan cepat menuju ke kamar mandi sampai di sana Riska langsung masuk ke dalam dan dia berdiri di depan cermin sambil berbicara sendiri  yang melihat kan diri nya di dalam cermin itu.


" Aku tidak peduli walaupun Alwan sudah menikah aku akan tetap menaklukkan kan nya,  aku yakin aku lebih cantik dari wanita yang di nikahi nya bahkan aku yakin aku lebih mempesona... "Riska berkata di dalam kamar mandi.


" Karena kalian di jodoh kan,  jadi pasti mereka berdua tidak saling mencintai,  jika mereka saling mencintai mana mungkin istri nya mengijinkan kan Alwan pergi malam minggu dengan ku saat itu..... " Gumam Riska


Riska yang tidak tau kalau istri Alwan adalah seorang wanita yang di tabrak nya saat di kampus yang tak lain adalah Viona,  Riska merasa sangat percaya diri karena tidak mengetahui nya.


Riska keluar dari kamar mandi setelah selesai,  lalu Riska menyusul rombongan yang sedang melakukan kan pemotretan di hotel nya,  dia menuju ke ruang pemotretan,  dan setahun semua nya selesai pemotretan mereka melanjutkan kan untuk pergi ke lokasi yang akan di tinjau nya lagi oleh mereka.


************************


Viona sedang berada di kampus nya Viona sedang berada di ruangan nya dan sedang mendengar kan dan fokus pada mata kuliah yang sedang di jelas kan oleh dosen nya di depan.   Karena Viona ingin mendapat kan nilai yang bagus saat ujian dia begitu sangat memperhatikan kan apa yang sedang di terang kan oleh dosen. Dia tidak ingin di ejek oleh teman teman nya saat diri nya mendapat kan nilai jelek saat ujian.


Dosen yang menjelaskan kan tadi sudah selesai dengan kelas nya.  Setelah selesai menerima mata kuliah dai dosen tadi,  Viona dan teman temanya memilih untuk pulang karena sudah tidak ada mata kuliah tambahan hari ini.


"Kita pulang aja ya gak usah nongkrong,  kita besok kan ujian kita belajar dan istirahat saja agar besok kita rileks menghadapi ujian nya... " Ucap Viona pada taman teman nya


" Iya aku setuju sama kamu Vi,, kita pulang saja "jawab vara


Mereka berpisah dan pulang ke rumah masing masing,  Viona menunggu jemputan nya,  tak berapa lama pak Toni datang dengan mobil nya untuk menjemput Viona.  Viona langsung masuk mobil dan kemudian pak Toni menghidupkan kan mesin mobil lala melaju kan nya menuju ke rumah keluar ga kusuma.


" Pak... Nanti berhenti dulu di supermarket"Ucap Vina


" Baik nona " Jawab pak Toni


Tak berapa lama mobil sampai di supermarket,  Viona lalu turun dan masuk ke dalam super market untuk membeli coklat,  karena Viona ingin. Memakan makanan yang rasanya manis saat ini

__ADS_1


Viona memberi dua coklat dan beberapa cemilan lain nya dan nanti juga akan di beri kan pada raisa juga.  Setelah selesai memilih,  Viona menuju ke kasir lalu membayar nya.  Kemudian Viona keluar dari supermarket dan masuk kembali ke dalam mobil. Pak supir melaju kan kembali setelah nona nya sudah masuk ke mobil.


__ADS_2