Jodohku

Jodohku
Biar Gila, tapi aku cinta...


__ADS_3

Aku memandangi dua kotak kecil di depanku dan dua buah surat... Amplop di luar surat sudah telihat buram..


jangan jangan ketika di buka huruf huruf nya akan rontok semua 😁


"Yaaanggg"


Mandala memanggilku..


"Jangan dibuka sekarang suratnya..."


"Kenapa?"


"Kita harus menempuh perjalanan pulang.. aku tidak mau melihatmu menangis bombay di mobil... aku ingin menyetir dengan tenang"


"Iyaa..." aku mengembalikan surat surat itu kedalam tas.


"Jangan sedih seperti itu... ayo siap siap kita pulang...


apa mau mampir ke makam lagi... pamitan dengan kekasih hatimu.."


Aku melihat Mandala... kenapa dia berkata seperti itu..


"Jangan melihatku seperti itu, aku berkata yang benar kan? tiap malam masih saja memanggil namanya.."


Aku memanggil nama Yudhis?? Kapan?? Apa aku setiap malam tidur memanggil nama Yudhis??


Aku menatap Mandala dengan heran...


"Aku suamimu, aku yang memelukmu tiap malam... tapi dalam pelukanku kamu selalu memanggil namanya... Apa kamu membayangkan dia yang memelukmu?? Apa setiap kita berhubungan suami istri kamu membayangkannya??"


"Kapteeeennnn" Aku setengah berteriak pada Mandala...


"Kamu cemburu pada Yudhis? pada orang yang sudah meninggal?"


"KARENA YUDHIS YANG SUDAH MENINGGAL ITU BERADA DI ANTARA AKU DAN ISTRIKU"


"KAPTEN... CUKUP"


"Siap siap kita pulang..."


Perjalanan pulang kali ini aku memang menangis, tapi tangisan yang tertahan... aku sedih karena Mandala berkata seperti itu padaku...


Tapi apa benar aku setiap malam selalu memanggil nama Yudhis di dalam pelukan Mandala...


Kami sampai di rumah Mandala...


Di sambut Mbak Asisten dirumah Mandala yang mengatakan bahwa Ina kritis di Rumah sakit...


Mandala kembali memutar badannya menuju mobil..


Aku pun bergegas mengikuti...


"Tolong barang barang kami mbak..."


Aku setengah berlari mengejar Mandala...


Mandala membawa mobil dengan cepat...


Aku pun hanya diam tanpa protes... biarlah mungkin mandala mengkhawatirkan Ina...


Sampai di rumah sakit, Melky yang menjadi sasaran kemarahan Mandala...


"Kenapa tidak memberitahuku... kenapa tidak menelponku.."


Melky hanya diam... dia tau kalo Mandala sedang marah... Mandala langsung masuk kedalam ruangan.


Kakiku terhenti di depan pintu...


Aku ingat ketika Yudhis di tangani oleh dokter terakhir kalinya... aku ingat bagaimana dokter melakukan kejut jantung pada Yudhis..


Aku takut melihat itu kembali 🙈


"Kakak ipar..." Suara Melky menyadarkanku...


"Bagaimana keadaan Ina?"


Aku bertanya pada Melky..


"Sudah tidak sadar.. kata dokter tinggal menunggu waktu.."


Aku pun membuka pintu...


Melihat Mandala duduk di samping Ina... memegang tangan Ina... Mandala menangis...

__ADS_1


Seorang yang tegas dan ditakuti seperti Mandala pun menangis ketika dihadapi pada situasi seperti ini...


Mandala terus berada di sisi ina bersama Ama...


ketika Melky masuk Mandala berkata kepada Melky


"Tolong batalkan tiket."


"Sampai kapan?" Melky bertanya pada Mandala...


"Sampai waktu yang tidak di tentukan..."


"Baik..."


Melky keluar ruangan sambil memegang handphone bersiap untuk menelpon... Aku mengejar Melky...


"Melky...."


"Kakak ipar.."


"Tiket apa yang dibatalkan?"


Melky tersenyum...


"Abang ingin membawa kakak ipar ke Turki..."


"Ooooo"


hanya kata itu yang keluar dari mulutku...


Aku pun duduk di depan ruangan...


Aku mendengar pintu terbuka... Mandala yang keluar..


"Kenapa keluar, tidak menemani Ina?"


"Kamu sudah makan?"


Mandala merangkul pundakku masuk kedalam pelukannya...


"Kamu yang belum makan"


Aku menenggelamkan kepalaku di dada Mandala...


"Eh, untuk apa minta maaf?"


Mandala menarik nafasnya...


"Aku marah tadi pagi.."


Aku mempererat pelukanku..


"Tidak masalah... kalo aku diposisimu, aku juga pasti akan marah "


Mandala mencium kepalaku...


"Kapteennnn"


"Iya.."


"Bantu aku untuk melepaskan Yudhis dari mimpi mimpiku... bantu aku untuk tidak memanggil namanya lagi ketika tidur.."


"Iyaa.."


"Apa aku harus konsultasi ke psikolog?"


Mandala tertawa kecil...


"Kamu rasa itu perlu?"


Aku menggeleng....


"Kalo kamu merasa tidak perlu, untuk apa kamu ke psikolog? Apa istriku merasa sedikit gila?"


Aku melototkan mataku pada Mandala


"Biar gila tapi aku cinta"


Mandala tertawa sambil mencium keningku...


"Ini rumah sakit, bisakah kalian tidak bermesraan disini"


Melky muncul di depan kami...

__ADS_1


Mandala mempererat pelukannya dan mencium kepalaku..


"Ayo kita buat jomblo satu ini menjadi iri.."


Aku ikut tertawa bersama Mandala...


"Sudah dibatalkan?" mandala kembali bertanya pada Melky...


"Sudah..."


"Melky..."


"Ya bang..."


"Kita antisipasi untuk yang terburuk... Ina mau di kuburkan di sumbawa... kita bersiap saja..."


"Baik bang... aku akan beritahu keluarga disana"


"Ayo makan dulu, aku lapar..."


Mandala mengajakku berdiri..


-------------------------


Flash back...


Malam hari tadi...


Mandala ternyata sudah membuka suratnya disaat aku tidur...


Buat kamu yang menjadi suami Ega...


Kamu mungkin sudah mengetahui tentangku dari Ega..


Tapi kamu tetap tidak mengenalku...


Aku adalah cintanya Ega...


Aku adalah kekasihnya Ega...


Cuma sayang, aku tidak bisa menjadi Jodohnya Ega..


Aku ingin kamu menjaga cintaku


Aku ingin kamu menjaga Kekasihku


Tolong biarkan Ega tetap mengingatku..


Tolong biarkan Ega tetap menarohku dihatinya..


Terima kasih sudah menerima kekasihku menjadi istrimu...


Aku yakin dia akan menjadi istri yang setia untukmu..


Jam tangan ini kubeli untukku dan Ega..


Akan kuberikan padamu.. sehingga jam tangan ini tetap sepasang tidak terpisahkan..


Sekali lagi terima kasih...


-Yudhis-


Jam tangan sepasang?? tidak terpisahkan??


Jelas di pagi harinya Mandala sangat marah


Karena walaupun sudah tiada, Yudhis tetap menginginkan Ega dan dirinya tetap tidak terpisahkan...


Mandala Marah...


Jika wujudnya ada, mungkin dia akan mengajak untuk berkelahi...


Tapi orang yang di cemburuinya tidak tampak di mata.... dan itu sangat menyakitkan...


-------------


Karena Ina lagi kritis... surat buat Ega belum di buka yaa 😉🤭


jangan lupa vote nya... biar suratnya cepat di UP 😄


Ingat untuk tetap stay dirumah...


Selalu menjaga kebersihan dan jarak dengan orang lain..

__ADS_1


LOVE YOU 😘😘😘


__ADS_2