Jodohku

Jodohku
EMOSI....


__ADS_3

Malam ini aku kembali kekamarku....


Sudah satu minggu badan ini hanya tidur di kasur lipat... tidur pun tidak tenang...


bagaimana bisa tenang... tidur didalam ruangan staf admin ruang jenazah... merasakan hawa ruangan antara ada dan tiada 🙈


Setelah mandi...aku pun mempersiapkan diriku untuk pergi ke alam mimpi....


Ijinku hanya malam ini... besok pun aku harus kembali ke rumah sakit...


okey... selamat malam semua....


zzzzzzzzzzz....


---‐---------------------


Pagi yang cerah...


Waktu evakuasi yang di berikan pemerintah adalah empat belas hari...


masih ada tiga hari lagi...


tugasku pun masih berlanjut..


tapi tidak sesibuk kemaren kemaren..


proses pencarian pun seperti sudah mulai dihentikan.. karena jumlah korban yang ditemukan sudah sesuai dengan jumlah manivest penumpang yang terdaftar...


Sekarang yang dilakukan tim relawan dan basarnas adalah berbenah benah dan mengulur waktu sampai masa tanggap darurat berakhir....


sssttttt... lumayan uang operasional untuk tiga hari 🤭🙈


Seperti biasa, aku membeli jajanan dipasar, baru kemudian ke rumah sakit...


arus lalu lintas di koridor rumah sakit mulai agak lengang...


para wartawan pun mulai berkurang... kulihat di televisi para wartawan mulai mengincar keluarga korban untuk diwawancarai...


mendekati tenda basarnas...


Aku melihat sebuah aktivitas...


Seperti lari pagi...


Hmmm... mungkin mereka cari keringat...


entah kemana si keringat itu pergi 😁🤪


"Assalamualaikum dokter..."


sebuah suara mengagetkanku... entah dari mana makhluk ini muncul, tiba tiba sudah berada disampingku...


"Waalaikumsalam..."


aku menoleh sambil menjawab salam...


hmmmm aroma ini.. tahan Ega...


Aku sempat memejamkan mata dan menghirup aroma tubuh ini...


"Boleh saya minta no hape dokter..."


Makhluk ini to the pont juga..


"Buat apa??"


Pake nanya sih Ga 🙈😱


"Kalo saya tiba tiba sakit, saya bisa langsung menelpon dokter..." Candanya padaku..


"Maaf, jam kerja saya terbatas..."


"Kalo begitu, boleh saya meminta no hape dokter untuk ibu saya?"


"Ibu??" aku mengerutkan kening...


"Ya... buat memberitahukan ibu kalo saya sudah punya calon istri..."


GUBRAAAKKK..... Gombalannya 🙈🙈


Aku tersenyum antara tersipu dan kagok 😄😄


"Maaf saya tidak bisa... saya permisi..."


Aku pun melangkah pergi...


"Apa karena Yudhis....."


Langkahku terhenti... berbalik menghadapnya..


"Dari mana kamu tau Yudhis??

__ADS_1


Tanyaku dengan suara sedikit tidak suka..


"Kamu menyebut nama itu disaat kamu pingsan... berulang ulang kamu menyebutnya..."


Aku terdiam... kembali berbalik dan melangkah..


seseorang mengikutiku...


"Benar karena Yudhis??"


"Bukan urusanmu...."


Aku mempercepat langkahku...


Orang yang dibelakangku berhenti mengikuti dan membiarkanku untuk pergi menjauh...


Bukan urusanmu untuk mengetahui tentang Yudhis...


Siapa kamu ingin tau tentang Yudhis...


Ada rasa sesak dan sakit yang muncul di dada ini...


Yudhiiiisss....


berhak kah orang lain untuk mengetahui tentangmu..


tiba tiba air mata ini menetes dengan sendirinya...


" dokter... anda baik baik saja?"


suara pegawai rumah sakit yang sedang membersihkan lorong mengagetkanku...


Aku dari tadi hanya berdiri didepan pintu masuk ruang forensik... berdiam diri dan kemudian menangis... Tentu saja membuat orang lain menjadi bingung...


"Maaf, saya gak pa pa... saya masuk dulu yaa..."


kata orang kalimantan tu "membuang supan".


Malu ketahuan, akhirnya pergi cepat cepat...🙈


-------------'


Baru meletakkan pantat dikursi... handphoneku berdering... dari Ibu... tumben pagi pagi...


"Assalamualaikum bu...."


"Waalaikumsalam... apa kabar kamu sayang..."


"kamu itu, kalo ditanya gak pernah jawab yang bener.."


"Ega jawab bener kan bu??"


"Ya sudah, sekarang kamu ngapain? ada yang mau ibu bicarakan..."


"Apa yang mau ibu bicarakan?"


kudengar ibu menarik nafas...


"keluarga besar Om Rendy tadi malam kerumah..."


Aku sudah mengerti maksud ibu... pantas pagi pagi sudah menelpon...


"kamu mengerti kan maunya mereka..." ibu melanjutkan...


"Apa jawaban bapak dan ibu?" tanyaku langsung..


"Kami berjanji akan memberikan jawabannya dalam satu minggu..."


"Ibu tau kan apa jawaban Ega..."


"Egaaa... apa yang salah... kamu bisa kan mencoba dulu..."


"Ibu... tolong... semua tidak bisa dipaksakan..."


"Dengan Yudhis dulu juga begitu, kamu menolak perjodohan.. tapi akhirnya kamu juga bisa menyayangi Yudhis..."


"Ega... klo kamu menyetujuinya, Om Rendy dan Partai yang dipimpinnya akan mendukung bapak sepenuhnya untuk menjadi Gubernur..."


"Ini seperti pernikahan politik..."


"Egaa.... keluarga mereka kaya dan berpengaruh... kamu akan aman dimana pun... Ibu dan Bapak akan tenang melepasmu..."


Aku terdiam...


"Bu, Ega sudah punya pacar..." akhirnya aku mengeluarkan kata bohong itu...


"Sejak kapan kamu punya pacar?


"Ega rahasiakan dari Bapak dan Ibu..."


"Siapa dia??" sepertinya ibu tau aku berbohong..

__ADS_1


Aku berfikir sejenak..


"Seorang Penerbang Angkatan Udara.."


Entah kenapa aku mengucapkan kata kata itu 🙈


Aku menyesal setelahnya...


"Egaa... Ibu tau kamu berbohong... Apa kurangnya dr.Ryan... kalian sama sama dokter.. dia bisa membantumu untuk segera menjadi dokter pegawai..


kalian bisa bekerja bersama... bisa saling mendukung.."


"Bukan hanya dengan dr.Ryan saja kan bisa saling mendukung..." Aku masih membantah ibu...


"Ega.. seorang penerbang.. bagaimana kalo pesawatnya jatuh... kamu akan kehilangan untuk kedua kalinya..."


"Kenapa ibu berfikiran seperti itu, kenapa ibu seperti tidak punya Iman... semua Allah SWT yang menentukan bu... dr.Ryan pun bisa mati di ruang operasi karena serangan jantung... bisakah ibu menjamin bahwa dr.Ryan akan selamanya hidup sehingga Ega yang duluan meninggal..."


Suaraku sedikit serak dan meninggi... emosiku sudah menaiki level yang lebih tinggi...


Aku menarik nafas... Aku takut akan mengeluarkan kata kata yang menyakiti ibu...


"Sudah ya bu, Ega harus bekerja... Maaf kalo Ega mengecewakan bapak dan ibu..."


"Baik kalo memang itu maumu... setelah selesai magang... penerbang itu harus menemui kami.. jika kamu bohong, Bapak dan Ibu akan menghentikan biaya kuliahmu selanjutnya... Assalamualaikum.."


"Waalaikumsalam..." Aku menarik nafas panjang...


Aku berdiri... melangkah dengan emosi...


----‐-----------


Sampai di tempat yang kutuju...


Melewati beberapa perawat dan pengawai rumah sakit yang bingung melihatku berjalan cepat dan emosi..


"dr.Ryan ada?" tanyaku pada asisten penjaga kartu dr.Ryan...


"Ada...."


belum selesai asisten itu menjawab, aku langsung masuk...


"Ega???"


dr.Ryan terkejut melihat pintu terbuka dan wajahku yang muncul...


"Duduk... Ada perlu dengan saya?"


dr.Ryan masih bersikap manis.. tapi aku sudah hampir melemparkan sepatuku padanya... berani beraninya dia memanggilku Ega... siapa yang memberinya hak itu.. itu hanya panggilan untuk orang orang dekatku saja...


"Saya langsung saja ya dokter....


tolooonnnggg... bisakah dokter melepaskan saya...


bisakah dokter tidak menggunakan bapak saya untuk menjadikan saya istri...


tidak bisakah dokter mencari wanita lain... kenapa harus saya...


Saya ingatkan dokter... sampai kapanpun... walaupun kedua orang tua saya tidak mengakui saya sebagai anak mereka lagi... SAYA TIDAK AKAN PERNAH SETUJU UNTUK MENIKAH DENGAN ANDA!!! "


Aku menarik nafas... membalikkan badan..


melangkah keluar meninggalkan dr.Ryan yang terdiam tanpa kata..


BRAK... pintu pun tertutup dengan kasar...


Diluar ruangan... aku disambut dengan tatapan aneh para perawat dan pegawai rumah sakit..


Masa bodoh... biarlah mereka mendengar semuanya...


Aku terus melangkah kembali keruangan forensik...


Sepanjang jalan aku terus mengatur nafasku...


Tenang Ega... Tenang... kendalikan emosimu...


jika kamu pingsan, siapa yang akan menggendongmu lagi... tidak ada sang Kapten di dekatmu...


Kapten??? aaaaarrrrhhhhhhh...


kenapa hari ini banyak sekali masalah yang timbul...


Aku pun memutar arahku... menuju musholla ditengah rumah sakit..


Aku harus menenangkan diriku...


-----------------


Jangan lupa like dan votenya yaa...


biar cepat dapat bonus hahahahah

__ADS_1


LOVE YOU 😘😘


__ADS_2