Jodohku

Jodohku
Siap secara teori dan mental...


__ADS_3

Pukul sembilan pagi aku sudah berada di Rumah sakit... ternyata bukan hanya kelompok praktekku saja yang berkumpul... tapi juga mahasiswa kedokteran dari berbagai kelompok bahkan dari universitas yang lain juga...


penuh sesak ruangan aula rumah sakit ini... padahal aku sudah satu jam lebih cepat...


Aku berusaha mencari kelompokku dengan mengingat informasi yang diberikan di grup Whatsapp...


Dan akhirnya aku menemukan mereka...


berhasil..berhasil...berhasil... Yeeee


(sorak gembira seperti Dora the explorer 😁)


Empat orang rekan kelompokku... semua laki laki...


dan semua satu tingkat diatasku...


sebagai junior dan satu satunya wanita dikelompok... aku bersikap sopan dan berusaha untuk mandiri, agar mereka tidak menganggap remeh aku...


Mas Sigit asal jawa tengah...


Bang Alan asal Padang


Bang Purba dari Medan


Mas Seno wong suroboyo


Dan Aku Ega dari Borneo hehehehhe


Dari semuanya kami memilih mas Seno sebagai ketua kelompok kami...


Syukurlah ada satu orang yang kukenal..


Bang purba, dulu adalah senior pendamping kelompok ku sewaktu kami masih menjadi mahasiswa Baru...


Setelah semua berkumpul.. kami pun registrasi terlebih dahulu... Disitulah akhirnya aku bertemu dengan dr.Wahyu... sang assisten yang sok itu 😁


Dan kalian tau...

__ADS_1


dr. Wahyu ternyata satu pulau denganku... yang membedakan dia dari South Borneo dan aku dari East Borneo....


Kenapa aku bisa tau???


ketika melihat dataku...dr.Wahyu menanyakan asal daerahku...kujawablah dengan jujur... tiba tiba dia menanyaiku kembali dengan bahasa daerah kami di kalimantan...


Terkejut sih... kutanya dia dari mana... dijawabnya dari kalimantan selatan...


Penampilannya lumayan bagus..tidak tampan tidak juga jelek 😁 ...


Tapi dengan embel embel dokter, tentu banyak gadis dibelakangnya yang bersorak ketika melihatnya lewat di koridor rumah sakit...


Pakaian dan aksesoris yang digunakannya pun tidak sembarangan... dari pengamatanku, dr.Wahyu bukan anak orang biasa... mungkin keluarganya pemilik tambang di sana hahahaha atau juga gajinya di rumah sakit ini mampu untuk membiayai gaya hidupnya 🙄...


kenapa sih Ega... kok repot ngurusin gaya hidup orang 🤭🙈🙈


Setelah Registrasi kami duduk di aula menunggu kedatangan dr.Rendy Tarigan...


dr.Rendy Tarigan adalah dokter spesialis patologi anatomi... di semester awal, kami sudah mempelajari anatomi tubuh manusia...


Untuk bisa mempelajarinya langsung... maka kami harus mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan dr.Rendy di Rumah sakit...


Untuk tahap awal..


dr.Rendy hanya meminta dr.Wahyu yang menangani semuanya..


untuk penjelasan teori maupun praktek tidak langsung...


Disaat nanti waktu pengambilan sampel barulah dr.Rendy sendiri yang akan menanganinya..


Banyaknya kasus penyakit yang harus di tangani oleh dokter spesialis patologi anatomi...


Maka dr.Rendy berpesan pada kami semua untuk tidak berebut kasus... setiap individu dari kelompok pasti akan mendapatkan sebuah kasus... tergantung kemampuan teori dan kesiapan mental mahasiswa untuk langsung melakukan praktek...


Terkadang, ada mahasiswa yang pintar teori, ketika praktek, tangan dan kakinya gemetar... bahkan ada yang muntah muntah karena nerveous....


Karenanya dr.Rendy berharap kelak ketika kami semua sudah menjadi dokter... kami bisa siap secara teori dan siap mental untuk melakukan tindakan kepada seorang pasien...

__ADS_1


Hmmmm... bagaimana denganku yang berkeinginan untuk menjadi dokter forensik...


mampukah aku menghadapi pasien didepanku yang terbujur kaku...


menghadapi korban korban pembunuhan yang mungkin saja datang dengan bentuk yang tidak utuh lagi 🙈


Semoga kelak aku menemukan jurusan ilmu kedokteran lainnya yang tidak membuat bulu kuduk merinding walaupun cuman membayangkannya 🤭🙈😄


mungkin aku bisa mengambil spesialis kandungan..


atau juga spesialis kecantikan 😍😍


Biarlah semua berputar dengan sendiri....


Biarlah waktu yang menentukan...


Dan biarkan keuangan yang berbicara 😀😀


Karena tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk menjadi seorang dokter spesialis yang diinginkan...


Aku hanya bisa berdoa Semoga Allah SWT mempermudah dan memperlancar kuliahku.. memberikan kesehatan dan rezeki kepada kedua orang tuaku...


Pertemuan pertama dengan dr.Rendy membawa kesan sendiri untukku...


Bagaimana kita menjadi dokter yang tidak hanya pintar tapi berguna untuk orang banyak, berakhlak dan berbudi...


Banyak dokter yang pintar,tapi hanya untuk memperkaya dirinya sendiri...


Sedikit dokter yang mau mengabdi...


mengabdi hanya terpaksa demi gelar yang harus didapat...


"Kalau kamu ingin menjadi dokter,kamu jangan memeras orang miskin... Mereka akan membayar..


Tapi mereka akan menangis karena ketika pulang, mereka tak punya uang untuk beli beras"


(dr.Lie Dharmawan, Ph D. Sp.B. Sp.BTKV)

__ADS_1


__ADS_2