Jodohku

Jodohku
Apakah aku jatuh cinta?


__ADS_3

Aku memutuskan untuk menyenangkan hatiku hari ini... untuk apa aku terus menangisi Yudhis...


Dan Kapten pun masih dengan aksinya...


Biarlah.. biarkan kapten melakukan itu.. toh kapten juga yang akan sengsara dengan sendirinya...


Setelah Makan aku pun bersiap siap...


Aku sudah menelpon beberapa teman kuliahku..


Dan kami sudah berjanji untuk bertemu...


Aku berpamitan pada Mbak di rumah...


"Mbak, saya gak pulang malam ini.. jadi mbak gak usah masak dan nunggu saya yaa..."


"Ibu kemana?"


"Kerumah teman"


Aku tersenyum penuh arti pada si mbak.. Aku tau mbak di depanku ini adalah mata matanya Mandala.. dan bisa kumanfaatkan...


"Maaf ibu, boleh saya tau ibu kemana... nanti kalo Kapten tanya, bagaimana saya menjawabnya"


Ini pertanyaan yang kutunggu...


Aku pun mendekati si mbak.. menepuk pundaknya..


"Kalo pak Kapten nanyain saya ke mbak... bilang saja.. kata ibu.."Pak kapten telpon saja ke ibu.. ibu ada dimana.. okey.."


Aku tersenyum kemudian pergi meninggalkan si mbak yang mungkin sudah sadar kalo aku memanfaatkannya.. atau sadar kalo sebentar lagi bakalan kena marah majikannya..


Aku pun menuju taksi yang sudah kupesan..


Tujuan pertamaku adalah menemui dr.Wahyu


Kalian ingat? dr.Wahyu adalah Asisten kami dulu ketika mata kuliah praktek di rumah sakit...


Tujuan utamaku sekarang adalah mencari pekerjaan untuk mengatasi segala rasa bosanku ini...


Aku sudah di depan ruangan dr.Wahyu...


Masih ada beberapa pasien di rawat jalan dr.Wahyu..


Jadi aku pun harus menunggu...


Aku hanya memainkan ponselku sampai kemudian dr.Wahyu keluar dari ruangannya...


"Ega..." dr.Wahyu mengetok kepalaku yang asyik bermain handphone..


Yaa.. Aku dan dr.Wahyu sekarang memiliki hubungan kakak dan adik... dr.Wahyu banyak menolongku di saat aku kuliah dulu... sekarang pun dr.Wahyu sudah menikah.. aku mengenal istrinya dan menghadiri pernikahan mereka...


dr.Wahyu pun menghadiri pernikahanku kemaren...


Aku nyengir kuda melihat dr.Wahyu di hadapanku..


"Sudah selesai pasiennya?"


"Sudah, ayo kita makan... aku sudah janjian dengan Wina.. dan wina juga ingin bertemu denganmu"


Aku berdiri mengikuti dr.Wahyu


Kepergian kami di ikuti oleh mata curiga penjaga kartu di depan ruangan... sudah lama juga aku tidak menjadi bahan gosipan.. mungkin lebih seru nih hahhahaha...


Aku mengejar dr.Wahyu... sengaja memeluk lengannya..


"mo traktir makan apa nih?"


"Gak usah sok manja.. kalo di lihat suamimu.. bakal di tembak di tempat aku"


Aku pun melepaskan pelukanku ditangan dr.Wahyu...


tetap dengan senyum nyengirku..

__ADS_1


"Ada lowongan di Poli bedah... kamu mau jadi asisten dokter bedah?"


Dokter bedah??jangan sampai itu dr.Ryan 🙈


"Dokter bedah siapa?"


dr.Wahyu tersenyum...


"Jangan menggangguku kakak... katakan siapa dokter bedahnya"


"dr.Wahyu saputra... kenal?"


"Jadi kakak? kakak mau aku jadi Asisten kakak?"


"Bukan Asistenku.. tapi Asisten di Poli Bedah.. seorang rekan dokter kuliah di luar negeri.. kami kekurangan tenaga.. kamu sudah pernah magang di poli bedah.. pasti sudah tau kan bagaimana pekerjaan di poli bedah"


Aku mengangguk dan terus mendengarkan sambil menuju parkiran mobil..


"Aku sudah bicara dengan rekan rekanku yang lain.. dan aku juga sudah menghadap direktur rumah sakit.. mereka setuju...jadi kapan kamu mulai kerja?"


"Kapan seharusnya Ega masuk kerja?"


Aku balik bertanya..


"Kenapa adik angkatku ini setelah menikah jadi Bloon?"


Aku kembali tersenyum...


dr.Wahyu kembali berkata...


"Tanya suamimu lebih dulu, kalo bisa besok langsung masuk kerja"


"Siiipppp kakak angkatku yang baik"


Kami pun masuk ke dalam mobil..


Menuju rumah makan tempat dr.Wahyu dan Istrinya Wina janjian untuk makan siang bersama...


Setelah makan siang dengan dr.Wahyu dan istrinya..


Aku menghabiskan beberapa rupiah untuk belanja...


Biarlah, untuk mengobati kebosananku, aku harus berbelanja...


Aku membeli beberapa baju, beberapa jilbab, tas dan sepatu... teman temanku geleng geleng kepala melihatku... padahal mereka tidak tahu.. bahwa barang barang ini bukan untukku.. tapi untuk sepupu sepupu solehahku di rumah abi...


Malam ini aku memang berencana untuk tidur di rumah Abi...


Puas melepas kangen dengan teman teman kuliah, aku pun menaiki taksi menuju rumah Abi...


Sebelumnya aku sempatkan dulu untuk membeli beberapa cemilan dan makanan buat makan malam kami..


Aku sudah menelpon ummah bahwa aku akan menginap di sana.. dan membawakan mereka makan malam jadi ummah tidak perlu memasak...


Ummah dan tiga bidadarinya menyambutku didepan pagar.. membantuku mengeluarkan barang barang dari dalam taksi...


Aku memeluk mereka... aku sangat merindukan mereka semua...


"Kak Ega sendiri?"


Dilla yang dulunya imut dan gembul.. sekarang sudah lebih tinggi dan pipinya sudah tidak gembul lagi...


"Mana pipi bakpao nya?"


Aku mencium kedua pipi Dilla...


"Suamimu dinas Ga?"


Ummah kali ini yang bertanya sambil kami mengeluarkan makanan dari dalam plastik


"Ke Sulawesi ummah... penanganan gempa.. Ega tidak ada teman di rumah... jadi bolehkan Ega tidur di sini?"


"Dikira sama kakak Mandala... padahal Dilla mau foto... kan Dilla bisa pamer ke teman teman Dilla.. foto sama seorang penerbang"

__ADS_1


Aku tersenyum melihat Dilla yang memang dari kecil lebih ceriwis dari kedua kakaknya Balqis dan Ciara...


"Abang sekarang dimana Ummah?"


"Abang masih di Mesir.. Istrinya sekarang juga ikut nyusul ke sana.. bulan depan kemungkinan baru pulang.. kamu sudah lapar Ga?"


"Belum ummah..."


"Kalo gitu, kita tunggu Abi pulang dari pesantren dulu yaa.. ummah sudah telpon Abi kalo kamu sudah datang"


Aku mengangguk sambil tersenyum...


Kemudian kami berlima duduk di depan tivi menunggu Abi datang sambil sesekali menganggu Dilla yang memang super ceriwis....


Abi pulang dan kami pun makan malam bersama...


"Tadi suamimu menelpon" Abi memandangku


"Menelpon Abi? kenapa tidak menelpon ke Ega?"


"Katanya hapemu tidak bisa di hubungi"


Aku melihat ke hapeku... jelas jelas aktif dan sinyalnya pun penuh... Mandala memang memiliki segala cara supaya bisa mengetahui keberadaanku tanpa menelponku..


"Nanti akan Ega telpon kembali.."


"Abi sudah memberitahu suamimu kalo kamu sudah sampai di rumah.."


Aku mengangguk pada Abi tanda mengerti permainan Mandala..


Setelah makan dan berbincang sebentar, aku pun pamit untuk istirahat di kamar...


Aku mengeluarkan handphoneku... dan mulai menulis pesan...


"PERANG DI MULAI..."


Mandala membalas pesanku dengan icon tertawa..


"KENAPA KETAWA?"


Mandala kembali hanya membalas dengan icon.. dan itu semakin membuatku emosi...


"GAK USAH CHAT LAGI..."


Aku pun meletakan handphoneku...


Arrrrggghhhhh Kapten Adzkhan Mandala Putra Adibima...


kamu sudah membuatku menjadi Gila...


kamu sudah membuatku tidak bisa tidur..


kamu sudah membuatku menjadi gila belanja..


hmmmm... ini bukan diriku lagi..


Dulu aku tidak pernah peduli apakah Yudhis menelponku apa tidak..


Dulu aku masa bodoh dimana pun keberadaan Yudhis..


Tapi dengan Mandala???


Aku gelisah ketika dia tidak menghubungiku...


Aku mengkhawatirkan dimana keberadaannya..


Aku marah mengetahui wanita lain yang menerima telponnya...


Apakah aku sudah jatuh cinta pada Mandala??


------------------


Jangan lupa votenya yaa

__ADS_1


LOVE YOU 😘😘😘


__ADS_2